10 Cara Menghadapi Rekan Kerja yang Iri Hati Kepada Anda

Cara menghadapi rekan kerja yang iri hati kepada anda

Sudah menjadi hal yang lumrah, bahwasannya dalam dunia kerja selalu ada yang namanya persaingan. Persaingan ini tentu saja akan menjadi pemicu bagi setiap perusahaan terutama karyawannya untuk bekerja lebih baik lagi.

Persaingan yang ada tentunya harus dilakukan secara sehat dan juga sportif. Namun pada kenyataannya, persaingan ini sering kali tercemari oleh rekan kerja yang memiliki rasa iri hati.

Sikap iri hati ini adalah sikap tidak menyukai seseorang apabila lebih unggul dari dirinya. Entah itu rekan kerja yang berhasil naik jabatan, bonus gaji lebih tinggi, dan lain sebagainya.

Ketika hal tersebut terjadi, tentu saja tidak akan membuat nyaman dalam bekerja. Sejatinya setiap manusia itu memiliki kekurangan dan kelebihan tersendiri. Dimana faktor kekurangan dan kelebihan tersebut harus bisa dikendalikan.

Oleh karena itu, jika Anda memilki rekan kerja yang iri hati janganlah khawatir. Anda bisa mempraktekkan  tips berikut ini yang dirangkum dalam 10 Cara Menghadapi Rekan Kerja yang Iri Hati. Seperti apakah pembahasannya? Yuk, simak bersama uraiannya di bawah ini!

1. Tetap Profesional dalam Bekerja

cara mengatasi rekan kerja yang iri

Jika dalam satu kesempatan bekerja harus bekerjasama kembali dengan rekan kerja Anda yang iri hati, maka sikap yang harus diambil adalah menunjukkan sikap profesional dalam bekerja.

Artinya tunjukkan pada dirinya bahwa Anda memang lebih baik dari dirinya dengan tetap mau bekerjasama. Sikap profesional tersebut seperti tetap memberinya bantuan apabila diperlukan terkait pekerjaan. Bantulah rekan kerja tersebut sesuai dengan kemampuan Anda.

Tak perlu menunjuukan sikap simpati atau empati yang berlebihan ketika rekan kerja Anda yang iri mengalami kesalahan atau kegagalan. Berilah bantuan atau solusi yang sesuai dengan permasalahannya.

Selama rekan kerja Anda belum melakukan sesuatu yang merugikan Anda. Janganlah menolak untuk diajak kerjasama. Tunjukkan sifat profesionalitas dan jauhi sifat kekanak-kanakan yang akan merugikan diri Anda.

2. Kenali Rekan Kerja Anda Lebih Dekat

Tak kenal maka tak sayang, hal tersebut adalah pepatah yang kerap sekali disematkan untuk orang-orang yang belum saling mengenal.

Jika kita belum mengenal lebih dekat seorang teman atau rekan kerja, tentu saja akan ada banyak hal yang belum kita ketahui entah itu dari segi latar belakang keluarga ekonomi, kepribadian, dan lain sebagainya.

Oleh karena itu, bila ada rekan kerja Anda yang kerap kali menunjukkan sikap iri hati ada baiknya untuk mengenali dirinya lebih dekat.

Sebaiknya, jangan terpancing akan sikap rekan kerja Anda tersebut. berusahalah untuk memulai sebuah perkenalan dengan cara yang baik.

Untuk memulai perkenalan dan mengetahui latar belakang dirinya akan lebih baik jika mengetahui terlebih dahulu teman dekatnya. Jika tidak ada, Anda bisa menanyakan kepada pihak HRD atau seseorang yang meang kenal dengan rekan kerja Anda.

Boleh jadi sikap iri hati tersebut dilatarbelakangi oleh faktor pekerjaan, keluarga, dan sifat bawaannya. Tentunya dengan saling mengenal, Anda dengan rekan kerja tersebut bisa menjadi partner yang baik karena sudah saling mengenal.

Lain halnya dengan rekan kerja yang iri hati tersebut adalah rekan kerja yang sudah Anda kenal lama. Boleh jadi sifat tersebut sudah menjadi sifat bawaannya yang memang sulit untuk diubah.

Maka, jangan pernah terpancing dan tak perlu dihiraukan selama rekan kerja tersebut tidak membuat Anda kehilangan pekerjaan.

3. Berkomunikasi Sewajarnya

Cara menghadapi rekan kerja yang iri hati kepada anda

Jika rekan kerja Anda sulit untuk mengubah sifat iri hatinya dan sudah menjadi sifat bawaan yang mendarah daging pada dirinya, maka sikap yang bisa Anda ambil adalah berkomunikasi sewajarnya.

Artinya, komunikasi yang Anda lakukan hanya sebatas tentang pekerjaan yang memang ada kaitannya dengan rekan kerja tersebut.

Bila berkomunikasi terlebih jauh, dikhawatirkan akan menjadi pememicu konflik di tempat kerja yang lebih besar. Jika sudah terjadi konflik berkepanjangan di kantor maka suasana kerja pun tidak akan kondusif dan nyaman.

4. Ajak Bertemu dan Berbicara dari Hati ke Hati

Sekiranya rekan kerja Anda masih bisa untuk diajak berkomunikasi, luangkanlah waktu untuk bisa menghindari atau menyelesaiakan konflik ini.

Artinya, selesaikan masalah ini dengan baik-baik tanpa harus dengan emosi. Ketika rekan kerja Anda sudah mau diajak bertemu. Ingatkan dirinya akan prestasi yang pernah dicapainya.

Boleh jadi, rekan kerja Anda tersebut lupa untuk mensyukuri apa yang telah dicapainya selama ini. Cara ini juga sebagai “terapi” untuk menghilangkaan sifat iri hati yang ada dalam dirinya.

Namun harus diingat, sampaikanlah hal tersebut dengan cara yang tepat dan tidak terkesan menggurui. Boleh jadi, bila terkesan menggurui, apa yang Anda bicarakan hanya sekedar “angin belaka” yang tak akan didengarnya.

5. Bersikap Rendah Hati

Bersikap rendah hati

Boleh jadi, adanya sikap iri dari rekan kerja tersebut dikarenakan sikap Anda yang terlalu berlebihan ketika berhasil meraih prestasi.

Maka sangat perlu untuk berevaluasi diri ketika Anda meraih kesuksesan. Tentunya Anda ahrus bersikap rendah hati tidak berlebihan dan juga mengungkit-ungkit keberhasilan di depan teman kerja Anda.

Tunjukkan pencapaian tersebut apabila memang di waktu dan tempat yang tepat. Jangan lupa untuk selalu mengucapkan rasa terima kasih kepada rekan-rekan kerja Anda yang memang selalu mendukung Anda dalam keberhasilan tersebut.

Dengan sikap rendah hati tersebut, maka akan menghilangkan sedikit demi sedikit sikap iri yang dimiliki orang lain.

6. Bersikap Tenang dan Tidak Terpengaruh

Bukan hal yang mustahil lagi, orang yang memiliki sikap iri hati akan menyebarkan berita-berita miring tentang Anda. Orang tersebut akan membuat berita yang memang jauh dari fakta yang sebenarnya.

Jika memang apa yang diberitakan tersebut tidak benar, maka hindari sikap marah dan sikap negatif lainnya. Bisa jadi berita tersebut sengaja untuk dibuat dan memancing emosi Anda.

Sikap yang seharusnya Anda ambil adalah dengan terus berkarya dan fokus menyelesaikan pekerjaan yang menjadi tanggung jawab Anda.

Lambat laun, berita-berita yang ada pun akan hilang dengan sendirinya. Seiring dengan semakin melejitnya Anda dengan prestasi-prestasi yang ditorehkan di tempat kerja tersebut.

Dan yang terpenting adalah kunci dari menyikapi informasi miring tersebut adalah tidak mudah terpancing dan tetap berpikir positif.

7. Tidak Memupuk Rasa Dendam

Rasa marah dan kesal adalah perasaan yang manusiawi ketika memang diri Anda mendapatkan perlakukan yang tidak menyenangkan. Namun, rasa tersebut jangan sampai membuat Anda memupuk rasa dendam pada rekan kerja.

Jangan sampai ketika memupuk rasa dendam tersebut, Anda melakukan hal yang sama pada dirinya dengan menyebarkan isu yang tidak benar, menjelek-jelekan nama baiknya, ataupun membalas perlakukannya dengan sikap yang lebih kasar.

Tentu saja bila hal tersebut terjadi, masalah tesebut tak akan pernah selesai dan akan larut layakanya sebuah rantai yang tak pernah terputus.

Oleh karena itu, jika Anda berhadapan dengan orang yan selalu iri bersikaplah dengan sewajarnya. Berkatalah yang jujur dan ceritakan apa adanya apabila pimpinan Anda sudah mengetahui adanya konflik yang terjadi antara Anda dengan rekan kerja.

8. Minta Pendapat dari Orang Lain

Manusia bukanlah makhluk yang sempurna, maka bisa jadi prasangka terhadap rekan kerja tersebut adalah prasangka yang salah.

Oleh karenanya, Anda bisa bertanya kepada orang lain yang memang banyak mengetahui tentang rekan kerja tersebut. ceritakan tentang prasangka Anda tentang sikap iri hati yang dimilikinya.

Dengan mencari tahu dari orang lain, bisa jadi Anda mendapatkan pencerahan yang selama ini tidak Anda ketahui.

Jika memang sikap iri hati adalah sikap yang sudah menjadi “ciri khasnya”, maka tanyakan pula sikap atau solusi terbaik untuk menghadapinya.

Tentunya setiap orang tidak ingin memiliki banyak musuh, maka sikap empati perlu dimiliki orang lain untuk meredam sebuah konflik.

9. Berikan Apresiasi positif Pada Dirinya

Cara selanjutnya adalah dengan memberikan apresiasi positif pada rekan kerja Anda yang memiliki sifat iri.

Cara ini memang tak akan mudah untuk dilakukan, namun akan menyadarkannya bahwa setiap manusia memiliki kelebihan dan kekurangan.

Rekan kerja Anda pun akan sangat menyadari bahwasannya dalam dirinya masih tersimpan kelebihan yang bisa untuk dibanggakan.

Dan yang lebih penting adalah setiap manusia memiliki kelebihan serta kekurangan yang tidak bisa disamaratakan.

Contoh apresiasi positif yang bisa diberikan tersebut adalah dengan memberinya pujian saat rekan kerja Anda berhasil menyelesaikan proyek.

Memberinya selamat ketika naik jabatan ataupun memberikan apresiasi positif lainnya yang bisa menyadarakannya bahwa dirinya pun memiliki kelebihan.

10. Selalu Berpikir Positif

Selalu berpikiran positif ini memanglah tak mudah. Terlebih objek yang dihadapi adalah rekan kerja Anda yang memiliki sifat iri.

Namun, haruslah tetap diingat bahwasannya konflik tersebut tak akan selesai bila ditanggapi dengan negatif.

Oleh karena itu, berusahalah untuk tetap berpikir dan menyikapi masalah tersebut dengan positif. Bila hal ini diterapkan, akan membuat Anda terhindar dari penyakit dan menjaga kesehatan Anda lahir dan batin.

Dan yang terpenting, Anda telah menjadi pemenang karena bisa menyelesaikan hal tersebut tanpa harus dibalas dengan keburukan.

Cara Terhindar dari Rasa Iri Hati

Rasa iri ini adalah rasa manusiawi yang bisa dirasakan oleh siapapun. Namun, bila tidak dikelola dengan baik akan menimbulkan kerugian. Oleh karena itu, sikap iri hati ini bisa dihindari dengan melakukan cara berikut ini:

1. Bersyukur

Cobalah untuk selalu bersyukur atas apa yang terjadi pada diri Anda. Jangan selalu menganggap orang lain memiliki kehidupan yang serba enak dan menarik di mata Anda. Lihat sekeliling Anda dan bersyukurlah terhadap apa yang terjadi pada kehidupan Anda.

Terapi rasa bersyukur ini bisa Anda lakukan saat Anda bangun tidur dimana Anda masih diberikan kesempatan untuk hidup, berkumpul dengan kelaurga, memiliki rumah yang layak, pekerjaan yang mapan, dan lain sebagainya.

2. Berusaha untuk Menerima Kenyataan

Hidup memang tidak seindah apa yang dibayangkan. Oleh karenanya, jangan pernah untuk menyesali atau menyalahkan diri sendiri apabila kehidupan Anda tidak berjalan dengan semestinya.

Apabila diri Anda tak mampu untuk menerima kenyataan yang terjadi, maka akan memicu Anda untuk memiliki sikap iri hati.

Misalnya, saja Anda iri terhadap seseorang yang memiliki mobil mewah. Maka harus disadari pula, jika Anda harus membeli mobil tersebut apakah keluarga Anda bisa hidup? apakah anak-anak Anda terjamin masa depannya?

Oleh karenanya jangan pernah terbawa emosi, harus tetap berpikir jernih untuk bisa menimbang baik atau buruknya sesuatu yang Anda inginkan tersebut.

3. Ubah Kebiasaan atau Aktifitas yang Dimiliki

Boleh jadi karena kurangnya aktifitas yang dimiliki membuat Anda terlalu memperhatikan urusan orang lain. Oleh karena itu, sibukkan diri Anda dengan kegiatan yang positif yang bisa mengalihkan Anda dari siifat yang negatif.

Dengan kesibukan yang Anda lakukan, maka tak ada celah untuk bisa bersikap iri hati kepada orang lain. Akan lebih baik lagi bila aktifitas yang Anda kerjakan membuat Anda bisa berkarya lebih baik lagi.

4. Selalu Ingat Akan Dampak Buruk dari Sikap Iri Hati

Sikap iri hati tentunya tak akan membawa Anda pada rasa bahagia. Dan juga akan menimbulkan penyakit yang merugikan diri sendiri. Oleh karenanya selalu ingat akan dampak negatif yang ditimbulkan bila Anda memiliki rasa iri hati dalam diri.

Penutup

Jangan Pernah mudah untuk terpancing ketika menghadapi seseorang yang bersikap iri hati pada Anda. Teruslah berjalan lurus sesuai dengan apa yang Anda perjuangkan.

Awalnya mungkin akan terasa sulit untuk menghadapinya. Namun harus diingat, mereka bukanlah “musuh” terbesar Anda. Justru mereka sedang membutuhkan bantuan Anda untuk keluar dari sikap iri hati.

Semoga 10 Cara Menghadapi Rekan Kerja yang Iri Hati ini bermanfaat untuk Anda. Selamat mencoba!

Scroll to Top