Cara Mengukur Berapa Gaji yang Pantas untuk Pekerjaan Anda

cara-mengukur-gaji-yang-pantas

Beberapa bulan yang lalu sempat viral di sosial media, bahwasannya ada salah seorang fresh graduate dari universitas ternama di Indonesia yang mengeluhkan gajinya hanya Rp 8 juta saja per bulannnya.

Jelas saja pernyataan tersebut menuai kontroversi yang merugikan diri sendirinya. Mengapa menuai kontroversi? Ya, di beberapa wilayah Indonesia, boleh jadi gaji tersebut sudah cukup besar apalagi untuk seseorang yang fresh graduate.

Karena di beberapa wilayah Indonesia ini gaji pokok karyawan ditetapkan dengan nominal yang berbeda-beda. Tidak hanya ditentukan oleh wilayah saja, gaji pun biasanya ditentukan dari jabatan yang diduduki oleh seseorang.

Baca juga : 15 Tips Terbaik Negosiasi Gaji Saat Wawancara Kerja

Boleh jadi, dengan adanya kejadian seperti itu terbesit dalam benak Anda, sebenarnya bagaimana cara mengukur gaji yang pantas untuk pekerjaan yang dilakoni ? Penasaran dengan jawabannya? Yuk, simak pemaparannya di bawah ini !

Faktor yang Menentukan Besaran Gaji yang Layak Diterima Seseorang

Sebelum mengukut berapa gaji yang pantas Anda terima untuk pekerjaan yang dilakoni, ada baiknya untuk mengetahui bahwa ada dua faktor yang menentukan besaran gaji yang Anda terima. Adapun faktor-faktor tersebut adalah sebagai berikut;

1. Skala Perusahaan Tempat Anda Bekerja

Cara mengukur gaji yang pantas untuk pekerjaan

Perlu diketahui bersama bahwasannya standar gaji di satu perusahaan akan berbeda dengan perusahaan lainnya. Perbedaan tersebut terkadang memang berbeda jauh karena status perusahaan tersebut.

Perusahaan di Indonesia sendiri terbagi daam 3 kategori, yaitu perusahaan multinasional, perusahaan besar, dan Perusahaan baru berkembang.

Sebagai contoh untuk seseorang yang bekerja di perusahaan multinasional seperti Citibank atau Unilever, karyawan S1 yang baru lulus atau fresh graduate akan digaji sebesar 8 juta per bulan.

Adapun untuk level manager dan tingkatan di atasanya bisa mencapai 60 juta sampai 100 jutaan per bulannya.

Sedangkan untuk perusahaan besar seperti Indofood, telkomsel, Bank Mandiri, Astra International, bagi seorang fresh graduate rata-rata mendapatkan gaji 5 sampai 6 juta per bulan.

Tentu sangat berbeda untuk level manager dan tingkatan di atasnya, yaitu dari mulai Rp 30 juta sampai 60 jutaan.

Sementara untuk perusahaan baru berkembang atau perusahaan yang biasa saja, seseorang yang fresh graduate bisa mendapatkan gaji dari mulai Rp 1,8 juta hingga Rp 4 juta tergantung perusahaan dan tempat Anda tinggal.

Adapun untuk level manager dan tingkatan di atasnya hanya mencapai 15 juta saja per bulannya.

2. Job Value

Faktornya berikutnya disebabkan oleh job value atau semacam harga jual pekerjaan Anda. Semakin kompleks pekerjaan Anda bisa gaji yang diterima pun semakin mahal dan berpeluang naik lebih tinggi lagi.

Sebaliknya, bila pekerjaan seseorang tidak terlalu membutuhkan skills yang tinggi, maka gaji yang diterima pun hanya sebatas UMR yang disesuaikan dengan tempat tinggal Anda.

Maka dari itu, teruslah mengasah kemampuan dan kompetensi yang ada dalam diri Anda agar bisa mendapatkan job dengan skills dan tantangan yang tinggi sehingga gaji besar pun pantas untuk Anda dapatkan.

Cara Mengasah Kemampuan dan Kompetensi Dalam Diri

Adapun cara mengasah kemampuan dan kompetensi dalam diri yang bisa Anda lakukan adalah sebagai berikut;

1. Mengenali Diri Lebih Dalam

Cara pertama yang bisa Anda lakukan adalah mengenal lebih dalam tentang diri sendiri. Selidikilah hal apa saja yang membuat Anda merasa nyaman untuk melakukannya, bahkan tidak pernah merasa bosan.

Biasanya hal tersebut menyangkut dengan passion yang ada dalam diri. Coba ingat-ingat kembali hal apakah yang membuat Anda nyaman dan selalu dikerjakan serta tetap menjalaninya walaupun Anda tahu tidak selamanya berjalan dengan mulus.

Bila sudah mengenali diri sendiri, Anda pun akan bekerja sesuai apa yang disenangi dan bersedia untuk mengembangkan potensi tersebut.

2. Merumuskan Tujuan Hidup

Cara kedua adalah dengan merumuskan tujuan hidup Anda. Anda tidak bisa melakukan sesuatu tanpa rem atau tanpa tujuan hidup. Karena tujuan hidup ini memudahkan Anda untuk mengatur strategi-strategi dan juga perencanaan menata hidup lebih baik.

Setelah ada perencanaan dan juga tujuan, Anda pun akan lebih mudah untuk mencari pekerjaan yang sesuai untuk bisa mengantarkan Anda pada tujuan hidup yang lebih baik.

3. Bersikap Terbuka pada Kritik dan Saran yang Membangun

Seseorang yang ingin maju dan berkembang dengan baik lagi harus memiliki sikap terbuka pada kritik dan saran dari orang lain.

Karena manusia adalah tempat salah yang memang harus diimbangi dan terus diingatkan oleh orang-orang yang ada disekitarnya.

Jangan pernah merasa selalu benar karena alih-alih bisa menjadi boomerang yang menghentikan langkah Anda untuk bisa berkembang lebih baik lagi.

Jadikan kritikan tersebut sebagai penyemangat, intropeksi diri untuk bisa menjadi manusia yang lebih baik dari sebelumnya.

Jenis kritikan yang dilontarkan pun berbeda-beda, ada kritik yang membangun dan juga kritik yang menjatuhkan. Sikap Anda menghadapi keduanya adalah berusahalah untuk selalu tenang dan cepat emosi. Jika memang kritik tersebut bermanfaat segera untuk berbenah diri.

4. Membuang Pikiran Negatif

Anda memang bukan manusia sempurna sehingga pasti selalu ada pikiran negative yang menghantui diri.

Maka dari itu, jangan sampai pikiran negatif ini bersemayam dalam diri sehingga menghentikkan langkah Anda untuk berkembang lebih baik.

Karenanya iringi pula perasaan Anda dengan logika agar bisa membuang jauh pikiran-pikiran negative tersebut yang belum tentu terjadi.

Pikiran negatif bila terus dipelihara bisa membawa Anda pada kerugian. Terutama saat Anda menginjakkan kaki di dunia kerja, pikiran negatif ini bisa menghambat karier yang seharusnya bisa diraih oleh Anda sendiri.

5. Upgrade Keilmuan yang Anda Miliki

Ilmu ini setiap hari akan selalu berkembang sesuai dengan perkembangan zaman pula. Bila Anda hanya berdiam diri di tempat, tentu akan merugikan Anda dan kalah bersaing dengan orang-orang yang mau mengembangkan diri.

Oleh karena itu, Anda harus memiliki keinginan untuk mengupgrade keilmuan. Cara yang bisa dilakukan pun beragam, mulai dari mengikuti workshop, training, baca buku, berguru pada pakarnya, hingga upgrade jenjang studi yang sesuai dengan keinginan Anda.

Untuk mengupgrade keilmuwan ini memang memerlukan investasi yang tidak sedikit. Namun, dari investasi yang dikeluarkan tersebut akan sebanding dengan apa yang terima.

Bila kemampuan diri semakin meningkat dan levelnya sudah berada jauh pada tujuan yang telah ditetapkan. Anda layak atau bisa melamar ke perusahaan-perusahaan yang cukup bergengsi.

Tips untuk Bisa Diterima Bekerja di Perusahaan Bergengsi

Setiap orang pasti ingin memiliki pekerjaan yang layak dan juga penghasilan di atas rata-rata. Semua hal itu dilakukan untuk bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari serta menggapai mimpi yang telah direncanakan.

Nah, untuk menggapai mimpi yang Anda ingin dalam hal ini kaitannya bekerja di perusahaan yang bergengsi. Langkah yang perlu dilakukan adalah mengupgrade diri untuk lebih baik dengan mempraktekkan langkah-langkah di atas.

Adapun Untuk Anda yang ingin bisa diterima bekerja di perusaan bergengsi baik internasional dan perusahaan besar, ada beberapa langkah yang bisa Anda lakukan yaitu sebagai berikut;

  • Untuk Anda yang masih kuliah, selain memang harus mendapatkan nilai yang baik dari akademik, jangan lupa untuk menambah pula kegiatan ekstrakulikuler di kampus. Dengan mengikuti-mengikuti kegiatan kampus biasanya melatih skill serta networking yang bermanfaat untuk masa depan.
  • Untuk Anda yang sudah bekerja dan ingin bekerja di perusahaan yang benefit langkah yang bisa Anda lakukan adalah meningkatkan prestasi kerja di tempat kerja sebelumnya. Prestasi tersebut bisa menjadi ‘’modal’’ untuk bisa meningkatkan kemampuan diri lebih baik lagi di perusahaan bergengsi yang Anda bidik.

Langkah Mengukur Gaji yang Pantas untuk Pekerjaan Anda

1. Mencari Tahu Dafta Gaji Sesuai Standar di Indonesia

Untuk mengukur berapa gaji yang pantas untuk pekerjaan Anda yang disesuaikan dengan pengalaman Anda yaitu dengan mengecek daftar-daftar data standar gaji karyawan yang ada di Indonesia.

Data-data tersebut sudah banyak dijumpai di website-website yang bisa Anda searching di google. Tentunya, jangan bandingkan daftar gaji tersebut dengan yang ada di luar negeri pastinya akan jauh berbeda.

Walaupun begitu, Anda perlu mengetahui gaji yang pantas untuk Anda terima agar dikemudian hari tidak dirugikan dan memang sudah selayaknya diri Anda mendapatkan apa yang pantas untuk diterima.

Data Standar Gaji Karyawan Indonesia

Untuk Anda yang sedang mencari kerja dan penasaran tentang standar gaji yang biasa diterima oleh karyawannya, berikut akan kami berikan data standar gaji karyawan yang diambil dari beberapa sumber.

Data Standar Gaji Karyawan Indonesia / Bulan

  1. Pertambangan dan Penggalian 5.080.000
  2. Jasa Keuangan dan Asuransi 4.100.000
  3. Informasi dan Komunikasi 4.040.000
  4. Pengadaan Listrik dan Gas 3.760.000
  5. Administrasi Pemerintahan 3.740.000
  6. Transportasi dan Pergudangan 3.410.000
  7. Real Estate 3.390.000
  8. Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 3.300.000
  9. Jasa Perusahaan 3.270.000
  10. Konstruksi 2.840.000
  11. Jasa Pendidikan 2.660.000
  12. Industri Pengolahan 2.650.000
  13. Pengadaan Air 2.500.000
  14. Perdagangan 2.320.000
  15. Akomodasi dan Makan Minum 2.280.000
  16. Pertanian 2.050.000
  17. Jasa Lainnya1.680.000

2. Mencari Tahu Daftar Gaji Sesuai UMR

Selain itu, cari tahu pula gaji yang sesuai dengan UMR atau Upah Minimum Regional. Anda perlu menegtahui patokan UMR yang sesuai di daerah masing-masing.

Perlu diketahui, setiap daerah memiliki UMR yang berbeda-beda, misalnya untuk wiliayah DKI Jakarta UMR adalah 4 juta sedangkan di Bandung 3, 3 juta, dan daerah lain pun berbeda pula.

3. Membandingkan Gaji Orang Lain yang Memiliki Profesi Sama dengan Anda

Berbicara tentang gaji ini sangat sensitif tidak semua orang akan terbuka dengan hal tersebut.

Baca juga : 10 Pekerjaan dengan Gaji Tertinggi di Indonesia

Namun bukan berarti tidak ada harapan karena Anda bisa mencari tahu pada teman-teman dekata atau yang sudah Anda kenal dimana profesi dan jabatannya sama dengan Anda.

4. Membandingkan Gaji yang Diterima dengan Beban Kerja

Cobalah cek kembali apa gaji yang Anda terima sesuai dan sebanding dengan beban kerja. Karena ada yang mendapatkan gaji besar melebihi gaji yang seharusnya tetapi beban yang dipikul pun sama besarnya.

Penutup

Nah, itulah dia, cara mengukur berapa gaji yang pantas untuk pekerjaan Anda. Melihat gaji tersebut bukan berarti kita materalistis, melainkan agar kerja yang dilakukan, keringat bercucuran sebanding dengan gaji yang diterima.

Ingat, Anda bukan robot bukan pula budak. Tetapi Anda beekrja pun untuk bisa bertahan hidup dan memperoleh kehidupan yang lebih baik. Semoga bermanfaat.

Scroll to Top