Management Trainee adalah, Berikut Penjelasannya?

Apa itu management trainee? Dewasa ini, terdapat banyak posisi atau jabatan di perusahaan-perusahaan yang baru dan disesuaikan dengan era ini.

Salah satu posisi yang tergolong baru adalah Management Trainee atau dikenal dengan istilah MT. Posisi tersebut saat di jobfair maupun pencarian job online mampu menarik perhatian para fresh graduate sehingga menjadi salah satu posisi yang diinginkan oleh semua orang.

Namun, seseorang yang meninginkan posisi tersebut memang yang sudah mengetahui seluk beluk jobdesknya.

Jika Anda saat ini berniat untuk menduduki posisi tersebut dan belum tahu apa itu Management Trainee, alangkah baiknya untuk mencari posisi jabatan yang sesuai dengan kemampuan.

Tetapi, jika saat ini Anda sangat penasaran dan ingin mengetauhi tentang management trainee, berikut akan kami paparkan tentang pengertian management trainee. Dan berikut ulasannya!

Apa Itu Managemeny Trainee?

Management Trainee adalah proses pelatihan untuk karyawan baru di sebuah perusahaan untuk diberikan pelatihan, pengarahan, serta wawasan yang berhubungan dengan perusahaan, jobdesk yang nantinya akan dilakukan oleh karyawan tersebut, serta pengembangan diri dari karakter seseorang.

Tujuan dari management trainee itu diharapkan para karyawan bisa memiliki kualitas yang baik yang nanti bisa dipromosikan ke jenjang yang lebih baik pada level management di perusahaan, Pelatihan tersebut biasanya diadakan selama 6 bulan hingga 1 tahun, tergantung dengan kebijakan dari perusahaan tersebut.

Para calon karyawan akan diberikan berbagai macam jenis kegiatan yang bisa menunjukkan kemampuan serta bakat dari masing-masing karyawan baru tersebut.

Hal-hal yang mendasar yang diberikan saat pelatihan adalah menyangkut operasional perusahaan, keahlian, perencanaan, risk management, dan rencana manajerial.

Selain diberikan teori-teori tentang hal tersebut, mereka pun digaruskan untuk praktek kerja langsung dengan langsung mengerjakan aktivitas perusahaan sehari-hari.

Alasan Management Trainee Menjadi Posisi yang Banyak Diminati

Management Trainee adalah

Jika disimak pemaparan di atas, programnya memakan waktu yang cukup lama, tetapi posisi tersebut banyak diminati orang-orang.

Tentu saja orang-orang ingin menduduki posisi tersebut karena memiliki beberapa alasan, diantaranya adalah;

1. Mendapat Ilmu dan Juga Penghasilan

Ketika Anda menduduki posisi ini selain mendapatkan penghasilan juga akan mendapatkan banyak ilmu.

Dari ilmu yang dimiliki tersebut sangat berpelung untuk menjadikan Anda sebagai karyawan handal yang memiliki kualitas yang mumpuni.

2. Berstatus Karyawan

Walaupun banyak pelatihan atau training yang Anda ikuti, status Anda jelaslah berbeda dengan para karyawan magang.

Keuntungan menjadi management trainee ini adalah status Anda di perusahaan adalah setara dengan para karyawan tetap yang ada di perusahaan tersebut.

3. Bekerja Sesuai Minat dan Bakat

Pihak perusahaan akan menempatkan Anda pada bagian yang sesuai dengan minat dan bakat sesuai potensi yang dimiliki.

Mereka mengetahui minat dan bakat dari masa-masa pelatihan yang Anda ikuti dengan jenjang waktu yang sudah ditentukan tersebut.

4. Jalur Karier Menjadi Lebih Pasti

Seperti yang diketahui bersama, tujuan dari pelatihan ini adalah untuk mencari karyawan yang nanti ditempatkan pada level manajemen. Maka karir Anda tidak akan mentok sampai Management trainee saja tetapi bisa lebih dari itu.

Tentunya dengan kerja keras yang dilakukan oleh Anda maka akan terbayar dengan karir yang lebih pasi dibandingkan karyawan yang tidak mengikuti management trainee.

5. Mendapatkan Ilmu yang Berhubungan dengan Kepimpinan

Seseorang yang ingin menduduki posisi management trainee biasanya dikarenakan ingin menjadi seorang pemimpin.

Karena memang dalam pelatihan-pelatihan tersebut akan diajarkan mengeni hal-hal yang berhubungan dengan kepemimpinan seperti kemampuan untuk berpikir kreatif, bekerja dalam tekanan, serta bisa bekerja sama dengan tim.

Skill yang Harus Dimiliki Seorang Management Trainee

Bagaimana masihkah Anda tetap ingin menduduki posisi sebagai management trainee?

Jika iya, cobalah cek skill dibawah ini! Apakah sudah sesuai dengan kriteria yang diterapkan untuk para management trainee?

  • Memiliki emotional intelligence, dimana calon pemimpin harus memilikihal ini agar bisa bersabar, berempati, dan tegar dalam situasi apapun.
  • Memiliki Kemampuan Bersosialisasi atau Interpersonal Skills, seorang management trainee wajib untuk memiliki hal ini karena Anda akan menjadi seorang pemimpin yang nantinya harus banyak berkomunikasi dengan tim dan juga klien atau mitra.
  • Memiliki Kemampuan untuk Berdiplomasi
  • Dalam dunia bisnis, seseorang pasti akan dihadapkan dengan situasi yang rumit serta memrlukan kemampuan diplomasi untuk bisa menyelesaikan masalah tersebut.
  • Flexible dan Terbuka akan ide-ide yang muncul dari tim atau orang lain
  • Memiliki sifat percaya diri untuk bisa menunjukkan ‘’kekuatan’’ perusahaan kepada klien ataupun orang lain.
  • Berpikir positif terhadap masalah-masalah yang dihadapi baik selama masa pelatihan ataupun setelahnya.
  • Memiliki sikap tenang ketika menghadapi tekanan, karena tekanan kerja management trainee pun cukup besar.
  • Memiliki kemampuan untuk menghadapi perubahan dan ketidakpastian. Seni untuk bisa menghadapi hal ini merupakan salah satu kemampuan yang memang sangat dicari oleh perusahaan.
  • Memiliki Kemampuan Memanaje Waktu.Sebagai seorang manajer, Anda akan dihadapkan dengan jobdesk untuk bisa mengatur deadline tim atau karyawan lain. Nah, sebelum mengatur waktu orang lain ada baiknya untuk diterapkan pada diri sendiri terlebih dahulu.

Tahapan Seleksi yang Harus Dilalui Management Trainee

Oke, ketika Anda sudah cukup percaya diri memiliki skill untuk menjadi seorang management trainee, langkah berikutnya yang bisa Anda lakukan adalah mengikuti tahap seleksi yang dilaksanakan oleh sebuah perusahaan, diantaranya adalah ;

1. Seleksi Administrasi

Seleksi ini meliputi, surat lamaran, ijazah, umur, status, pengalaman kerja, domisili, sertifikat keahlian, pas foto, fotokopi identitas, surat kesehatan dari dokter, dan akte kelahiran.

2. Seleksi Psikotes

Seleksi ini memiliki fungsi untuk mengenal watak dari seseorang seperti interest, attitude, personality, interest, dan juga intelijensinya.

Tes psikotes yang digunakan seperti tes wartegg dan menggambar, tes pauli, dan lain sebagainya.

3. Seleksi Bahasa Inggris

Tes ini tergantung kebijakan perusahaannya, ada yang melakukan seleksi tulisan dan juga lisan ataupun hanya mencantumkan sertifikat TOEFL saja.

4. Seleksi Focus Group Discussion (FGD)

Adalah seleksi Diskusi kelompok terarah untuk pengumpulan informasi suatu masalah tertentu yang sangat spesifik melalui diskusi. Pesertanya biasnaya para calon kandidat terpilih yang telah memenuhi seleksi di atas.

Dalam diskusi tersebut, Anda diharuskan berkomentar, berani mengeluarkan pendapat, dan lain sebagainya guna menemukan hasil diskusi yang lebih baik.

5. Seleksi Interview HRD

Pihak HRD dari perusahaan yang Anda lamar akan memberikan pertanyaan-pertanyaan lebih spesifik tentang pribadi, pekerjaan, dan lain sebagainya.

Baca juga : 6 Cara Melamar Kerja yang Bikin HRD Terkesan

Maka bersikaplah apa adanya dan buat HRD terkesan dengan jawaban-jawaban wawancara kerja yang dilontarkan.

6. Seleksi Tes Kesehatan

Ketika Anda melakukan tes kesehatan ini, bisa dibilang sudah 80 persen diterima. Namun, ada pula yang harus tersingkirikan karena hasil kesehatan yang tidak memuaskan.

Alangkah baiknya, sedari sekarang untuk menjaga kesehatan diri.

Tahapan-Tahapan seleksi di atas tidak sepenuhnya selalu ada, hal tersebut tergantung dari kebijakan pihak perusahaan.

Walaupun begitu, Anda harus bersiap-siap diri menyiapkan segala sesuatu yang ada di setiap seleksinya. Tunjukkan yang terbaik dan layak untuk mendapatkan pekerjaan sebagai management trainee.

Pengalaman yang Dirasakan Sebagai Manjemen Trainee

1. Proses Seleksi yang Panjang dan Melelahkan

Seperti yang telah dibahas di atas, ada beberapa tahapan seleksi yang harus Anda lakukan.

Terkadang jarak seleksi ke seleksi lainnya cukup lama. Anda harus bersabar dan mengikuti setiap prosesnya dengan baik. Tetapi jika sudah menduduki posisi tersebut akan sebandung dengan apa yang telah Anda korbankan selama ini.

2. Anda adalah Sang Juara yang Telah Menyisihkan Ribuan Peserta

Perekrutan management trainee ini biasanya diadakan oleh perusahaan besar, Biaya untuk perekrutan dan training pun cukup besar karena memang dibuka kesempatan selebar-lebarnya untuk semua orang.

Semua orang yang hadir tentunya akan bersaing menujukkan yang terbaik, bila berhasil, Anda adalah sang juara yang telah menyisihkan ribuan peserta.

3. Memiliki Banyak Teman

Ketika Anda mengikuti proses seleksi atau trainingnya tentunya ada banyak orang pula yang ‘’senasib’’ dengan Anda.

Mereka akan menjadi teman-teman yang setiap harinya bertemu dengan Anda. Orang-orang yang tadinya tidak saling mengenal menjadi saling mengenal satu sama lain.

Boleh jadi, Anda akan menemukan sahabat terbaik, teman main, atau bertemu dengan jodoh di tempat tersebut.

4. Mendapat Ilmu dan Gaji dan Training yang Diikuti

Jika biasanya seseorang yang mengikuti training harus membayar, kini ketika Anda di bagian management trainee, banyak ilmu yang bisa Anda dapatkan dengan gratis.

Tidak hanya itu, perusahaan pun mengaji atau membayar Anda saat mengikuti training tersebut.

5. Mendapatkan Pengalaman dan Ilmu yang Mumpuni

Ketika Anda mengikuti trainingnya, maka akan banyak pengalaman dan ilmu yang didapatkan.

Training-training tersebut akan diisi oleh orang-orang yang memiliki kapasitas terbaik dibidangnya.

Para mentor yang membimbing pun akan senantiasa memberikan arahan dan evaluasi pada Anda terutama melalui On Job Training dimana pengalaman yang luar biasa akan Anda dapatkan.

6. Karier Melesat dengan Baik

Para lulusan program management trainee nantinya akan ditempatkan pada asisten manajer atau selevelnya.

Tidak dipungkiri pula, Anda adalah future leader yang suatu hari nanti bisa menjadi direktur di perusahaan yang bergengsi tersebut.

7. Tidak Boleh Bertindak Semena-mena karen Belum Menjadi Karyawan Tetap

Selama masa training ada baiknya untuk bisa menjaga sikap dan menjaga performa Anda agar lebih baik lagi.

Karena bila Anda melakukannya tindakan yang seharunya bisa merugikan diri sendiri yaitu dikeluarkan atau diberhentikan atas tindakan yang dilakukan.

Oleh karena itu, jagalah sikap Anda sebaik mungkin, tunjukkan prestasi dan kemampuan yang terbaik yang dimiliki oleh Anda.

8. Harus Siap Membayar Penalti Apabila Behenti Ditengah Jalan

Ini adalah resiko yang harus dipertimbangkan. Status Anda ketika mengikuti training adalah karyawan kontrak dengan masa kontrak yang telah disepakati saat penandatanganan.

Maka dari itu, ketika Anda berhenti ditengah jalan harus siap untuk membayar penalti dengan jumlahnya yang bisa mencapai ratusan juta rupiah.

Tentunya, uang ratusan juta rupiah bukan nominal yang sedikit, Anda harus mempertimbangkan hal tersebut.

Bahkan ada juga perusahaan yang membuat peraturan agar karyawannya tidak menikah terlebih dahulu sebelum masa training berakhir.

9. Siap Ditempatkan Dimana Saja

Untuk Anda yang memiliki jiwa petualang atau sering traveling, pastinya hal tersebut akan menjadi sesuatu yang menyenangkan.

Akan ada pengalaman baru yang dirasakan saat Anda harus bekerja di cabang perusahaan yang ada di daerah lain.

Nah, penglaman dan mental inilah yang harus dijaga dan juga ditumbuhkan agar siap untuk ditempatkan dimana saja.

Penutup

Nah, itulah dia informasi mengenai management trainee. Semoga bermanfaat untuk Anda yang memang ingin menduduki posisi tersebut. Jika ada yang tidak sesuai dengan hati nurani, alangkah lebih baik untuk mencari posisi lain. Semoga bermanfaat.