16 Solusi Menghadapi Kritikan Bagi Profesional

Menjadi seseorang yang piawai di bidang tertentu memang menyenangkan. Selain karena mendapat apresiasi dari berbagai pihak, orang tersebut pun cenderung lincah dalam mengerjakan sesuatu. Tidak heran jika mereka berhasil menempati posisi yang selama ini diidam-idamkan oleh banyak orang. Sebab dibalik profesionalitas yang kini sedang mereka sandang, segenap perjuangan pun harus mereka tempuh agar nantinya bisa menjadi orang sukses.

Salah satunya mengenai komentar pedas dari berbagai pihak. Meski ada orang lain yang senantiasa memberikan support. Nyatanya, untuk meraih predikat sebagai orang pandai pun tak luput dari kepintarannya dalam mengaplikasikan solusi menghadapi kritikan. Bukannya menunjukkan perasaan benci, kebanyakan dari mereka justru tumbuh menjadi orang-orang perkasa yang mampu memotivasi sesamanya.

Berkaitan dengan kritik positif atau negatif, hal ini tentu didasarkan pada bagaimana orang lain menilai kinerja atau hasil pekerjaan mereka. Walau komentator yang tidak lain merupakan orang-orang di sekitar ini melontarkan ucapan yang menyayat hati, solusi menghadapi kritikan dengan bersikap genius dan cerdas tentu menjadi jalan keluar yang baik.

Ya, jika selama ini banyak orang dipusingkan oleh justifikasi atau komentar-komentar yang tidak jelas arahnya, kemudian menghabiskan waktu untuk merampungkannya dengan cara yang tidak efektif, maka lain halnya dengan orang yang memegang teguh profesionalitas.

Masukan positif mereka anggap sebagai bahan untuk bisa membenahi kesalahan yang ada pada diri sendiri. Sementara untuk saran yang sekiranya dapat mengganggu progress karir, maka sepantasnya akan diabaikan.

Solusi menghadapi kritikan bagi profesional diterapkan sebagai langkah untuk memaksimalkan kualitas yang ada pada pribadinya. Memahami bahwa kepiawaian juga memerlukan waktu dan tanggapan dari orang lain, alur dari tujuan hidup mereka pun jelas.

Langkah yang paling mudah mungkin bisa dimulai dengan mencari inti mengenai pelajaran seperti yang bisa dipetik dari sebuah kritik. Bahkan hal yang jarang sekali disadari oleh khalayak ialah bahwa kritik juga menduduki peran yang signifikan bagi perkembangan karirnya di masa depan.

Sikap kreatif dan cerdas yang tertanam dalam jiwa yang bertanggung jawab secara tidak langsung akan menggiring mereka untuk menemukan alternatif yang jitu. Melalui kritik, mereka juga berkesempatan memperoleh poin yang mengagumkan dari pendapat orang lain.

Menanggapi saran juga terbilang lebih baik ketimbang sibuk mempersoalkan nada kritikan yang acapkali membuat hati kesal. Perlu digarisbawahi bahwa sifat orang lain berbeda-beda, pun ketika mereka sedang memberikan komentar terhadap suatu hal. Sehingga, ada baiknya kita menghadapi hal ini dengan kepala dingin dan tetap positif thinking.

Pengetahuan seputar solusi menghadapi kritikan bagi mereka yang punya eksistensi membangun memang menjadi hal yang paling mendasar. Keahlian ini bisa dikatakan sebagai tameng yang dimaksudkan agar mereka tidak mudah menyerah dan kehilangan keberanian untuk mempersembahkan karya terbaiknya.

Hal paling fatal yang masih lekat dengan kehidupan masyarakat ialah menganggap kritik sebagai kebencian. Berusahalah untuk menghargai kritik yang diberikan oleh orang lain. Jangan hanya suka dengan pujian semata. Mayoritas orang akan kagum dan senang bila mereka diberi pujian.

Padahal ungkapan kagum ini bukan berarti terdapat kemajuan dalam dirinya. Apresiator dapat menjumpai alasan tertentu mengapa kinerja atau karya seseorang dikatakan bagus, mendingan, dan jelek. Jadi, jangan mudah tersinggung saat menerima saran. Buatlah seolah mereka sedang tidak mengkritik, namun mengarahkan kita menuju mimpi-mimpi yang ingin kita realisasikan.

16 Solusi Menghadapi Kritikan Bagi Profesional

Berkaitan dengan solusi menghadapi kritikan, seringkali ada saja orang yang mencari kesalahan orang lain. Entah itu bermaksud untuk menjatuhkan atau sebaliknya. Langkah paling recommended yang bisa dicoba ialah mengabaikan sepenuhnya. Kritik palsu bisa jadi senjata untuk melumpuhkan eksistensi seseorang. Jika pilihan untuk tetap diam merupakan tips yang baik, maka bagi Anda yang dikritik pun akan menghemat energi.

#1. Pengendalian diri

Menahan diri untuk tidak tergoda agar melawan akan membuat anda mempertahankan martabat dan moral Anda sebagai orang yang berpendidikan. Selanjutnya, giliran menanggapi.

Menunggu sebelum menjawab. Apabila Anda menanggapi kritik dengan rasa marah, maka akan datang penyesalan berikutnya. Sabarkanlah diri Anda agar Anda bisa mengantongi jawaban yang tenang dan bijak.

Bagi Anda yang sekarang ini disibukkan dengan kiat atau solusi menghadapi kritikan, tersenyum mungkin menjadi elemen yang tidak pernah Anda pikirkan sama sekali. Tetapi percayakah Anda bahwa dengan memamerkan senyum, seseorang disinyalir terlihat lebih rileks dan tenang?. Aura positif untuk bisa memecahkan problem juga dibarengi dengan rasa santai.

Ditinjau dari segi psikologis, ini sangat membantu. Sebab senyum akan mendorong orang lain untuk memasang kritik yang lebih hati-hati.

#2. Ulas kritik yang anda terima

Memang tidak ada yang suka dengan kritik, tetapi ini bisa menjadi umpan balik bagi Anda agar Anda bisa memperlihatkan keterampilan. Kritik juga ditengarai dapat memacu kreatifitas seseorang di tempat kerja. Tak hanya itu saja, komunikasi juga akan terjalin antar pegawai dengan pegawai atau bos dengan bawahannya.

Masih mengulas soal kritik, Douglas Stone, seorang dosen di Harvard Law School dan penulis mengatakan apabila seseorang benar-benar terkejut dan adrenalinnya meningkat, maka pengendalian respon emosional akan sulit. Penulisini merekomendasikan kita untuk membalasnya dengan mengucapkan terimakasih.

Parahnya, fakta di lapangan menunjukkan bahwa sangat sedikit sekali karyawan tidak mempunyai peluang untuk latihan tangkas umpan balik.

Survei tahun 2013 dari 803 pengusaha oleh Society for Manajemen Sumber Daya Manusia dan Globoforce bahwa ulasan kerja tidak begitu diminati oleh perusahaan, 77 % dari pengusaha melakukan hanya sekali saja dalam satu tahun.

#3. Berlapang dada

Orang-orang bereaksi buruk terhadap umpan balik, ini menjadi alasan mengapa mayoritas orang belum bisa menerima kritik dengan lapang dada. Pendengar mungkin tidak menyukai atau tidak menghormati saran yang dilontarkan oleh lawannya.

Sebagai pendengar dari kritik yang sedang disampaikan, ada 5 pertimbangan yang dapat Anda jadikan referensi untuk merespon sebuah kritik.

#4. Semua manusia tidak sempurna

Ketahuilah bahwa Anda tidak mungkin menjalankan segala sesuatu selalu sempurna. Berpikir menjadi cara yang paling ampuh. Jika Anda merasa bahwa Anda tidak pernah salah, maka sama halnya dengan membodohi diri Anda sendiri. Sebenarnya tidak masalah jika Anda berbuat kesalahan, yang menjadi penting ialah bagaimana Anda belajar dari kesalahan itu.

Dalam pekerjaan pasti akan selalu ada konflik, karena tidak ada manusia yang sempurna. Tinggal bagaimana cara Anda menghadapi dan menyelesaikan konflik tersebut.

#5. Kritik bukan berarti benci

Jauhi perasaan dendam, bila rekan Anda mengkritik, mantapkan diri Anda bahwa mereka menginginkan Anda menjadi pribadi yang lebih baik dari biasanya. Mereka hanya berusaha memancing Anda untuk bisa semaksimal mungkin pada bidang yang Anda geluti.

#6. Pahami apa manfaat kritik tersebut

Temukan inti mengenai saran atau respon yang diucapkan oleh orang lain. Bila memang tidak ada, lebih baik biarkan saja.

#7. Setuju dengan pengkritik

Anda tidak harus menyetujui segala hal. mengapa? sebab pada dasarnya anda punya prinsip sendiri. Tapi jika kritik ini sejalan dengan prinsip Anda, maka dengan menyetujui aspek kecil pun sebetulnya Anda telah membangun kerjasama tim yang bagus.

#8. Tingkatkan kualitas diri

Nah solusi menghadapi kritikan ini bisa anda masukan ke dalam referensi wajib Anda. Menaikkan kecerdasan diri baik dari segi ilmu pengetahuan, spiritual, maupun bidang yang lain terbukti dapat memberikan pandangan kepada orang lain bahwa anda sebetulnya merupakan pribadi yang bersahaja.

Jangan mudah menyerah dengan penilaian orang lain. Evaluasi dari pihak lain di satu sisi berguna agar Anda bisa lebih bersemangat lagi dalam menggapai impian Anda. Bukan sombong atau angkuh, orang di luar sana sebenarnya hanya memerlukan pembuktian dari diri Anda sendiri.

Sudah menjadi rahasia umum bahwa dalam dunia kerja ada hal yang selalu berhubungan satu sama lain, yakni menyangkut pujian dan kritikan. Tanggapan positif ini akan muncul ketika Anda berhasil merampungkan pekerjaan dengan cemerlang dan sesuai harapan. Adapun kritikan, ia bakal datang ketika hasil kerja anda tidak pas dengan yang ditargetkan.

Tapi pedoman yang perlu Anda pegang dengan kuat adalah bahwa menjadi profesional yang sejati Anda harus bisa menerima segala macam kritikan dengan terbuka. Sekeras apapun kritikan yang menghampiri Anda, jangan sesekali membalasnya dengan emosi yang tinggi.

Apabila emosi Anda terpancing lantaran ada saran yang menyakitkan, status Anda sebagai profesional akan lenyap seketika.

#9. Mengerti akan maksud di balik sebuah kritikan

Langkah paling mudah yang bisa Anda praktekkan ialah dengan memahami makna dari kritikan tersebut. Cermati hal positif apa yang terdapat di dalam kritikan tersebut. Hindari menilai kritikan hanya dari luarnya saja. Lakukan cara ini sampai Anda benar-benar menemukan sebuah poin penting yang berguna untuk menyelesaikan pekerjaan menjadi lebih baik.

Anggaplah bahwa mereka tidak berniat membuat hati anda terluka. Mereka hanya ingin menyelesaikan tugas yang anda emban dengan maksimal. Hanya saja, bantuan ini datang dengan melimpahkan kritik. Daripada Anda tersakiti oleh kritikan, segeralah untuk menenangkan diri dan menjumpai titik terang dari problematika yang anda peroleh.

Terakhir, ingatlah orang yang mengkritik Anda. Baik itu sosoknya, kelakuan atau kebaikan lain ang pernah ia perbuat demi bisa melancarkan karir Anda sampai sekarang ini. Sebab, dialah orang yang selalu memberi aba-aba kepada Anda untuk bersemangat dalam berkarya.

#10. Dengarkan secara aktif

Bisa dipastikan langka sekali kritikan yang terdengar enak di telinga. Kritikan ini selalu datang dengan keras, seperti teriakan dan acapkali mengguncang pikiran. Bahkan bagi sebagian tipe orang pemikir, saran menjadi sebuah beban.

Tapi bukan berarti Anda harus menutup telinga dan mengacuhkannya. Justru sebaliknya, mau atau tidak Anda harus menyimak setiap poin dari kritik yang ditujukan untuk Anda. Lalu apa gunanya poin tersebut?. Aplikasikan dalam tugas atau pekerjaan Anda.

Resapi apakah kritikan yang mereka berikan memang cocok dan bisa menyelesaikan pekerjaan Anda dengan lebih baik. Saran yang membangun akan menjadi masukan positif bagi karyawannya.

Seburuk apapun tanggapan orang lain terhadap hal yang Anda lakukan, solusi untuk menghadapi kritikan tersebut ialah dengan tidak acuh. Catat poin pentingnya dan gabung dengan tugas yang tengah Anda jalankan.

Selanjutnya, tinggal lihat adakah perubahan yang hebat atau malah lebih memburuk dibanding dengan yang sebelumnya.

#11. Jangan ragu mengajukan pertanyaan

Malu bertanya akan sesat dijalan. Petuah ini pun bisa Anda praktekkan dalam kelangsungan karir Anda. Tidak harus diam dan mendengarkan semua kritikan yang ada. Segeralah ajukan pertanyaan mengenai poin-poin yang terdapat dalam saran yang telah anda terima tersebut.

Misalnya saat atasan meminta Anda untuk mengubah slide yang nantinya akan digunakan untuk presentasi kepada klien.

Jika Anda tidak cukup yakin, maka Anda bisa menanyakannya dan Anda pun harus benar-benar mantap bahwa perubahan tersebut menyumbang efek yang baik bagi karir Anda. Pastikan juga pada saat pertanyaan yang anda susun akan disampaikan, Anda sedang berada dalam acara diskusi yang sehat.

Mengapa? Hal ini bertujuan agar semua pihak yang terlibat akan mencapai solusi menghadapi kritikan yang berguna bagi mereka semua. Dampaknya, perbaikan secara maksimal dapat digalakkan.

#12. Simpulkan dan ungkapkan

Hal yang Anda tanyakan membuat Anda terlihat lebih serius dan antusias dalam meningkatkan kemampuan yang ada pada diri sendiri. Setelah Anda mendengarkan kritikan yang ditujukan kepada Anda, cobalah untuk kritiss dan menarik kesimpulan. Disisi lain ini juga merupakan suatu gambaran bahwa anda mengerti isi dari kritikan rekan kerja atau atasan Anda.

Dengan demikian, Anda bisa lebih mudah dalam menerapkannya guna merampungkan tugas Anda.

Solusi menghadapi kritikan dengan mampu mengungkap kesimpulan juga menjadi bukti bahwa Anda tipikal orang yang profesional. Tipikal yang operatif dan mampu bekerja sebagai sebuah tim.

Anda bisa mengungkapnya di hadapan pengkritik. Ini untuk menjadikan mereka lebih mantap bahwa Anda sukses dengan kemajuan yang digadang-gadangnya. Jangan sampai ada salah pengertian yang berujung dengan kritikan baru yang tak kalah.

#13. Ucapkan terima kasih

Langkah paling simple yang dianggap sebagai solusi menghadapi kritikan paling gampang ialah dengan mengucapkan terima kasih. Banyak kritikan yang mempunyai tujuan untuk menggiring Anda menjadi pribadi yang lebih baik. Sehingga sudah menjadi kewajiban Anda untuk menimpalinya dengan ucapan terima kasih.

Keputusan untuk menggantinya dengan kritikan atau saran memang menjadi haal yang kontras. Namun sebaiknya Anda tidak berburuk sangka untuk menjustifikasi mereka.

#14. Tindaklanjuti kritikan

Hal yang tidak boleh Anda tinggalkan dari kritikan adalah upaya untuk menindaklanjuti. Selain aktif, Anda pun sudah memaparkan bagaimana sikap menghargai perbedaan pendapat dalam proses diskusi. Tidak menekankan kehendak dengan membuang kritik.

Selebihnya anda bisa meminta waktu khusus untuk mempresentasikan yang sudah anda ubah.

Jika apresiator merupakan rekan kerja, waktu istirahat atau senggang bisa anda manfaatkan untuk bertukar pikiran mengenai kritik yang disampaikan kemarin. Terobosan ini akan mendongkrak kepercayaan dan kredibilitas Anda di tempat kerja.

Namun bukan berarti Anda sudah terbebas dari kritikan. Akan ada kritikan lanjutan. Tugas Anda adalah memandang kritikan tersebut sebagai alat untuk menyempurnakan hasil kerja Anda.

#15. Jangan egois

Ego dan keras kepala bukanlah bagian dari kerja sama yang dianjurkan. Solusi menghadapi kritikan yang recommended adalah dengan tidak mengedepankan kepentingan pribadi. Jalankan semuanya dengan rendah hati dan hormat yang besar. Dalam pekerjaan pasti akan ada saja masalah, tinggal bagaimana cara menyelesaikan masalah di kantor tersebut.

Anda juga harus bisa memilih manakan kritkan yang klop untuk perbaikan dan memiliki tendensi lain di luar profesionalita Anda.

#16. Berbagi dengan teman

Boleh jadi Anda bukanlah orang pertama yang mendapatkan tanggapan miring dari orang lain. Teman seprofesi atau atasan Anda pun mungkin menjadi bahan kritikan, dan hal ini merupakan bagian atau proses menjadi seseorang yang cukup berpengaruh. Solusi menghadapi kritikan dengan metode teman sebaya atau komunikasi yang intens.

Bagaimana? Tertarik untuk mencoba tips di atas?.

Terkait :