3 Soal Psikotes Tersulit yang Menyebabkan Gagal Lolos Seleksi Kerja

Tes psikotes ini pasti akan Anda temui ketika Anda melamar ke beberapa perusahaan atau instansi.

Tak dipungkiri pula, saat ini tes psikotes pun sudah masuk ranah pendidikan untuk menyeleksi siswa atau para mahasiswa yang akan masuk ke sekolah atau universitas.

Karena itu, untuk menghadapi tes psikotes ini diperlukan persiapan yang matang untuk menghadapinya.

Berdasarkan fakta yang ada dilapangan, sebesar 50 % peserta harus gugur dalam tes psikotes ini. Ada banyak faktor yang menyebabkannya salah satunya adalah karena soal tes psikotes yang sulit.

Tes psikotes sendiri sebenarnya memiliki banyak macam jenis soal. Sulit tidaknya memang disesuaikan dengan kemampuan seseorang.

Hanya saja, diantara banyak jenis soal psikotes tersebut hanya ada 3 soal psikotes tersulit yang bisa menyebabkan Anda gagal dalam hal seleksi kerja.

Psikotes ini akan selalu ada, karena sebagai tes awal untuk bisa melaju ke tahap selanjutnya.

Baca juga : 10 Kesalahan kenapa anda gagal lulus psikotes

Jika Anda tidak lulus dalam tes ini, tentunya sudah bisa ditebak bukan bagaimana hasilnya?

Ya, mungkin Anda harus melamar ke tempat lain atau bisa pula mengulang tes psikotes tersebut di lain waktu.

Karena itu, berikut akan dipaparkan mengenai 3 soal psikotes tersulit yang perlu Anda ketahui!

Dan Ini dia ulasannya!

Mengenal 3 Soal Psikotes Tersulit

1. Tes Psikotes Logika Penalaran (Deret Gambar)

Tes logika penalaran ini adalah ini merupakan tes yang dibuat untuk menilai kemampuan seseorang dalam hal menafsirkan pola, mengurutkan bilangan atau hubungan antar bentuk satu dengan yang lainnya.

Biasanya tes psikotes ini ada ketika Anda melamar menjadi karyawan di bank, menjadi akuntan di perusahan, perusahaan konsultan, dan juga layanan profesional.

Adapun tujuan tes psikotes ini secara umum adalah untuk :

  • Kemampuan menganalisa sebuah permasalahan.
  • Kemampuan menilai pemahaman Anda terhadap suatu permasalahan yang dihadapi.
  • Meilihat kecapatan Anda dalam membuat sebuah keputusan.

Tes psikotes ini biasanya terdiri dari deret gambar 2 atau 3 dimensi. Untuk Anda yang akan mengerjakan tes psikotes ini, sebaiknya berkonsentrasi untuk bisa melihat bentuk dan warna pada gambar yang ada di soal tersebut.

Baca juga : 10 Tips lolos tes pauli | Panduan dan cara mengerjakan

Konsentrasi ini sangat diperlukan, karena dalam setiap gambar pasti ada gambar yang bentuk atau arsirnya yang sama. Selain itu ada pula gambar yang polos dan juga full warna.

Untuk lebih lanjut, Anda bisa melihat contoh soal tes psikotes penalaran deret gambar berikut ini:

Contoh Soal 1

Soal tersulit Psikotes yang bisa membuat gagal

Nah, coba Anda perhatikan contoh soal di atas. Apakah sudah menemukan jawabannya? Apa yang Anda rasakan ketika melihat contoh di atas? Merasa pusing, berkunang-kunang atau menjadi lebih semangat?

Apapun yang Anda rasakan, tips dan trik untuk menjawab soal di atas cukup mudah apabila Anda bisa mengerjakannya dengan penuh konsentrasi dan jeli melihatnya.

Soal di atas jawabannya yang pas adalah gambar nomor 8. Adapun logika untuk menjawabnya adalah seperti ini:

  • Gambar nomor 1,2,3, dan 4 tidaklah memungkinkan karena sudah tertera di soal.
  • Jika memilih nomor 5, jelas tidak memungkinkan karena contoh soal tersebut tidak meujuk pada pengurangan luas blok hitam.
  • Adapun nomor terakhir masih paling memungkinkan karena gambar tersebut berbentuk blok hitam penuh penggabungan antara dua kota terakhir yang berada paling bawah.
  • Pada kotak sebelah kanan, yang berada pada baris paling atas merupakan hasil akhir penggabungan kedua balok pada dua kota sebelumnya.
  • Begitupun juga dengan baris tengah kedua. Dan hal tersebut, ada pada nomor 8 yang cocok dengan deretan soal di atas.

Contoh Soal 2

Soal tersulit psikotes yang bisa membuat anda gagal lolos tes kerja

Jika Anda dihadapkan dengan contoh soal ke 2 ini, manakah yang akan Anda pilih? Oke, melihat soal di atas pasti Anda sepakat untuk berpikir sejenak dalam mencari jawaban yang tepat bukan?

Ya, konsentrasi serta kejelianlah seperti itulah yang nanti Anda hadapi untuk menjawab soal di atas.

Jika dilihat dengan seksama, arsiran hitam yang ada pada gambar soal ternyata berputar searah jarum jam. Tetapi, Anda tidak bisa melihat dari satu sisi saja.

Perhatikan dengan seksama kembali bagian dalam bujur sangkar tersebut, dimana terdapat garis yang apabila berputar 45 derajat searah dengan gerjak jarum jam. Apabila putarannya suda penuh 360 derajat yang terjadi adalah jumlah garis bisa bertambah.

Maka dari itu, jawabannya yang tepat adalah gambar B.

Bagaimana cukup sulit dan menantang bukan contoh soal psikotes di atas? Orang-orang yang bisa menyelesaiakan soal ini masih tergolong sedikit. Kecuali yang memang memiliki minat dan bakat yang tinggi dalam penalaran ini.

Biasanya dalam dunia pendidikan, tes psikotes tersebut diberikan untuk menentukan jurusan IPA dan IPS. Dan rata-rata hasilnya adalah siswa yang bisa menyelesaikan tes tersebut bisa masuk ke jurusan IPA.

2. Tes Psikotes Logika Matematika

Tes psikotes berikutnya yang dianggap tes psikotes tersulit adalah tes logika matematika. Untuk Anda yang tidak suka dengan pelajaran matematika, pasti sepakat bahwa soal tersebut sangat sulit.

Baca juga : 10 Tips sukses lolos tes wartegg beserta contoh gambarnya

Jika Anda saat tes psikotes harus menghadapi soal tersebut, maka bersabarlah dan banyak-banyak berdo’a agar bisa lulus dalam tes ini.

Tentunya Anda yakin bukan, jika doa ada senjata utama untuk membolak-balik keadaan menjadi lebih baik?

Oke, yang jelas jangan dulu cemas, panik, ataupun menyerah. Mimpi Anda untuk diterima di sebuah perusahaan yang Anda impikan tentu sangat kuat bukan? Karena itu, tetap hadapi dan jangan patah semangat.

Karena itu kenali dulu tesnya dan pelajari contoh soal logika matematika terlebih dahulu.

Tes logika matematika ini terdiri dari deretan angka yang berupa pengurangan, perkalian, pembagian, penjumlahan, pecahan angka, dan juga pecahan angka. Karena itu Anda harus memahami polanya.

Tes logika matematika ini hadir tidak semerta-merta hadir begitu saja serta menjadi “mimpi” buruk bagi orang yang tidak menyukainya.

Tes logika ini memiliki tujuan untuk mengetahui kemampuan intelektual Anda, terutama dalam berpikir logis dan kemampuan logika berhitung.

Loading...

Ketika Anda menghadapi soal psikotes tersebut, maka Anda bisa melakukan tips berikut ini:

  • Jangan lupa untuk membawa kertas kosong untu coret-coretan soal matematika. Jika Anda lupa membawanya jangan sungkan untuk meminta kepada petugas saat psikotes berlangsung.
  • Jika menemukan soal yang sulit, jangan terpaku pada soal tersebut. Lebih baik mengerjakan soal lain yang dianggap mudah oleh Anda.

Hal tersebut perlu dilakukan karena waktu berjalan dengan cepat dan juga sangat terbatas.

Sebelum Anda melakukan tips di atas langkah lebih baik untuk mengetahui pula contoh-contoh soal tes logika matematika beserta dengan jawabannya.

Tujuannya agar Anda bisa berlatih dan tidak terlalu kaget ketika mendapati soal yang sebenarnya. Adapun contoh soal-soal yang dimaksud adalah sebagai berikut :

  • Agung adalah kakak Edy , 4 tahun lebih tua. Intan adalah kakak Agung dan berbeda 3 tahun. Berapakah usia Intan, jika saat ini Edy baru saja merayakan ulang tahun yang ke-21?

Jawaban : Usia Intan adalah 28 tahun.

Kunci Jawaban :

Edy = 21 tahun

Agung = 4 + Edy maka Agung = 4 + 21 = 25 tahun.

Contoh Soal 2

Untuk mengerjakan 1 unit rumah dibutuhkan waktu 36 hari dengan 12 tenaga kerja. Berapa waktu akan dihabiskan bila menggunakan 24 orang tenaga kerja?

A. 14 Hari
B. 15 Hari
C. 16 Hari
D. 18 Hari

Kunci Jawaban :

36 hari = 12 tenaga kerja
x hari = 24 tenaga kerja
36 . 12 = 24 . x
x = 18

Jadi, waktu yang dihabiskan bila menggunakan 24 orang adalah 18 hari.

Jawaban dari soal di atas adalah : D

Jika dilihat sekilas, soal tersebut pasti pernah Anda temui di bangku sekolah. Soal-soal matematika tersebut popular dengan nama soal cerita dan begitulah tes psikotes matematika yang akan Anda hadapi.

3. Tes Psikotes Hafalan Kata

Tes psikotes hafalan ini memang tidak selalu ada pada saat Anda mengikuti tes psikotes. Namun, tes psikotes ini termasuk tes yang psikotes tersebut, sehingga banyak orang yang terkecoh dan gagal dalam tes tersebut.

Baca juga : 10 contoh soal psikotes beserta tips dan trik mengerjakannya

Sesuai dengan namanya, tes ini memang butuh skill menghafal yang tinggi. Jika Anda sangat lemah dalam hafalan maka menghadapi tes psikotes ini akan menjadi tantangan tersendiri yang harus dihadapi.

Untuk menghafal kata tersebut biasanya hanya bisa saat Anda mengikut tes dengan waktu yang terbatas. Jadi, bila Anda dari rumah sudah menghafal kata-kata terlebih dahulu belum tentu pula keluar saat tes psikotes tiba, menarik bukan?

Contoh kata-kata yang harus anda hafalkan :

BUNGA : Dahlia, Flamboyan, Laret, Soka, Yasmin
PERKAKAS : Cangkul, Jarum, Kikir, Palu, Wajan
BURUNG : Elang, Itik, Tekukur, Nuri, Walet
KESENIAN : Arca, Gamelan, Opera, Quintet, Ukiran
BINATANG : Beruang, Harimau, Rusa, Zebra, Musang

Waktu untuk bisa menghafal kata-kata tersebut biasanya hanya 5 menit saja, seru bukan?

Untuk bisa mengerjakan tes hafalan kata tersebut intinya adalah satu yaitu ALPHABET. Huruf A sampai dengan Z. Anda hafalkan saja menurut alphabet-nya, contoh kecilnya adalah sebagai berikut:

A = Arca – Kesenian
B = Beruang – Binatang
C = Cangkul – Perkakas

Adapun contoh soal hafalan kata yang biasa keluar di tes psikotes adalah sebagai berikut:

Contoh Soal 1

Kata yang berawalan huruf A termasuk dalam kategori…..

a. Bunga
b. Perkakas
c. Kesenian
d. Binatang

Jawaban : c. Kesenian

Contoh Soal 2

Kata yang berawalan C masuk dalam kategori…

a. Bunga
b. Perkakas
c. Kesenian
d. Binatang

Jawaban : B. Perkakas.

Ingat! Tugas Anda adalah menghafal kata-kata tersebut dna biasanya kertas hafalan tersebut dari soal dan hanya diberikan saat Anda harus menghafal. Selebihnya, kertas tersebut akan diberikan kembali.

Bagaimana, cukup menantang bukan? Dalam hal ini juga berkonsentrasi agar Anda tidak terkecoh dan ingatan Anda tidak terkontaminasi dengan hal lainnya.

Ketiga soal di atas mutlak soal tes psikotes tersulit?

Jawabannya adalah relative dan tergantung kemampuan Anda. Tetapi, merajuk pada contoh-contoh soal di atas, memang ketiga soalnya harus diwaspadai dan mendapatkan perhatian yang ekstra.

Yang terpenting, jangan pernah menyerah sebelum bertarung. Cobalah terlebih dahulu dan pilihlah soal yang menurut Anda mudah.

Bagaimana siap! Semoga sukses dan jangan lupa berdoa!