29 Tips Sukses Wawancara Kerja Melalui Telepon

Oke, Ingat tidak selalu proses wawancara dilakukan secara langsung empat mata melalui tatap muka. Dalam beberapa kondisi, wawancara bisa dilakukan melalui telepon, skype atau media lainya yang memungkinkan untuk terhubung dan saling berinteraksi.

Nah, pada kesempatan ini kami ingin mengulas tips sukses wawancara kerja melalui telepon, serta pembahasan poin demi poinnya.

Artikel ini akan mengulas 29 tips, dan akan dibagi menjadi 17 tips praktis dan 12 tips beserta penjelasan poin demi poin tentang wawancara kerja via telepon.

Ikuti 17 tips praktis yang harus Anda ingat sebelum wawancara telepon :

1. Jaga agar resume Anda terlihat jelas, di bagian atas meja Anda, atau tempelkan ke dinding di dekat telepon, atau di dekat tangan Anda saat Anda perlu menjawab pertanyaan.

2. Memiiliki catatan daftar pendek pencapaian Anda yang tersedia untuk ditinjau.

3. Sediakan pena dan kertas yang mungkin berguna untuk mencatat.

4. Matikan panggilan tunggu di telepon Anda, jadi panggilan Anda tidak terganggu.

5. Jika waktunya tidak pas, tanyakan kepada pewawancara apakah bisa berbicara di lain waktu dan anda menyarankan beberapa alternatif.

6. Kondisikan kamar dari hal-hal mengganggu , seperti mengusir anak-anak dan hewan peliharaan. Matikan stereo dan TV. Tutup pintu rapat dan bila perlu buat tulisan di depan pintu “sedang tidak bisa diganggu !”.

7. Jika Anda memiliki telepon rumah, gunakan itu sebagai pengganti ponsel Anda. Dengan begitu, Anda akan menghilangkan kemungkinan sinyal telepon yang buruk atau tidak sengaja menutup panggilan.

Anjuran dan larangan selama wawancara Telepon

8. Jangan merokok, mengunyah permen karet, makan, atau minum.

9. Sediakan segelas air mineral untuk menjaga tenggorokan Anda tetap basah.

10. Meskipun wawancara melalui telepon, jangan kesampingkan ekspresi senyum. Tersenyum akan memproyeksikan citra positif ke pendengar dan akan mengubah nada suaramu. Hal ini juga dapat membantu percaya diri saat wawancara telepon berlangsung, senyum akan mensugesti suara Anda lebih berenergi dan antusiasme.

11. Berbicaralah perlahan dan berikan penjelasan dengan jelas.

12. Gunakan kata sapaan (bapak atau Ibu , serta di ikuti nama panggilan atau nama belakang.) Gunakan nama panggilan atau nama sapaan lain jika pewawancara yang meminta.

13. Jangan pernah menghentikan pewawancara yang sedang berbicara.

14. Cobalah untuk tidak terburu-buru menjawab, luangkan waktu sesaat untuk berfikir lalu kemudian baru mulai menjawab dengan teratur.

15. Jangan mencatat tentang kapan mungkin pertanyaan – pertanyaan wawancara apa saja yang akan muncul.

16. Berusahalan untuk memberikan jawaban singkat dan jelas.

17. Ingat, biasanya setelah wawancara melalui telepon biasanya akan ada sesi wawancara tatap muka. Di akhir percakapan, setelah ucapan terima kasih kepada pewawancara, tanyakan apakah mungkin bertemu langsung dengan pewawancara atau orang lain.

Pembahasan

Wawancara melalui telepon sangat mungkin dilakukan, dan sudah banyak dilakukan oleh perusahaan besar. Biasanya akan ada dua sesi, yaitu wawancara melalui telepon kemudian disusul dengan wawancara tatap muka jika anda lolos. Namun ini tergantung kebijakan perusahaan.

Proses wawancara melalui telepon sangat menentukan apakah Anda akan masuk pada sesi wawancara selanjutnya atau tidak.  Tidak ada yang berbeda dari wawancara pada umumnya, hanya saja perbedaan penggunaan media untuk berkomunikasi.  Biasanya Anda diminta menjelaskan kemampuan, nilai, pengalaman dan mendengar kemampuan berkomunikasi Anda.

wawancara-kerja-via-telepon

Sesi wawancara melalui telepon saya kira lebih sulit, karena kita dituntut untuk menyakinkan pewawancara tanpa bertatap muka. Sekali lagi, bahwa jangan menganggap mudah wawancara melalui telepon, meskipun tidak bertatap muka, kita tidak bisa mengesampingkan aturan standar wawancara kerja.

Oke, berikut 12 tips lanjutan saat wawancara telepon dan semoga membantu Anda sukses di wawancara kerja tersebut;

1. Melakukan riset dan mencari informasi sebanyak-banyaknya

Sekali lagi, sama halnya dengan wawancara kerja biasa, dalam wawancara dengan telepon penting mengetahui sebanyak-banyaknya informasi terkait lowongan pekerjaan di perusahaan tersebut. Ini akan membantu Anda mengetahui posisi pekerjaan yang sedang dibutuhkan.

Selain informasi lowongan pekerjaan, cari tahu informasi terkait tentang perusahaan, seperti mempelajari website perusahaan, berita terbaru perusahaan, serta bergerak dalam bidang apa perusahaan tersebut, atau out put produk apa yang mereka jual.

Caranya Anda harus kepoin jejaring sosial mereka, atau berita terbaru mengenai perusahaan tersebut.

2. Pastikan Anda berada ditempat yang tepat saat mengangkat telepon

Usahakan Anda mengangkat telepon saat pewawancara menelepon untuk pertama kali. Tentukan tempat yang nyaman untuk wawancara, seperti ruang kamar, atau taman jika Anda sedang tidak di dalam rumah.

Jika kondisinya Anda sedang bekerja, mintalah ijin kepada atasan untuk menganggat telepon penting. Meskipun Anda tidak mengatakan kepada atasan bahwa Anda akan melakukan wawancara lewat telepon.

Angkatlah telepon di luar kantor tempat Anda bekerja, carilah tempat yang privat atau tempat yang kondusif untuk mengangkat telepon.

Jika Anda tidak mengangkat telepon pertama karena sesuatu hal, Anda bisa menjelaskan alasan kepada pewawancara, dan mengajukan waktu lain untuk melakukan wawancara kerja lewat telepon. Carilah waktu yang benar-benar tepat untuk melakukan wawancara telepon. Pewawancara pasti akan menanyakan hal tersebut, dan pastikan Anda menepati waktu tersebut.

Jangan mengajukan wawancara telepon saat waktu yang biasanya anda tidur, berpergian atau bekerja. Pilih waktu yang baik, misalnya di akhir pekan, tentu ini harus menyesuaikan dengan pewawancara, karena tidak semua pewawancara mau bekerja saat akhir pekan.

3. Dokumen yang diperlukan harus sudah siap

Selain dokumen seperti informasi lowongan pekerjaan, dokumen pengalaman kerja, salinan daftar riwayat hidup atau deskripsi pekerjaanserta dokumen lain yang dilampirkan pada saat melamar pekerjaan. Buatlah sebuag dokumen kecil berbentuk catatan-catatan singkat terkait info – info penting perusahaan.

Menyiapkan informasi dalam bentuk tulisan akan membantu Anda merespon pertanyaan yang diajukan oleh pewawancara.

4. Siapkan alat tulis sebelum wawancara dengan telepon berlangsung dan buat catatan saat wawancara berlangsung

Membuat catatan poin-pon penting, seperti nama pewawancara, jabatan atau gelar akademis. Karena catatan tersebut sangat berguna pada saat wawancara sedang berlangsung atau setelah wawancaratelepon selesai.

Anda juga harus mencatat instruiksi atau tugas yang diberikan oleh pewawancara kepada Anda. Catat segala informasi penting, misalnya alamat pertemuan selanjutnya, apa saja yang harus dibawa dan dilengkapi.

Untuk apa?

Nama, gelar dan jabatan jelas berguna untuk menyapa pewawancara saat Anda akan menjawab pertanyaan.

Dalam beberapa kasus, tidak semuanya pertanyaan bisa kita jawab, nah pertanyaan ini bisa anda catat pertanyaan apa saja yang tidak bisa Anda jawab.

Penting !

Meskipun anda harus mencatat hal-hal penting dalam wawancara, namun jangan sampai lupa bahwa tujuan Anda adalah jawaban pertanyaan dari wawancara yang diajukan, bukan fokus untuk mencatat.

Nah, fungsi catatan tadi adalah membantu Anda mempersiapkan wawancara tatap muka ataupun tahapan seleksi berikutnya jika Anda lolos pada tahapan interview lewat  dengan telepon.

5. Persiapkan jawaban Anda untuk pertanyaan-pertanyaan umum

Pertanyaan umum di sini misalnya, “apakah anda berpengalaman dalam pekerjaan ini ?”, anda bisa saja menjawab “iya” atau “tidak”. Namun jawaban ita dan tidak akan membuat sesi wawancara berakhir dengan cepat dan membuat Anda tidak memiliki daya jual.

wawancara-kerja-via-telepon
Ilustrasi wawancara kerja-langsung

Jelaskan pencapaian-pencapaian anda dalam pekerjaan, prestasi-prestasi dan kontribusi Anda dalam pencapaian tersebut. Jawaban dengan ulasan tersebut akan lebih menarik pewawancara dari pada jawaban iya atau tidak.

Siapkan pertanyaan dan jawaban wawancara secara umum. Berlatih dan terus berlatih agar Anda terbiasa menjawab dengan bahasa yang enak didengar  dan dengan jawaban yang logis.

Dengan berlatih, sebenarnya wawancara melalui telepon tidak akan membebani Anda. Malah cenderung mudah karena anda sudah terbiasa.

6. Tersenyumlah meskipun proses wawancara dilakukan melalui telepon

Meskipun wawancara melalui telepon, jangan kesampingkan ekspresi senyum. Tersenyum akan memproyeksikan citra positif ke pendengar dan akan mengubah nada suaramu. Hal ini juga dapat membantu percaya diri saat wawancara telepon berlangsung, senyum akan mensugesti suara Anda lebih berenergi dan antusiasme.

Untuk mensisati senyuman, jujurlah dan gunakan rasa kebahagiaan dalam menghadapi wawancara. Jangan malah tertekan dan menjadikan wawancara dengan telepon sebagai beban.

Ekspresi senyuman yang jujur akan mengalirkan energi negatif untuk diri kita pribadi dan orang lain.

7. Fokuslah pada bahasa yang digunakan dan nada suara Anda

Secara visual pewawancara tidak melihat kita, namun secara audio pewawancara bisa menilai dari vokal dan bahasa yang kita gunakan. Bicaralah dengan jelas, teratur, gunakan bahasa yang positif dan tidak terlalu cepat.

Gunakan objek pembicaraan diri Anda sendiri, jangan sampai membicarakan kejelekan orang lain, gunakan kata dan kalimat positif.

Hindari mengerjakan hal lain yang tidak perlu, seperti  merokok, makan, minum atau mengunyah permen selama wawancara kerja lewat telepon berlangsung.

Setengah jam sebelum Anda ditelepon, saya menyarankan untuk berbicara dengan teman atau sekedar berdendang menyanyikan lagu yang Anda sukai dengan nada suara yang jelas.

Kelola pernafasan dengan menyanyi, mencoba berbicara panjang dengan pengaturan nafas. Dan berusaha santai namun tetap tegas.

8. Jangan mendominasi percakapan atau terlalu nyinyir berbicara

Terlalu nyinyir dan mendominasi wawancara itu adalah kesalahan fatal. Ingat Anda adalah objek, dan subjeknya adalah pewawancara. Jadi usahakan tidak mendominasi proses wawancara.

Berbicaralah ketika diminta, atau pada kondisi harus berbicara.  Dengan sedikit berbicara maka Anda akan mengurangi kemunkinan salah bicara atau salah menjawab. Sehingga Anda akan melewati proses wawancara melalui telepon dengan lebih baik.

Buat jawaban seperlunya, namun ketika pewawancara memberikan waktu dan meminta meneruskan jawaban, maka baru Anda bisa melanjutkan jawaban.

Tunggulah beberapa waktu standarnya misalnya 3 detik untuk menjawab setelah pertanyaan pewawancara ditanyakan. Jeda ini memberikan waktu untuk kita berpikir mendalam terkait jawaban apa yang harus kita berikan.

Jawab pertanyaan dengan penuh antusias. Hal ini akan meyakinkan pewawancara bahwa Anda benar-benar tertarik dengan pekerjaan di perusahaan tersebut.

9. Seimbangkan dalam menanyakan keuntungan dan kerugian

Jika Anda ditanya tentang hak dan kewajiban seperti gaji dan porsi pekerjaan, usahakan untuk bersikap seimbang. Karena biasanya pertanyaan jenis ini akan ditanyakan lebih dalam pada sesi wawancara tatap muka.

Pada sesi wawancara dengan telepon, perusahaan hanya ingin melihat kandidat calon karyawan yang mereka pertimbangkan.

Jangan terburu-buru menanyakan berapa gaji atau tunjangan yang didapatkan. Biasanya, pada akhir sesi wawancara pewawancara akan memberikan penawaran. Anda harus menunggu dan bersabar. Kalaupun tidak diungkapkan pada sesi wawancara lewat telepon, biasanya kita akan diminta untuk mengikuti tahapan selanjutnya.

Sebelum pewawancara memberikan penawaran tentang hak dan kewajiban, Anda belum memiliki hak untuk menanyakan hal tersebut.

Baca juga : 10 Pertanyaan jebakan saat wawancara

10. Tunjukkan antusiasme dan ketertarikan kepada pekerjaan tersebut

Pastinya Anda melamar pekerjaan, sudah mempertimbangkan baik dan buruknya. Dengan Anda melamar pekerjaan tersebut artinya Anda tertarik bekerja pada perusahaan tersebut.

Nah, tunjukan rasa ketertarikan Anda pada saat wawancara berlangsung.

Bagaimana caranya ?

Pada awal sesi wawancara, Anda bisa mengungkapkan bahwa, “ Terimakasih atas kesempatan wawancara ini, saya akan menjawab setiap pertanyaan dengan serius dan jujur.” Dan pada sesi akhir wawancara, ungkapkan baghwa Anda tertarik untuk masuk pada tahap wawancara tatap muka jika diberikan kesempatan.

Sebelum ucapan terimakasih dan telepon ditutup, tanyakan pada pewawancara apakah ada pertanyaan lagi yang akan ditanyakan. Jika tidak ada maka ucapkan terimakasih dan senang bisa melakukan wawancara dengan Anda. Baru tutup telepon.

11. Tanyakan tahapan berikutnya, apakah ada sesi wawancara tatap muka atau ada tahapan selanjutnya

Setelah sesi tanya jawab selesai, dan ternyata pihak pewawancara tidak memberikan informasi terkait sesi selanjutnya, maka anda harus menanyakan hal tersebut.

Umumnya pihak pewawancara tidak memberikan info apa tahapan selanjutnya, di situasi ini kita yang harus aktif bertanya, dan menunjukan semangat dan antusiasme kita pada pekerjaan tersebut.

Tanyakan juga tentang hasil wawancara, dimana kita dapat melihat pengumuman hasil wawancara, apakah di upload di website perusahaan, atau via telepon dan sms. Dan jika memungkinkan Anda bisa meminta kontak yang bisa dihubungi terkait hasil seleksi.

12. jangan lupa ucapkan terima kasih saat penutupan wawancara

Jangan lupa mengucapkan terima kasih pada pewawancara sebelum telepon ditutup. Hal ini memang terlihat sepele, namun bisa jadi pewawancara menilai sikap dan kesopanan kita sampai di mana.

Anda bisa mengirimkannya melalui email segera setelah wawancara telepon berakhir. Ini akan menunjukkan sopan santun sekaligus memberi nilai positif bagi Anda.

Kesimpulan

Dari 29 kiat sukses wawancara kerja via telepon akan akan memberikan gambaran kepada Anda tentang teknis bagaimana si wawancara dan apa saja yang harus di siapkan.

Semua akan kembali pada pribadi masing-masing dalam menghadapi setiap wawancara. Sekali lagi tunjukan antusiasme Anda, untuk masalah tata bahasa dan pengetahuan bisa di pelajari.

Selamat mencoba, semoga beruntung ! salam

Terkait :