10 Kebiasaan yang Harus Dihindari Saat Presentasi

Bagi sebagian karyawan, terutama pemimpin divisi di perusahaan Anda, presentasi adalah kegiatan yang wajib untuk dilakukan.

Dalam persentasi ini Anda akan berhadapan dengan banyak orang, baik bos perusahaan, manager, rekan karyawan lain, maupun klien dari perusahaan, yang tujuannya adalah untuk memberikan infomasi atau untuk mempengaruhi mereka.

Maka dari itu, karena presentasi ini bersifat hal yang penting, setiap karyawan yang akan presentasi dituntut untuk ‘’sempurna’’ ketika melakukan hal tersebut.

Tetapi yang terpenting, Anda harus bisa menyampaikan informasi yang hendak diberikan pada semua orang.

Walaupun begitu, ada beberapa hal yang harus dihindari ketika Anda presentasi karena biasanya bisa mempengaruhi performance ataupun kesempurnaan ketika menyampaikan materi presentasi tersebut.

Lalu, hal-hal apa saja yang harus dihindari? Berikut ulasannya !

1. Membagikan Materi Sebelum Presentasi Dimulai

Kebanyakan orang yang akan presentasi baik karyawan, trainer, atau pembaca lainnya, akan membagikan materi atau handout sebelum presentasi dimulai.

Ternyata hal tersebut adalah sesuatu yang harus dihindari karena Audiens tidak akan fokus pada materi yang Anda sampaikan saat presentasi.

Maka dari itu, sebaiknya untuk tidak memberikan materi handout kepada audiens sebelum presentasi.

Jangan lupa koordinasikan pula dengan panitia setempat untuk membagikannya setelah presentasi selesai.

Oleh karena itu, konsekuensi yang dilakukan ada buatlah presentasi beserta slide yang bisa memukau mereka sehingga bisa fokus mendengarkan informasi yang akan disampaikan.

2. Melakukan Humor dengan Berlebihan

Ingin menciptakan suasana presentasi yang santai dan nyaman itu memang diharuskan. Karena biasanya baik penyaji maupun audiens akan menikmati presentasi tersebut dan materi bisa diterima dengan baik.

Setiap penyaji memiliki cara yang berbeda-beda ketika akan mencairkan suasana dan tidak membuat mereka mengantuk, yaitu lewat permainan maupun humor.

Tetapi, jika Anda ingin mencairkan suasana dengan humor, alangkah lebih baik untuk tidak melakukannya dengan berlebihan,

Karena acara presentasi tersebut bisa menjadi acara lawak dimana audiens pun lupa dengan inti presentasi yang akan disampaikan.

Apalagi jika salah satu audiens adalah bos atau dewan direksi perusahaan, jika salah-salah kata dalam humor, presentasi atau karir Anda bisa jadi berhenti saat itu juga.

Ada baiknya dan sangat cerdas dilakukan apabila lontaran humor tersebut ada kaitannya dengan materi yang Anda presentasikan.

3. Datang Terlambat ke Tempat Presentasi

Memang pada umumnya, pemateri dalam presentasi akan selalu ditunggu oleh para audiensnya.

Budaya di Indonesia sendiri, acara dimulai tidak tepat waktu dan menunggu pemateri adalah sesuatu yang lumrah dan kerap acara pun selalu telat dilaksanakan 1-1,5 jam dari yang seharusnya.

Dengan kondisi seperti itu, jelas bukan menjadi sebuah permakluman untuk datang terlambat ke acara.

Anda harus bisa bersikap professional dengan menghadiri acara beberapa menit atau jam sebelum acara dimulai.

Datang tepat waktu atau sebelum acara dimulai bisa memberikan beberapa manfaat untuk Anda, yaitu bisa mempersiapkan materi presentasi ataupun mengulang materi tersebut sebelum banyaknya audiens.

Ketika Anda datng telah menghadiri presentasi, biasanya akan membuat gugup dan tidak bisa menyiapkan materi dengan maksimal.

Oleh karena itu, hindari untuk datang terlambat ke tempat presentasi, apalagi jika presentasi tersebut sesuatu yang berharga untuk karir Anda di masa yang datang.

4. Gugup Saat Presentasi

Kebiasaan yang Harus Dihindari Saat Presentasi

Perasaan gugup merupakan hal yang wajar saat presentasi. Bahkan orang yang sudah terbiasa untuk presentasi pun masih mengalami hal ini, hanya saja mereka sudah bisa mengatasinya dengan baik.

Perasaan gugup ini terjadi karena berbagai hal, bisa karena ditunjuk untuk presentasi mendadak, materi yang kurang lengkap, atau hal-hal yang bersikap teknis seperti laptop tidak mau menyala, mati lampu, hinggap peserta tidak menanggapi Anda saat menyajikan presentasi.

Atau bisa juga karena anda tidak terbiasa berbicara di hadapan umum, jika iya, anda bisa membaca tentang 10 cara mengatasi takut berbicara di depan umum disini.

Karena itu selain menyiapkan materi presentasi, hal lain yang harus disiapkan pula adalah mental untuk menangangi perasaan gugup.

Jika Anda gugup karena hal teknis, berusahalah untuk bersikap tenang karena biasanya panitia atau petugas setempat akan segera menangani.

Anda hanya butuh jeda beberapa menit sampai situasi normal kembali.

Jika Anda gugup karena peserta bersikap acuh, maka saatnya ‘’beraksi’’ dengan ice breaking, bisa permainan, cerita humor, dan lain sebagainya.

Buatlah mereka tertarik pada Anda sehingga bisa fokus untuk memperhatikan presentasi yang disampaikan.

5. Jangan Menghindari Kontak Mata dari Audiens

Ketika melakukan presentasi, hal lain yang harus dihindari adalah jangan menghindari kontak mata dengan para audiens.

Jika hal tersebut Anda lakukan, bisa memperlihatkan rasa tidak percaya diri, tidak siap, bahkan gugup.

Maka dari itu, lakukan kontan mata dengan audiens secara benar, yaitu dengan melihat bagian tubuh tepat diatas mata atau bagian dahi bawah.

Kontak mata merupakan salah satu bentuk perhatian Anda terhadap audiens yang mau mendengarkan presentasi.

Oleh karena itu, hargai mereka dengan melakukan kontak mata. Boleh jadi, ada beberapa orang yang melakukan hal ini karena malu dan sangat gugup.

Tetapi, percayalah ketika Anda sudah menguasai materi dan berlatih sebelumnya, hal tersebut bisa membuat Anda tampil percaya diri.

6. Jangan Terlalu Fokus Pada Slide atau Laptop Saat Presentasi

Berikutnya, hal yang harus dihindari ketika presentasi adalah jangan terlalu foku pada slide atau laptop.

Jika Anda terlalu fokus pada hal tersebut, maka yang terjadi adalah audiens tidak memperhatikan Anda dan fokus pada kegiatan lain sehingga materi tidak akan tersampaikan dengan baik pada mereka.

Tidak hanya itu, presentasi Anda pun bisa dianggap gagal karena Anda tidak menguasai materi.

Hal tersebut juga bisa dianggap tidak sopan karena Anda tidak menghargai orang-orang yang datang untuk menghadiri presentasi.

Tentunya, dari hal tersbeut juga bisa terlihat, mana pemateri yang biasa melakukan presentasi dan pemateri pemula yang baru mengalami hal tersebut.

7. Menggerakkan Badan dengan Berlebihan

Boleh jadi, masih ada pemateri ketika presentasi sadar atau tidak menggerakan badannya dengan berlebihan.

Pada dasarnya, setiap pemateri atau penyaji memang tidak diperkenankan pula untuk terlihat kaku bahkan tanpa ekspresi sama sekali, karena hal itu akan membuat audiens bisa melihat presentasi Anda.

Tetapi, jangan pula menggerakkan badan dengan berlebihan, seperti menggaruk-garuk kepala atau bagian tubuh lain yang sensitif.

Ketika melakukan hal tersebut, berarti menunjukkan bahwa Anda adalah orang yang tidak menguasai materi presentasi dan boleh jadi sangat terlihat tidak percaya diri.

Boleh jadi, ada yang menyangkan bahwa Anda orang yang tidak sopan dan professional ketika bekerja.

Terlihat kaku seperti patung memang tidak baik pula, namun bukan berarti harus menggerakan seluruh badan dengan berlebihan.

8. Melakukan Hal-Hal yang Tidak Penting

Ketika Anda presentasi, hindari untuk melakukan sesuatu yang tidak penting, seperti memasukkan tangan ke saku, memainkan pulpen, memegang kancing, membungkukan badan, dan lain sebagainya.

Boleh jadi hal ini terlihat sepele, namun jika sering dilakukan akan membuat audiens sangat terganggu.

Hal di atas juga bisa menciptakan kesan yang tidak percaya diri atau bisa jadi sesuatu yang tidak sopan dan tidak layak untuk dilakukan.

Baca juga : Bagaimana menemukan bakat dan kemampuan diri?

Oleh karena itu, solusi yang bisa Anda lakukan adalah rekam diri Anda saat presentasi, kemudian lakukan evaluasi. Atau bisa meminta pendapat orang lain tentang penampilan untuk kemudian bisa diperbaiki di presentasi selanjutnya.

9. Hanya Berdiri di Satu Tempat Selama Presentasi Berlangsung

Kebiasaan lainnya yang harus dihindari adalah berdiri di satu tempat selama presentasi berlangsung. Apalagi jika posisi berdiri Anda adalah di pojok ruangan yang mana selalu disimpan tempat laptop untuk presentasi.

Perlu diingat, Audiens yang menonton Anda pastinya banyak dan tersebar di ruangan. Jika Anda fokus di pojok saja, audiens akan merasa tidak dihargai dan diperhatikan sehingga mereka pun lebih memilih untuk meninggalkan tempat karena bosan.

Ketika Anda dieprcaya untuk menyampaikan sesuatu, maka gunakan kesempatan tersebut dengan baik. Presentasi tersebut adalah panggung Anda sehingga buatlah orang-orang terkesima dengan hal itu.

Agar hal tersebut tidak terjadi lagi yang perlu dilakukan adalah seharia sebelum acara, Anda bisa mengecek ‘’panggung’’ atau tempat untuk presentasi. Setelah terbayang, hal yang perlu dilakukan adalah berlatih cara berjalan dan menyapa para audiens Anda

10. Mengakhiri Presentasi dengan Buruk

Setiap audiens tentunya tidak akan bisa mengingat semua apa yang dibicarakan walaupun mereka mencatatnya. Biasanya moment terbaik dan moment yang akan diingat mereka adalah pada sesi akhir presentasi, yaitu sesi inti atau kesimpulan dari presentasi tersebut.

Oleh karena itu, jika Anda mengawali presentasi dengan performa yang baik, maka untuk mengakhirinya pun harus dengan yang baik.

Sayangnya, masih banyak yang mengabaikan hal ini sehingga sesi akhir pun ditutup dengan buruk atau kurang baik.

Jika hal ini dilakukan, bisa berdampak pada audiens itu sendiri dimana mereka lupa dengan seluruh materi presentasi.

Baca juga : 35 Contoh Pertanyaan wawancara kerja dan jawabannya

Agar akhir presentasi tampil memukau, hal yang perlu Anda lakukan adalah menampilkan sesuatu yang luar biasa bahkan membuat surprise audiens, atau berilah mereka dengan kata-kat Mutiara atau quote yang mengugah sehingga mereka pun mengingat materi yang Anda sampaikan.

Presentasi biasanya sesuatu yang penting, karena itu persiapkan presentasi tersebut dengan sebaik mungkin. Berlatihlah jika hal itu sangat diperlukan agar apa yang ingin Anda sampaikan benar-benar bisa diterima dengan baik oleh para audiens.

Semoga informasi tentang 10 kebiasaan yang harus dihindari Karyawan Ketika Presentasi di atas bermanfaat untuk Anda.