15 Tips Terbaik Negosiasi Gaji Saat Wawancara Kerja

Setiap orang sudah pasti mendambakan pekerjaan yang layak, terlebih jika mengingat biaya kebutuhan hidup yang terus merangkak naik setiap tahunnya. Jadi tidak heran apabila banyak orang berlomba mendapatkan pekerjaan yang sesuai. Meski terbilang sulit lantaran harus berkompetisi dengan banyak orang, namun ini tidak menjadi masalah.

Mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan keinginan memang tidak mudah. Pasalnya, selain harus pandai menyusun surat lamaran agar mampu meyakinkan perusahaan, mereka juga akan melewati tahap psikotes dan wawancara, Anda pun diharuskan memiliki bekal yang cukup agar proses rekruitmen berhasil.

Ada banyak kesalahan yang kurang dipahami oleh calon karyawan. Mereka terkadang kurang tau seluk beluk perusahaan yang mereka lamar. Padahal ini sangat penting mengingat mereka adalah calon karyawan atau pemegang jabatan tertentu dan akan dipercaya menjalankan tugasnya dalam perusahaan.

sikap kurang percaya diri atau pemalu pun harusnya dihilangkan agar saat interview Anda dapat tenang dan lancar.

Tidak ada salahnya bila Anda mempelajari tips yang berkaitan dengan cara interveiw yang benar. Sebab dari sini paling tidak Anda akan mengetahui seberapa pentingnya Anda harus mempersiapkan diri Anda sendiri.

Selepas Anda lolos pada tahap wawancara, selanjutnya antara Anda dan perusahaan akan membicarakan mengenai gaji atau upah yang akan Anda terima setiap bulannya.

Negosiasi gaji umumnya terjadi di bagian akhir wawancara, namun ada juga beberapa perusahaan yang menghendaki karyawan untuk datang keesokan harinya guna membicarakan masalah bayaran ini. Semua tergantung pada kebijakan dari perusahaan masing-masing.

Untuk bayaran sendiri, tiap kota atau perusahaan tentu tidak sama. Perbedaan ini bisa ditilik dari layanan yang mereka berikan. Serta pada bidang apa mereka bergerak. Jadi lebih baik Anda kumpulkan info sebanyak-banyak mengenai hal ini agar tidak terjadi keselahanpahaman.

Bagi Anda yang sudah pernah bekerja, proses negosiasi gaji saat wawancara kerja mungkin sudah menjadi hal yang biasa, karena anda sudah berpengalaman dalam pertanyaan wawancara-wawancara sebelumnya.

Sebab secara tidak langsung Anda sudah lumayan menguasai tekniknya. Namun bagaimana dengan lulusan atau fresh graduate yang sama sekali belum berpengalaman? Tentu bisa menjadi momok yang menakutkan.

biasanya mereka gampang tergiur dengan tawaran pekerjaan dengan gaji yang minim. Namun disisi lain mereka ingin berusaha menaikan gaji tapi belum mampu karena baru pertama bekerja.

Nah, disinilah pentingnya mereka mengantongi sejumlah tips jitu yang sangat bermanfaat. Dengan kata lain, mereka berupaya menghasut namun dengan cara yang lebih halus dan etis.

Bagi Anda yang sedang mempersiapkan diri untuk interview, tak ada salahnya jika Anda mengisi waktu luang untuk browsing atau berkonsultasi dengan kerabat yang sudah pengalaman dalam negosiasi gaji. Obrolan ini paling tidak akan membuka mata anda dan menjadikan Anda lebih waspada dan siaga untuk menghadapi kemungkinan di ruang interview saat negosiasi gaji berlangsung.

Negosiasi gaji

Selengkapnya, berikut sederet tips negosiasi gaji saat wawancara kerja yang bisa anda jadikan pedoman agar harapan anda untuk duduk di jabatan tertentu bisa terealisasi.

Negosiasi gaji untuk fresh graduate

Untuk Anda yang baru lulus sekolah menengah atau perguruan tinggi sebetulnya Anda tidak perlu khawatir, alternatif jitu berikut ini akan membantu Anda untuk menyelesaikan masalah yang Anda temukan.

#1. Cari tahu data gaji

Jauh-jauh hari sebaiknya Anda pahami dan cari tahu data gaji yang sesuai dengan posisi, jabatan, lokasi, latar belakang pendidikan, serta perusahaan yang Anda incar. Ini tentu sangat berguna agar Anda tidak dicap pekerja yang matrealistis atau dibayar dengan upah yang murah. Jika Anda melamar posisi umum yang tidak sesuai dengan pendidikan, minimal Anda mengetahui upah minimum regional di daerah tempat perusahaan Anda.

Inilah UMR di lima kota besar di Indonesia 2017:

  1. UMR Jakarta Terbaru Rp 3,6 Juta
  2. Bandung Rp 2, 31 Juta
  3. Surabaya Rp 2,71 Juta
  4. Tangerang Rp 2,74 Juta
  5. Bekasi Rp 2,9 Juta

Jika Anda melamar pekerjaan yang pas dengan pendidikan Anda, menilik situs daftar gaji di qerja.com bisa melancarkan tips negosiasi gaji yang Anda terapkan nantinya. Sebagai contoh supervisor yang dibayar Rp 55 juta.

#2. Sebut gaji spesifik yang Anda minta

Bila saat wawancara kerja Anda ditanya berapa gaji yang anda minta, maka beritahu dengan menyebutkan angka yang jelas bukan kisaran. Dengan negosiasi gaji yang spesifik itu menggambarkan Anda mempunyai pribadi yang tegas dan tanggung jawab mengenai keuangan dan menghargai diri sendiri. Jangan ragu untuk negosiasi gaji ini, sebut saja sesuai dengan hasil riset data gaji yang Anda baca sebelum wawancara.

#3. Gigih jika penawaran gaji pertama Anda tolak

Jika gaji yang anda inginkan pertama ditolak, maka Anda tidak boleh kecewa atau sedih. Gigihlah untuk mempertahankan gaji yang Anda minta secara santun. Hal ini bisa Anda praktekkan dengan mengungkapkan alasan mengapa Anda meminta gaji sebesar itu. Misal negosiasi gaji untuk fresh graduate ini bertujuan untuk memenuhi biaya hidup bulanan anda, menabung, dan memberikan uang kepada orang tua.

Selain itu, berikan juga keterangan berupa manfaat apa yang akan diterima oleh perusahaan jika memberikan Anda gaji sebesar itu. Tetaplah optimis, sebab dalam kerjasama ini bukan hanya perusahaan yang harus untung, Anda sebagai salah seorang yang aktif dan berkecimpung di dalamnya pun harus diuntungkan.

Hindari kesalahan saat wawancara kerja, terutama saat melakukan negosiasi gaji.

#4. Fleksibel dalam negosiasi

Apabila perusahaan kekeh tidak mau memenuhi permintaan gaji yang Anda inginkan, maka bicarakan mengenai kompensasi di luar gaji pokok yang akan Anda terima. Contohnya seperti biaya transportasi, asuransi kesehatan, atau bonus tahunan.

Apabila pengganti negosiasi ini puas dan menguntungkan bagi Anda dan tidak merugikan, maka tak ada salahnya jika Anda menyetujui gaji yang diberikan oleh perusahaan. Yang terpenting adalah Anda sudah diberikan kesempatan untuk bekerja agar bisa memperoleh pengalaman dan bisa bermanfaat untuk melamar posisi yang baik di perusahaan lain kemudian hari.

Negosiasi gaji memang perlu sedikit perjuangan seperti ini.

#5. Mantapkan hati dan berdoalah agar tenang

Tidak menutup kemungkinan jika pihak wawancara kerja tidak memutuskan jumlah gaji yang mereka terima karena alasan tertentu, dan akan memberitahu Anda setelahnya. Maka jika hal ini benar-benar terjadi, berdoalah sesuai dengan agama Anda agar apa yang Anda inginkan terwujud.

Loading...

Doa adalah cara paling mujarab selepas usaha yang Anda galakkan. Negosiasi gaji untuk fresh graduate bukanlah hal yang mudah terutama bagi Anda yang fresh graduate. Praktekkan tips di atas dengan sungguh-sungguh. Lalu serahkan semuanya kepada sang khaliq yang lebih kuasa menentukan apa yang terbaik untuk Anda. Jangan khawatir seperti apa hasil yang akan Anda dapatkan.

Negosiasi gaji bagi yang sudah pengalaman kerja

#1. Tetap tenang sampai wawancara selesai

Langkah negosiasi gaji ini memang terbilang sangat sederhana. Khususnya bagi Anda yang sudah punya segudang pengalaman di dunia kerja. Namun ada kalanya hal ini tidak bisa dianggap remeh. Pastikan pikiran dan kondisi badan Anda sinkron, sehingga Anda tidak salah fokus dan tetap konsentrasi sehingga bisa menjawab semua pertanyaan dengan tenang.

Ketenangan akan menunjukkan pribadi Anda yang percaya diri dan bisa diajak berdamai dengan keadaan. Jadi upayakan dalam mengaplikasikan negosiasi gaji bagi yang sudah pengalaman kerja Anda tidak terburu-buru. Pihak rekruitmen tentu lebih memahami posisi Anda yang terhitung sudah pengalaman.

#2. Gunakan metode tarik ulur

Jelaskan kepada perusahaan mengapa Anda bersikeras mematok bayaran setinggi itu. Dalam hal ini bukan hanya perusahaan saja yang harus dipikirkan masa depannya. Anda sebagai orang yang andil cukup penting dan memegang peranan tertentu juga berhak untuk mendapatkan jaminan yang layak bagi kehidupan Anda nantinya. Dengan kemampuan serta bakat yang Anda punya, pastikan mereka tertarik untuk memperkerjakan Anda.

Metode tarik ulur merupakan cara yang kerap dilakukan oleh pelamar dalam hal negosiasi gaji bagi yang sudah pengalaman kerja. Sehingga target bayaran yang Anda dambakan akan disepakati oleh perusahaan.

#3. Gunakan jeda waktu secara efektif

Negosiasi gaji memang bukan hal yang gampang, terlebih bagi perusahaan skala menengah ke bawah. Bisa jadi mereka belum mampu membayar gaji karyawannya dengan angka yang Anda patok.

Nah, trik yang bisa Anda jajal adalah pergunakan waktu dengan baik. Daripada ruangan wawancara hanya diisi dengan keheningan, saatnya Anda mempergunakannya dengan tepat. Yakni untuk kembali membicarakan dengan bos agar bisa mencapai angka yang Anda pasang sebelumnya.

Pastikan juga mereka mengetahui gaji Anda sebelumnya. Ini bisa dijadikan sebagai pertimbangan bagi mereka. Kirimkan slip gaji Anda di perusahaan eks Anda bekerja. Sebaliknya, hindari mengumbar gaji kalau pendapatan Anda di tempat kerja yang dulu lebih kecil untuk menghindari kesan remeh atau pandangan sebelah mata dari pihak HRD. Sebab bisa jadi mereka akan menurunkan eskpektasinya untuk menggaji Anda dengan nominal yang tinggi.

#4. Ketahui kisaran gaji dari pekerjaan atau industri yang anda miliki

Perusahaan tidak akan peduli seberapa jagonya Anda memasak, berhitung dalam hal akuntansi, dan sebagainya jika bidang ini tidak sesuai dengan jasa yang mereka geluti. Maka ada baiknya jika Anda memilih industri daripada menggeluti pekerjaan. Dengan berpindah-pindah industri, Anda tidak akan piawai dalam satu hal saja.

Negosiasi gaji juga mengharuskan Anda untuk pintar-pintar melihat kisaran gaji yang ada di dalam negeri. Korek infonya melalui Qerja, Jobplanet, dan subform kaskus kate dunia kategori dunia kerja dan profesi.

#5. Buka harga

Negosiasi gaji bagi yang sudah pengalaman kerja bisa diawali dengan menawar harga. Biasanya perusahaan akan meminta anda untuk mengisi gaji minimal yang bisa Anda terima saat test. Dari situlah Anda bisa membuka harga dengan memasang tarif yang tinggi. Kuncinya adalah dengan menyeimbangkan antara kemampuan dengan pengalaman yang dibutuhkan oleh perusahaan.

Banyak karyawan yang melakukan negosiasi gaji tinggi dan benar-benar mendapatkan gaji besar. Sedangkan ada karyawan lain dengan skill lebih mumpuni namun mereka dibayar dengan gaji yang lebih sedikit ketimbang orang cerdas yang kekeh dengan pendirian mereka mematok gaji tinggi ini.

Negosiasi gaji saat naik jabatan

Naik pangkat bisa dikatakan sebagai hal yang sangat menyenangkan. Selepas kiprah yang lama dan kerja keras yang dicanangkan sejak jauh-jauh hari, akhirnya harapan untuk dapat menduduki posisi tertinggi pun dikabulkan. Tentu tidak terlepas dari usaha dan doa yang selama ini mereka lakukan.

#1. Memulai obrolan

Percakapan pembuka dilansir dari laman Dailyworth, membuka percakapan dengan mengucapkan terima kasih serta mengobrol santai adalah cara negosiasi gaji dengan angkat yang paling tepat. Katakan kepada HRD bahwa Anda sangat berterimakasih lantaran mereka mau menyempatkan waktu untuk bertemu dengan Anda. Utarakan jika Anda ingin membahas kontribusi anda kepada perusahaan dengan naik jabatan atau kompensasi.

#2. Bukti spesifik

Negosiasi gaji saat naik jabatan dengan mengajukan permintaan yang sopan dan membawa bukti spesifik berisi kesuksesan sepanjang tahun yang telah Anda raih akan mendukung pencapaian anda ini. Jika bisa, tak ada yang melarang bila Anda pun turut memaparkan seberapa banyak Anda membawa keuntungan pada sebuah proyek. Paparkan dengan rinci dan detail serta pastikan bahwa mereka paham bahwa Anda adalah karyawan yang berpotensi dan berhak memperoleh kenaikan gaji.

Jika prestasi di atas belum cukup, lengkapi dengan testimoni dari beberapa klien atau rekan kerja. Bisa berupa pujian manis bahwa mereka merasa puas menjalin relasi dengan anda.

#3. Jabatan

Ungkapkan kepada atasan posisi apa yang Anda incar, karena berbekal keterangan yang jelas inilah Anda bisa meyakinkan dan memberitahukan kepada mereka mengenai keinginan Anda yang sebenarnya. Tetapi hal ini pun harus diimbangi dengan perbaikan diri dan menggali lebih dalam potensi yang Anda miliki.

Setelah pembicaraan ini berakhir, lengkapi juga dengan bukti tertulis yang akan diserahkan kepada bos. Hal tersebut memudahkannya ketika ingin mempromosikan jabatan tertentu kepada atasannya. Dengan begitu proses dan negosiasi yang Anda terapkan bisa berjalan lancar.

#4. Minta feedback

Ketika semua data telah diumumkan, kini saatnya Anda meminta feedback. Jika waktu atau hari tersebut dirasa kurang cocok, maka Anda boleh melakukan permintaan tersebut lain waktu namun dengan syarat yang jelas. Pahami juga apakah hal ini perlu didiskusikan dengan divisi lain seperti manajemen atau HRD? Kemudian minta juga pendapat mereka mengenai pantas atau tidaknya jika Anda menjabat dan menerima penghasilan tersebut.

Dalam negosiasi gaji ini Anda pun perlu menonjolkan bakat dan skill yang Anda punya, sebab itulah modal Anda untuk melangkah. Dari 2 hal tersebut, kepribadian Anda sebagai orang yang bisa dipercaya saat akan dilimpahi jabatan tertentu tidak diragukan lagi. Bersikaplah yang sopan dalam menjual diri ini. selalu optimis dan yakin bahwa rencana serta niat Anda akan terbayarkan.

Negosiasi gaji rupanya tak hanya terjadi di Indonesia saja, menurut glassdoor.com, satu dari 3 orang pegawai di AS akan mencari pekerjaan baru jika dalam 12 bulan mendatang mereka tidak mendapat tambahan gaji. Sementara 35 % karyawan di Inggris mengharapkan negosiasi gaji dalam 1 tahun ke depan, sekitar setengah memperkirakan akan memperoleh kenaikan gaji 2 % atau kurang.

Konsultan perusahaan Robert Walters mengemukakan jika tahun 2015 gaji pekerja di Australia naik 1,65 %.  Sejak krisi global, perubahan ekonomi termasuk problema gaji ini yang kini cenderung lebih sulit.

“Jangan menganggapnya sebagai hal yang sepele dan mengawali sebuah pembicaraan tentang kenaikan gaji dengan berpikir akan berimprovisasi sesuai tanggapan bos Anda” kata Lindsey Pollak, ahli kondisi kerja di USA.

Semoga bermanfaat.

Artikel Terkait :