13 Tips Jitu Berbicara Formal Di Depan Umum

Tidak semua orang terlahir dengan memiliki kepercayan diri yang besar untuk berbicara di depan umum, terlebih bagi anda yang memang belum pernah melakukan pekerjaan ini sebelumnya. Ya, berbicara dengan dilihat orang banyak terlebih harus dengan bahasa dan tata cara yang formal memang tidaklah mudah, namun siapa bilang anda tak bisa melakukannya?

Rasa grogi sering kali dirasakan ketika baru saja naik ke atas panggung dan menyadari semua perhatian penonton tertuju pada anda seorang. Memulai segala sesuatu memang tidak pernah mudah, begitu juga dengan membuka sebuah pembahasan formal yang bisa terus menjadi perhatian, sehingga seluruh audience tetap memberikan fokusnya pada pembahasan yang anda berikan.

Lalu, bagaimana caranya berbicara di depan umum dengan rasa percaya diri yang tinggi, dan bisa dianggap menjadi seorang public speaker yang baik meskipun anda belum terlau sering melakukannya?

 

Berbicara Formal Di Depan Umum

Berikut beberapa tipsnya bagi anda.

1. Sudah menyiapkan materi terlebih dahulu dalam bentuk point

Pembahasan atau materi apa pun yang akan disampaikan biasanya terdiri dari beberapa point, itu sebabnya anda sudah harus membuat dan menyusun point tersebut sedemikian rupa sebelum melenggang untuk berbicara di depan umum. Tidak hanya untuk membantu anda agar tak lupa dengan inti materi yang akan diberikan, hal ini juga secara otomatis akan menaikan tingkat percaya diri anda.

Tak terlalu sulit untuk membuat point ini jika sebelumnya anda sudah pernah membuat sebuah presentasi, bahkan caranya juga bisa dikatakan hampir sepenuhnya sama. Anda cukup menuliskan inti dari setiap point yang akan diberikan, kemudian menjelaskannya dengan bahasa dan gaya anda sendiri sebagai seorang pemateri.

2. Berusaha menjadi spontan

Sebuah pertunjukan, tidak terkecuali dengan pemberian materi bisa saja memiliki sebuah moment atau kejadian yang menarik dan tak seperti yang dibayangkan ketika membuat materi tersebut. Agar tak terlihat kaku ketika berbicara di depan umum, cobalah juga untuk menjadi spontan, dibandingkan anda harus membacakan materi yang sudah dihafal betul sebelumnya.

Dengan tips ini, anda tak hanya menjadi lebih percaya diri seketika itu juga, namun bisa terlihat lebih menarik dan dirasa lebih menguasai bahan presentasi yang sudah dibuat sebelumnya. Ya, memanfaatkan moment di sekitar anda, meski sekecil apapun dapat memberikan dampak yang cukup besar pada pertunjukan anda sendiri.

3. Jangan lupa untuk berinteraksi dengan audience

Jangan beranggapan bahwa karena anda memberikan sebuah materi yang formal, maka anda harus menjadi satu-satunya orang yang memiliki bagian penting pada acara tersebut. Ingatlah bahwa seorang public speaker yang baik ialah seseorang yang bisa membawa audience masuk ke dalam pembahasannya.

Dengan membawa serta audience, anda juga tidak akan terkesan menggurui ketika sedang memberikan materi. Jika memang waktu memungkinkan, berilah audience memberikan feed-back atau tanggapannya pada setiap point yang anda jelaskan.

4. Menyisipkan humor juga tidak ada salahnya

Siapa bilang berbicara di depan umum dengan materi yang formal tidak bisa menyisipkan humor? Jangan terlalu kaku ketika sedang dalam keadaan formal, karena biasanya mereka yang menerima presentasi tersebut akan lebih mudah melupakannya isi presentasi anda dan berlalu begitu saja. Namun, bukan berarti anda juga bisa memberikan jokes yang asal-asalan ya.

5. Pelajari dan perkuat kekuatan cerita Anda

Bagaimana caranya anda bisa meyakinkan bahwa apa yang anda bicarakan merupakan suatu kebenaran? Ada banyak cara, dan salah satu cara yang paling efektif ialah menceritakan sesuatu yang nyata. Misalnya saja, seorang pengusaha sukses yang memberikan seminar tentang jatuh bangunnya mereka tentu akan lebih menarik daripada mereka yang mempromosikan bisnis MLM yang masih belum pasti seperti hasilnya nanti.

6. Pastikan anda sudah paham benar dengan materi sehingga bisa melakukan improviasai

Sekali lagi yang perlu diingat, berbicara di depan umum pada sebuah acara formal tak selalu tentang rentetan materi dengan penjelasan yang sudah anda hafal sebelumnya. Akan jauh lebih menarik dan mudah diterima jika anda paham dengan materi tersebut, kemudian melakukan beberapa improvisasi.

Improvivasi merupakan keahlian penting yang harus dimiliki seorang pembicara, karena bisa saja waktu yang diberikan untuk nada menjadi seorang public speaker lebih banyak dari materi yang akan disampaikan, dan lain sebagainya.

7. Membangun kredibilitas Anda sebagai seorang pembicara

Berbicara di depan umum terkadang tidak hanya tentang presentasi apa yang diberikan, namun juga mengenai siapa anda yang menjadi seorang pembicara tersebut. Lihatlah mereka yang sudah dikenal sebagai seseorang dengan kredibilitas baik akan melenggang ke panggung dengan rasa percaya tinggi, berbeda dengan seseoang yang dikenal karena melakukan sesuatu yang kurang baik di mata masyarakat.

8. Berbicara dengan cara dan bahasa yang jelas

Tidak peduli sebaik apa pun materi atau presentasi yang diberikan seorang pembicara, akan terasa menyentuh dan sulit dipahami jika pembicara tersebut tidak menggunakan cara bicara atau bahasan yang jelas. Bukanya akan terlihat keren ketika berbicara di depan umum, ketidakjelasan dalam berbicara malah akan menimbulkan rasa grogi yang lebih besar ketika audience tidak bisa memahami apa maksud dari materi yang diberikan.

9. Jangan lupa pentingnya time management

Biasanya, ketika anda diminta untuk menjadi seorang public speaker pada sebuah acara, anda sudah diberitahukan terlebih dahulu berapa lama waktu yang disediakan bagi anda. Dan disnilah kematangan anda diuji sebagai seorang pembicara, karena bisa saja waktu tersebut kurang sesuai dengan materi yang anda miliki, bisa saja terlalu panjang atau malah terlalu sempit. Atur kembali susunan materi yang akan diberikan agar tak terjadi kejomplangan antara waktu dan bahan presentasi anda.

10. Penggunaan intonasi yang berbeda akan sangat membantu audience memahami maksud Anda

Meskipun berbicara di depan umum dengan bahasa formal sering kali ditakuti, namun pada dasarnya aktivitas ini tak jauh berbeda dengan berbicara dengan seorang teman di kehidupan sehari-hari, dimana penggunaan intonasi merupakan hal yang penting. Dengan menggunakan intonasi yang tak sama, audience akan lebih mudah mengerti bagian mana yang paling penting pada materi yang anda berikan.

11. Bahasa tubuh juga tak kalah penting dari intonasi

Jika anda pikir bahwa menggunakan perbedaan intonasi saja sudah cukup, sepertinya anda masih belum terlalu berpengalaman untuk urusan berbicara di depan umum. Ya, bahasa tubuh juga bagian yang sangat penting ketika anda sedang menjelaskan atau membicarakan sesuatu. Hal yang paling sederhana untuk point ini ialah penggunaan tangan anda.

12. Sesekali, lakukan kontak mata pada audience Anda

Untuk membangun komunikasi ketika sedang berbicara di depan umum dengan audience, melakukan kontak mata merupakan hal yang juga tidak kalah penting untuk anda lakukan. Tak hanya untuk memastikan bahwa audience anda masih fokus dengan materi presentasi yang diberikan, kontak mata juga dapat meyakinkan bahwa mereka bahwa mereka bagian penting dalam pembicaraan yang sedang dilakukan.

13. Tak ada salahnya untuk memberi jeda dan mengambil nafas

Terakhir, anda yang sedang berbicara di depan umum juga tak ada salahnya memberikan jeda terlebih dahulu untuk mengambil nafas. Memaksakan diri untuk terus melanjutkan pembahasan dengan nafas yang sudah tersengal-sengal juga tidak akan membuat presentasi anda lebih menarik bukan?

Terkait :