17 Tips Jago Public Speaking dalam Komunikasi Formal

Jago Public Speaking,,…Siapa sih yang tidak ingin jago dalam hal ini. Pintar berkomunikasi di ruang publik akan menambah rasa percaya diri.

Nah. Dalam artikel ini akan diulas seputar tips public speaking, khususnya dalam komunikasi-komunikasi formal, seperti pidato, diskusi,  presentasi dan komunikasi marketing.

Sebelum masuk pada tips tersebut, ada dasar yang harus kita pahami tentang ‘komunikasi’. Komunikasi bertujuan menyampaikan maksud , artinya komunikasi bukan apa yang disampaikan, melainkan apa yang diterima oleh Audience.

Tujuannya, peserta/ Audience menerima dan mengerti apa yang kita sampaikan.Kemampuan public sepeaking yang baik akan membantu dan mendukung perjalanan karir kamu.

Jago berkomunikasi bukan hanya bakat, setiap orang bisa melakukan dengan baik. Berikut kami buatkan 17 tips jago public speaking dalam komunikasi-komunikasi formal seperti wawancara, presentasi, rapat, diskusi dan komunikasi marketing.

#1. Belajarlah menjadi spontan dalam berkomunikasi

Dalam komunikasi formal, seperti komunikasi di kantor, rapat dan diskusi dibutuhkan komunikasi yang spontan. Jangan sekali-kali menghapal teks pidato yang akan disampaikan.

Kenapa ?

  1. Gaya bicara kita terlihat kaku
  2. Tidak ada kedekatan personal dengan Audience yang terjalin
  3. Meminimalisir kesalhan, misalnya lupa sebuah kata dalam kalimat yang sudah dihapal.
  4. Bicara kita akan kacau

Semua orang pasti bisa menjadi spontan, tapi ingat bukan hanya sebatas spontan dan berbicara ngalantur, harus berbicara dengan pola terstruktur dan menggunakan bahasa yang benar. Karena kembali lagi, tujuan darui komunikasi adalah maksud atau ide kita tersampaikan.

#2. Buat poin-poin penting dari materi yang akan disampaikan

Saya pribadi lebih suka menuliskan poin-poin penting yang akan disampaikan, daripada menghapal atau menuliskan semua naskah kemudian kita membacakannya.

tips public speaking

Poin kedua ini masih memiliki hubungan dengan poin pertama. Kita harus spontan dan menjelaskan setiap poin-poin penting yang sudah kita catat tadi secara almi. Kenapa saya sebut alami, karena penjelasan tersebut menuntut pemahaman kita dan menuntut kemampuan kita dalam menyampaikan.

Contoh ;

Poin pertama buat “Introdution”

Poin Kedua : ‘Isi” terdiri dari sub poin-sub poin

Ketiga “Kesimpulan “ Conclution bisa berupa poin demi poin jika lingkup yang disampaikan luas.

Dengan tidak membaca teks dan hanya menuliskan poin-demi poin, kita akan menciptakan komunikasi yang baik dengan audience. Tidak monoton.

#3. Wajib melakukan Interaksi dengan audience

Kembali ketujuan komunikasi, public speaking adalah kemampuan komunikasi di depan umum. Artinya harus terjadi interaksi 2 arah, jangan hanya komunikasi satu arah.

Jika dibutuhkan, ajak Audience untuk turut serta maju kedepan, buat sebuah contoh-contoh kecil sehingga maksud dan tujuan Anda tersampaikan.

Contoh  jika ini adalah forum presentasi ;

Ajak pendengar anda untuk menyampaikan poin yang sudah anda jelaskan, sifatnya menegaskan; misalnya “ Halo, dengan bapa siapa ?, ohh…dengan bapa Edi, selamat siang bapak edi,, saya ingin tahu pak,,menurut bapak informasi pada poin kedua ini apa bapak bisa mencontohkan ?”

Berikan Audience kesempatan untuk menanggapi pernyataan kita, ajak Audience ikut juga berkontribusi dalam komunikasi kita. Sehingga kita akan mendapatkan feedback dari Audience, dan komunikasi akan lebih hidup.

#4. Sisipkan humor-humor kecil, jangan hanya membahas hal-hal berat

Dalam komunikasi yang ideal, humor kecil untuk mencairkan suasana akan sangat dibutuhkan. Menurut  motivator ternama dunia  Anthony Robbins, humor berfungsi sebagai pelumas yang dapat membantu penyampaian informasi menjadi lebih lembut.

Humor juga akan membuat Audience lebih tertarik dan menghilangkan kebosanan. Dengan humor  dan tertawa kecil akan meningkatkan energi Anda dan Audience.

Tapi perhatikan, pilih humor yang sesuai dengan Audience Anda, pilih humor yang cerdas dan tanpa menyudutkan orang lain.

Memiliki selera humor yang baik memang membutuhkan spontanitas. Membuat sebuah humor dan membuat orang lain terhibur lebih sulit dari pada komunikasi itu sendiri.

Contoh humor-humor sederhana ;

  1. “miskin itu kondisi hidup, sederhana itu gaya hidup”
  2. “kenapa anda hadir di forum ini, pasti ingin ketemu dengan Ibu/ bapak di samping tempat duduk Anda bukan?.
  3. Dll, kondisional sesuai dengan forum.
  4. Kuasai materi benar-benar, dan lakukan improvisasi

Penguasaan materi akan mempermudah melakukan improvisasi. Penguasaan materi akan mempermudah anda menyampaikan tujuan. Penguasaan materi akan memudahkan Audience menyerap apa yang Anda sampaikan.

Nah, manajemen waktu menjadi syarat anda bisa melakukan improvisasi. Sesuaikan improvisasi dengan durasi waktu Anda.

Contoh improvisasi ;

Anda bisa membahas sebauh cerita yang menggambarkan hal yang sedang Anda sampaikan, misalnya Anda sedang mempresentasikan masalah Ekonomi kerakyatan, maka Anda bisa menjelaskan fakta yang terjadi di masyarakat, misalnya fakta tentang kemampuan membeli masyarakat di kota Anda.

Waktu yang panjang tentu membutuhkan improvisasi dalam menyampaikan sebuah informasi, waktu yang panjang membuat anda memiliki banyak kesempatan memberikan informasi sebanyak-banyaknya kepada audien  Anda.

#5. Seperti yang disampaikan pada poin sebelumnya, perhatikan time management ( Durasi )

Public speaking yang baik tidak akan mengabaikan durasi. Buat poin dengan pembahasan pada durasi tertentu yang disesuaikan.  Atur waktu yang diberikan kepada Anda dengan baik.

Buat sebuah perkiraan time management sebelumnya, sehingga anda lebih mudah dalam mengatur penyampaian materi dan menyesuaikan deadline.

Misalnya  dalam forum diskusi;

5 menit untuk perkenalan diri,

10 menit untuk .menyampaikan “Introdution

20 menit membahas isi

15 menit untuk sesi tanya jawab,

Dan 10 menit untuk membuat kesimpulan.

#6. Gunakan kekuatan cerita untuk menyampaikan informasi

Dalam strategi public speaking, cerita pengalaman pribadi  yang luar biasa yang pernah anda alami akan menjadi magnet tersendiri.

Dan ini adalah cara paling ampuh dan efektif untuk mempengaruhi audience. Mereka akan larut dalam cerita anda, apalagi cerita Anda dibawakan dengan gaya sangat meyakinkan.

Contohnya ;

Anda menceritakan  cerita sebelum Anda memperoleh kesuksesan

Dengan cara ini, pendengar akan semakin mempercayai kredibilitas Anda, dan akan memudahkan komunikasi Anda selanjutnya..

#7. Membangun kredibilitas Anda

Dalam Public speaking, pasti akan melihat siapa yang bicara. Ini yang disebut dengan kredibilitas. Kredibilitas pembicara akan mempengaruhi tingkat kepercayan pendengar.

Nah, untuk ini anda harus mulai membangun kridibilitas, ini salah satu tips jago dalam public speaking.

Ada cara untuk membangun kredibilitas bahkan saat anda berkomunikasi ;

Gaya yang lugas,

Menyiapkan fakta, data dan statistik guna mendukung statement.

Loading...

Jika Anda orang yang sudah dikenal pendengar, maka latarbelakang dan prestasi-prestasi Anda akan menambah kredibilitas Anda..

#8. Menyususn dan mengemas materi yang akan disampaikan dengan baik

Public speaking yang baik tergantung dari 3 hal; pertama materi yang disampaikan, kedua cara penyampaian, dan ke tiga siapa yang menyampaikan.

Mengemas materi misalnya dengan menambahkan humor, cerita, data dan statistik akan membuat sebuah materi menjadi menarik untuk disampaikan.

Anda bisa memberikan informasi,  mempengaruhi orang lain, sekaligus menghibur dan membuat orang lain senang.

Dengan menggabungkan materi-materi tersebut, pendengar akan menyukai Anda, menyukai cara anda menyampaikan materi, menyukai humor anda dan merasa terbantu dengan informasi yang Anda sampaikan.

#9. Sebagai public speaking yang baik, Anda harus berbicara dengan jelas

Berbicara dengan jelas, salah satu syarat berkomunikasi yang baik adalah berbicara dengan jelas. Materi tidak akan tersampaikan jika bicara Anda tidak jelas.

Salah satu kelebihan bahasa Indonesia adalah antara penulisa dan pengucapan sama, coba banyangkan dengan bahasa lain, misalnya bahasa Inggris atau Prancis. Antara penulisan dan pengucapan berbeda. Ada aturannya.

Seorang  public speaking pasti akan berbicara dengan jelas dalam menyampaiakn informasi, terlebih dalam kondosi formal, seperti pidato, diskusi dan komunikasi publik lainya.

#10. Menggunakan variasi intonasi yang berbeda menyesuaikan kalimat

Berbicara didepan umum dan didengarkan oleh banyak orang , Anda dituntut mampu menghidupkan suasana pendengar. Salah satu caranya dengan intonasi.

Jangan menggunakan satu intonasi untuk semua kalimat. Sesuaikanlah dengan kalimat dan tujuan dari kalimat itu. Gunakan berbagai variasi intonasi selama berbicara  agar pendengar tidak bosan.

Intonasi yang variatif akan membuat pendengar lebih memahami apa yang Anda sampaikan. Kejelasan intonasi akan membuat  nyaman dalam  mendengarkan.

Contohnya ;

Gunakan intonasi tegas saat menyampaikan fakta,

Gunakan intonasi berbeda pada kalimat pertanyaan

Dan bentuk intonasi-intonasi lainya..

#11. Lakukan kontak mata dengan audience

Lakukan interaksi dengan audience saat komunikasi

Jika anda baru dalam publicc speaking dan masih grogi melakukan kontak langsung dengan mata pendengar, ada saran dari kami, lihatlah pada bagian atas kepala pendengar Anda.

Lama-kelamaan, jika anda sudah terbiasa, akan lebih baik jika melakukan kontak mata secara langsung dengan audience.

Audience akan merasa spesial, dan mereka merasa perhatian mereka juga diperhatikan oleh Anda sebagai pembicara.

#12. Menggunakan bahasa tubuh untuk mempertegas informasi yang disampaikan

Ada beberapa tipe orang ketika berbicara formal di depan umum mereka hanya diam. Hanya terdengar suaranya saja.

Padahal, bahasa tubuh mampu menegaskan sebuah informasi yang sedang disampaikan. Pada kalimat mana dengan informasi berbeda dan ditegaskan dengan bahasa tubuh yang mendukung.

Anda bisa berlatih didepan cermin untuk meluweskan bahasa tubuh Anda didepan pendengar. Carilah pose dan gaya terbaik dari Anda saat berkomunikasi.

Misalnya ;

Mengangkat tangan/ mengepalkan tangan saat menegaskan sesuatu.

Mengerutkan kening saat menyampaikan kalimat penyesalan

Menggambarkan setiap kejadian dengan gerakan – gerakan tangan yang dinamis.

#13. Sesekali berhentilah berbicara, dan ambil nafas, lalu baru menerusakan

Dalam komunikasi yang baik,  tidak boleh terlalu cepat dan tidak boleh terlalu lambat. Gunakan tarikan nafas untuk mengatur irama ini. Tarikan nafas juga memiliki fungsi memberikan waktu anda untuk berpikir.

Tarikan nafas akan membuat Anda tenang dan dapat mengatur  nada, intonasi, dan bahasa tubuh yang sesuai.

Berhenti berbicara dapat Anda manfaatkan untuk melihat apakah pendengar masih memperhatikan Anda atau tidak.

Berhentilah berbicara setelah 1 kalimat, jangan berhenti berbicara ditengah-tengah kalimat, hal ini akan membuat bingung pendengar dalam mencerna isi kalimat yang Anda sampaikan.

Anda pasti pernah melihat pembicara yang sedikit-sedikit emm, ehh..bagaimana menuut anda. Saya pribadi tidak nyaman melihatnya. Lebih baik Anda manfaatkan ini untuk diam dan mengambil nafas. Setelah itu baru kemudian memikirkan tentang apa yang akan di sampaikan selanjutnya.

#14. Be Interesting ( jadilah menarik bagi pendengar )

Modal pertama yang harus Anda perhatikan agar  Anda menarik adalah, jadilah percaya diri.

Posisikan diri anda sejajar, atau bahkan lebih pintar dari mereka terkait materi yang sedang Anda sampaikan.

Buanh jauh-jauh perasaan minder, dan jadilah percaya diri. Dengan ini Anda akan menarik bagi audience.

Tunjukkan rasa percaya diri Anda dalam menyampaikan statment.

Contohnya ;

Tersenyumlah, pegang dagu dan busungkan dada

Itu adalah contoh sikap yang menunjukkan sikap percaya diri.

#15. Jadilah lepas dan buang jauh-jauh perasaan tertekanan yang anda rasakan

Perasaan gugup dan grogi  itu normal, dan pasti akan akan menyelimuti perasaan anda saat dipercaya menjadi pembicara. Bahkan pembicara  berpengalaman sekalipun terkadap masih gugup dan grogi.

Bagaimana cara mengatasinya ;

Cara paling mudah menghadapi rasa gugup  adalah merubah mindset atau cara berpikir anda.  Berpikirlah, Anda di tempat ini untuk menyampaikan informasi penting bagi pendengar Anda.

#16. Melakukan persiapan dengan matang

Sejago apapun anda, jika anda kurang persiapan maka akan sama saja dengan pemula. Pembicara yang berpengalaman pasti mengetahui hal ini, dan akan mempersiapkan matang-matang jauh-jauh hari. Misalnya menyiapkan bahan materi, menyiapkan powerpoin, berlatih dan lain sebagainya.

Bukan hanya persiapan materi yang akan disampaikan, tapi juga malasah perlengkapan lain, misalnya ;

seperti sapu tangan,  kemeja resmi, potongan rambut, sepatu sampai kaos kaki yang akan digunakan.

#17. Kemahiran public speaking adalah tentang Jam terbang

Di awal saya sempat menyinggung terkait pengalaman. Seorang public speaking yang berpengalaman pasti memiliki daya tarik tersendiri.

Teruslah berlatih, terus berbicara sesering mungkin dalam forum-forum resmi. Semakin banyak intensitas anda menjadi pembicara, maka semakin anda banyak belajar. Setelah itu Anda akan menemukan strategi jitu untuk menjadi jago public speaking.

Artikel Terkait :