11 Tips Sukses Menjadi Karyawan Magang di Perusahaan

Magang adalah sebuah proses praktek kerja yang dilakukan oleh siswa dan juga mahasiswa tingkat akhir. Magang ini biasanya mengaplikasikan langsung semua teori yang ada di bangku sekolah atau kuliah.

Seorang karyawan magang tentunya akan diberi kelonggaran dari segi peraturan maupun pekerjaan. Namun, bukan berarti hal tersebut menjadikan Anda lalai atau menganggap remeh suatu pekerjaan karena dibalik proses magang tersimpan peluang besar untuk Anda menjadi pegawai di perusahaan tersebut.

Proses magang sejatinya adalah sebuah proses untuk belajar memahami sesuatu tentang apa yang ingin Anda geluti. Dan untuk mencapai kesuksesan agar diterima menjadi pegawai tetap, ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan. Apa sajakah tipsnya? Ini dia ulasannya!

1. Bersikap Disiplin

Sekalipun Anda adalah karyawan magang yang diberikan kelonggaran peraturan, tetap saja untuk displin perlu untuk dilakukan.

Untuk menunjukkan sikap displin tersebut bisa dimulai dari datang tepat waktu. Lebih bagus datang 20-30 menit sebelum jam kerja dimulai.

Terlebih jika Anda bekerja di kota yang padat dan sering terjebak macet, biasakanlah untuk datang tepat waktu dan pulang sesuai dengan aturan yang ditetapkan oleh pihak perusahaan.

Selain dari soal jam kedatangan, sikap displin pun bisa Anda terapkan untuk hal pekerjaan. Bila ada pekerjaan yang harus Anda selesaikan, maka kerjakan sesuai dengan deadline yang ditetapkan.

Akan lebih bagus pula bila mengerjakannya sebelum waktu deadline karena akan menjadi nilai plus tersendiri untuk Anda.

Berikutnya adalah soal gadet yang Anda miliki sebaiknya jangan dimainkan saat jam kerja karena ada beberapa atasan yang tidak menyukai karyawannya untuk bermain gadget di saat jam kerja.

Terlebih bila Anda bekerja di perusahaan jasa ataupun layanan hal tersebut sangat tidak dianjurkan untuk dilakukan

Jika bermain gadget pun tidak diperkenankan, maka jangan coba-coba untuk bermain media sosial saat sedang jam bekerja kecuali itu menjadi bagian dari job deskripsi Anda.

2. Mengenal Lebih Dekat Profil Perusahaan

Tak kenal maka tak sayang adalah sebuah ungkapan yang sering diucapkan saat pertama kali berkenalan dengan seseorang.

Rupanya hal tersebut tak hanya berlaku untuk mengenal seseorang melainkan untuk mengenal tempat perusaahaan Anda ketika sedang magang.

Tak hanya berlaku untuk para pegawai tetap tetapi untuk Anda karyawan  magang pun bisa diterapkan hal tersebut.

Mengenal profil perusahaan bisa dimulai dari sejarah perusahaan itu berdiri termasuk para pendiri dan juga para pemimpinya dari masa ke masa.

Selain itu juga Anda bisa mengenali tentang seluk beluk ruang kerja dari perusahaan tersebut. akan lebih bagus pula bila Anda pun mengenal karyawan-karyawan yang ada di perusahaan tersebut.

Hal ini perlu diketahui agar sewaktu-waktu ada yang bertanya baik dari internal maupun eksternal perusahaan, Anda sudah siap menjawab dengan “bahan-bahan” yang telah Anda kuasai. Dengan begitu Anda bisa dinyatakan sebagai karyawan magang yang telah “lulus” mengenali profil perusahaan.

Segala sesuatu tentang perusahaan biasnaya bisa dlihat di website resmi perusahaan tersebut atau bisa pula bertanya kepada karyawan senior ataupun kepada mentor Anda.

3. Bersikap Profesional

Dengan menunjukkan diri bahwa Anda adalah karyawan profesional, maka pihak perusahaan pun akan menilai Anda sebagai seseorang yang memiliki potensi yang begitu besar untuk dijadikan karyawan tetap.

Sikap profesional pun bisa dilakukan dari hal yang terkecil yaitu berpakaian yang rapi dan sesuai dengan aturan yang diterapkan oleh perusahaan.

Pada umumnya, di setiap perusahaan akan menganjurkan karyawannya untuk memakai kemeja dengan celana berbahan katun. Maka, aturan tersebut harus Anda ikuti. Tetapi jika Anda bekerja di lapangan maka baju seragam yang dikenakan pun akan menyesuaikan.

Sikap profesional bisa diterapkan mengenai patuhnya Anda terhadap waktu bekerja  yang diterapkan di perusahaan tersebut.

Jangan sampai Anda datang ke kantor sesuka hati dengan hari kerja yang tidak menentu. Karena hal tersebut bisa berakibat menurunnya reputasi Anda sebagai karyawan magang.

4. Rajin untuk Bertanya Terhadap Suatu Pekerjaan yang Tidak Dimengerti

Malu bertanya sesat di jalan, adalah sebuah ungkapan yang biasanya ditujukan untuk seseorang yang tidak mau atau tidak pernah bertanya terhadap sesuatu yang tidak dimengertinya.

Sering atau rajinya bertanya terhadap sesuatu yang tidak mengerti adalah suatu jalan untuk bisa paham mengerjakan sesuatu yang akan Anda kerjakan.

Maka dengan rajinnya Anda bertanya akan membuka peluang semakin besarnya Anda menguasai ilmu tersebut. Selain itu, Anda kan mudah untuk dikenali oleh mentor ataupun oleh atasan Anda.

Jangan lupa, ketika Anda bertanya dan mendapatkan jawabannya catat segera mungkin agar pertanyaan tersebut tidak kembali terucap. Karena akan menimbulkan kesan yang berbeda dan berpengaruh terhadap pribadi Anda sendiri.

Selain bertanya pada mentor, Anda pun bisa bertanya pada karyawan sekitar atau sesama karyawan magang yang lebih dulu bekerja sebelum Anda.

Jika Anda tida bertanya, dan hanya mengandalakan analisa sesaat maka bisa jadi berpengaruh terhadap laporan pekerjaan yang Anda buat. Dan lebih fatalnya lagi, pihak perusaahaan bisa mencap Anda sebagai karyawan magang yang “sok tahu”.

Tentu hal tersebut akan berdampak pada reputasi magang Anda di perusahaan tersebut. Jadi, bertanyalah bila memang Anda tak mengerti dan belum paham.

5. Membangun Jaringan dengan Sesama Karyawan Magang dan Karyawan Tetap

Networking atau jaringan adalah salah satu “kekuatan” untuk memperlancar silahturahim. Karenanya tak ada salahnya untuk Anda karyawan magang membangun jaringan di tempat Anda bekerja atau di tempat lain.

Dengan membangun jaringan, efeknya yang ditimbulkan adalah mempermudah Anda untuk mencari pekerjaan atau membangun relasi bisnis di masa depan.

Loading...

Tak hanya akan berefek pada diri sendiri, pihak perusahaan pun akan merasa “diuntungkan” dengan hadirnya Anda karena memiliki kekuatan dalam hal membuat jaringan.

6. Bersikap dengan Baik

Sebagai karyawan magang, bersikap dengan baik sangat diharuskan dan harus diterapkan dalam kehidupan Anda sehari-hari. Karena dengan menujukkan sikap yang baik membuktikan bahwa Anda siap untuk menjalani segala pekerjaan yang telah ditetapkan.

Begitu sikap baik ditujukkan oleh Anda maka pihak perusahaan pun akan menilai dan bisa sjaa mempengaruhi karir Anda di perusahaan tersebut.

Jangan coba-coba untuk tidak tidak bersikap baik walaupun pekerjaan yang Anda lakukan selalu tepat waktu dan memuaskan atasan.

Karena sejatinya, yang dinilai utama dari seorang HRD Perusahaan adalah sikap dan kedisplinan yang dimiliki oleh karyawan.

Oleh karena itu, jika Anda ingin masuk dalam daftar karyawan tetap diperusahaan tersebut milikilah sikap yang baik dan juga positif.

7. Jangan Berhenti untuk Belajar

Sejatinya, ketika seorang mahasiswa sedang magang di sebuah perusahaan adalah sebuah proses belajar yang sesungguhnya.

Dari yang mulanya belajar di sebuah ruangan yang dipenuhi oleh teori menjadi sebuah proses belajar sesungguhnya di lapangan.

Karena itu, ketika Anda sedang magang jangan pernah berhenti untuk belajar. Justru itulah kesempatan emas Anda untuk bisa menggali ilmu secara dalam tentang apa yang ingin Anda kuasai dan ingin diketahui.

Semakin banyak sesuatu yang Anda pelajari maka bukan tak mungkin bila Anda bisa memiliki keahlian di bidang tersebut. Dengan begitu, pihak perusahaan pun akan menilai bahwa Anda adalah karyawan magang yang patut untuk dipertahankan di perusahaan tersebut.

Untuk memulai di perusahaan tersebut bisa dengan cara menyerap segala informasi dan ilmu yang berkenaan dengan perusahaan atau bidang yang Anda geluti. Bertanya atau mencari tahu informasi lewat buku-buku ataupun internet akan menjadi nilai plus untuk Anda.

8. Jaga Kualitas terhadap Pekerjaan yang Anda Kerjakan

Walaupun status Anda adalah karyawan magang, mengedepankan sebuah kualitas adalah sebuah keharusan yang harus Anda jaga dan miliki.

Jadilah karyawan magang yang memang bisa meringkan beban pekerjaan mentor atau atasan Anda.

Pada prinsipnya untuk menjaga kualitas pekerjaan ini bisa dimulai dari waktu pengerjaan yang dilakukan. Jangan terburu-buru untuk menyelesaikan pekerjaan karena ingin mendapatkan pujian atau nilai yang tinggi dimata atasan Anda, tetapi periksalah kembali kualitas dari pekerjaan yang Anda kerjakan.

Dengan kualitas pekerjaan yang baik, maka apa yang Anda inginkan pun dengan sendirinya akan menghampiri dan bisa untuk Anda dapatkan.

9. Belajar untuk Mengambil Insiatif

Jangan terlena dengan waktu senggang saat Anda sedang bekerja. Justru waktu senggang yang Anda miliki bisa dimanfaatkan untuk bisa mengerjakan sesuatu diluar jobdesk yang diterapkan perusahaan kepada Anda.

Hal tersebut bisa dimulai dari mengambil insiatif untuk bertanya pada mentor atau atasan Anda tentang pekerjaan apa yang bisa dibantu atau dikerjakan oleh Anda.

Dengan mengambil inisiatif tersebut, pihak perusahaan akan memandang Anda sebagai orang yang layak untuk diberikan sebuah tanggung jawab lebih.

Dan ketika hal tersebut sudah Anda miliki, jangan merasa terbebani justru itulah kesempatn emas Anda untuk bisa masuk ke jajaran karyawan tetap di perusahaan tersebut.

Sikap insiatif berikutnya adalah bisa dengan memberikan ide atau masukkan jika Anda diikut sertakan dalam rapat dan diberikan kesempatan untuk menyampaikan sebuah gagasan yang ingin Anda lakukan.

Jika saran ataupun ide Anda disambut baik oleh pihak perusahaan, bersiaplah untuk menerima tanggung jawab pekerjaan yang lebih besar dari apa yang Anda kerjakan saat itu.

11. Aktif Turut Serta dalam Sebuah Kegiatan perusahaan

Bersyukurlah Anda pernah atau sedang ditempatkan di sebuah perusahaan yang bisa menjadi bagian dari masa depan Anda.

Karena seorang karyawan magang akan selalu dilibatkan untuk mengikuti kegiatan-kegaitan yang dilakukan oleh perusahaan.

Kegiatn tersebut biasanya dari mulai acara training, seminar, ulang tahun perusahaan, meeting dan lain sebagainya. Biasanya untuk acara-acara tersebut yang diikut sertakan untuk menjadi penyelenggara adalah para karyawan magang.

Dan itulah kesempatan emas Anda untuk bisa memberikan yang terbaik serta mengaplikasikan kemampuan yang Anda miliki.

Kuncinya adalah jangan pernah emnolak selama itu baik dan bermnafaat untuk Anda. Jadilah, karyawan magang yang selalu berkata “Ya, saya bisa menyelesaikannya” atau “Saya sanggup mengerjakannya”.

Dengan sikap tersebut, maka pihak perusahaan pun terutama pihak manajemen akan mengapresiasi serta bisa mempertimbangkan Anda untuk bergabung menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat Anda magang.

Penutup

Bagaimana siap untuk melaksanakan ke 11 poin di atas untuk bisa menjadi karyawan tetap? Tentunya, jangan pernah remehkan setiap jabatan yang Anda tempati. Bisa jadi jabtaan sekecil apapun bisa mengantarkan Anda menuju kesuksesan yang sesungguhnya.

Baca juga : 35 Pertanyaan wawancara Kerja dan Solusi Jawaban saat Interview Kerja

Dengan catatan tak pernah menyerah, selalu bersyukur, dan mau untuk bekerja keras terhadap apa yang ingin Anda capai. Semoga bermanfaat!

Artikel Terkait :