5 Jenis Asuransi untuk Karyawan yang Harus Anda Miliki

Asuransi karyawan. Keberadaan asuransi saat ini tengah diminati masyarakat luas terutama oleh para pekerja atau karyawan. Asuransi karyawan dapat membantu perencanaan keuangan untuk masa depan, sehingga bisa terjamin dengan baik walaupun Anda bukan seorang pegawai negeri sipil.

Asuransi yang harus dimiliki karyawan ini memiliki banyak macamnya. Karyawan tersebut boleh memililh salah satu ataupun hanya beberapa saja sesuai dengan kemampuan.

Tetapi jika dilihat dari kebermanfaatan asuransi sendiri, para karyawan yang bekerja harus memiliki 5 jenis asuransi. Hal ini dimaksudkan agar para karyawan sendiri memiliki jaminan terbaik selama mereka bekerja.

Dengan membuat asuransi pun berarti Anda telah melakukan perlindungan bagi diri sendiri. Tak perlu khawatir akan asuransi itu sendiri karena memang telah diawasi dan disetujui oleh Otoritas Jasa Keuangan atau OJK.

Lalu, 5 asuransi apa sajakah yang harus dimiliki oleh seorang karyawan tersebut? Yuk, simak bersama pemaparannya di bawah ini!

Mengenal Macam-macam Asuransi yang Harus Dimiliki Karyawan

1. Asuransi Karyawan untuk Kesehatan

Jenis asuransi untuk karyawan
Jenis asuransi untuk karyawan

Produk asuransi kesehatan ini tergolong banyak peminatnya. Karena seperti yang diketahui bersama, kesehatan merupakan hal yang terpenting dalam kehidupan. Sehingga bila seseorang mengalami gangguan dalam kesehatan, akan menjadi penghambat bagi pekerjaannya.

Oleh karena itu, setiap karyawan harus memiliki asuransi kesehatan ini. Keuntungan yang didapatkan apabila menggunakan asuransi kesehatan adalah biaya untuk berobat mulai dari fasilitas rawat inap, operasi, obat, sampai biaya kontrol.

Baca juga : 10 cara menghemat biaya hidup dengan gaji yang ada

Biaya yang dicover biasanya setengah dari harga ataupun bisa sepenuhnya tergantung dari produk asuransi kesehatan itu sendiri.

Sebenarnya aturan untuk menjamin kesehatan karyawan ini memang telah ditetapkan dalam undang-undang bagian hak dari pekerja. Oleh karena itu, para perusahaan akan memberikan tunjangan lewat program pemerintah atau bekerja sama dengan asuransi.

Hanya saja tak semuanya mendapatkan karena memang tergantung kebijakan perusahaan. Biasanya tunjangan tersebut juga diberikan kepada karyawan senior atau yang memang sudah bekerja lama.

Biasanya asuransi yang umum di gunakan oleh perusahaan biasanya adalah asuransi dari BPJS kesehatan, anda bisa mendaftarnya di sini.

Maka dari itu, ketika Anda diterima bekerja dalam sebuah perusahaan tanyakan pula tentang tunjangn yang didapat. Apabila belum ada tunjangan kesehatan, maka bisa membuat asuransi kesehatan di tempat lain.

2. Asuransi Jiwa Bagi Karyawan

Asuransi berikutnya yang harus dimiliki oleh seorang karyawan adalah asuransi jiwa. Asuransi ini tergolong penting untuk dimiliki terutama bila Anda seorang tulang punggung keluarga.

Asuransi jiwa ini akan diberikan ketika seseorang meninggal dunia. Maka ahli waris berhak menerima asuransi tersebut sesuai dengan besarnya premi yang dibayarkan.

Baca juga : Daftar 7 Perusahaan asuransi terbaik di Indonesia

Dewasa ini, banyak pula para pekerja yang diberikan fasilitas tunjangan asuransi jiwa oleh perusahaan. Hanya saja, besaran jumlah yang diterima tidak terlalu besar sehingga bila tidak puas boleh membuat asuransi tersebut di tempat lain.

Adapun hal-hal yang harus diketahui ketika Anda membuat asuransi jiwa adalah sebagai berikut :

  • Nama ahli waris, dimana Anda harus menuliskannya dengan jelas. Baik itu istri, anak, sanak saudara dan lain sebagainya.
  • Besarnya premi yang dapat dibayarkan
  • Nilai besarnya tanggungan
  • Waktu atau lamanya membayar produk tersebut
  • Jenis asuransi jiwa seperti wholelife (seumur hidup), endowment, atau term.

3. Asuransi Aset, Jika Anda Sebagai Karyawan Ingin Mengasuransikan Aset Anda

Semua pasti sepakat bahwa rumah adalah aset yang berharga bagi setiap orang. Setiap tahunnya pun harga rumah mengalami kenaikan yang signifikan, sehingga belum tentu banyak orang yang mampu untuk membelinya.

Oleh karena itulah setiap karyawan yang bekerja harus memliki asurasi aset guna melindungi aset rumahnya dari kerusakan, terjadi bencana, dan lain sebagainya.

Banykanya karyawan yang mengasuransikan aset ini membuat para perusahaan asuransi berlomba-lomba bekerja sama dengan perusahaan. Karena belum banyak perusahaan yang memberikan tunjangan asuransi aset tersebut.

Selain rumah, ada pula yang mengasuransikan kendaraannya. Jadi, ketika kendaraan tersebut hilang atau rusak pihak asuransi pun akan menggantikannya.

4. Asuransi Karyawan Berupa Pendidikan

Seperti yang diketahui bersama, biaya pendidikan di negeri ini setiap tahunnya pun mengalami kenaikan. Terlebih jika menginginkan anak Anda sekolah di tempat terbaik yang memiliki biaya cukup mahal.

Oleh karena itu, sebagai karyawan pun Anda harus memiliki asuransi pendidikan ini guna mendapatkan pendidikan yang baik dan layak.

Saat ini, untuk pembayaran biaya premi pendidikan pun ada yang membebankannya kepada perusahaan. Sehingga Anda tak perlu khawatir lagi untuk memikirkan biaya tersebut. Namun, besarnya pembayaran tersebut tergantung kebijakan perusahaan tempat Anda bekerja.

Baca juga : 5 Kampus terbaik khusus karyawan

Jika memang di perusahaan Anda tidak diberikan tunjangan tersebut tak perlu khawatir. Karena, Anda bisa menghubungi langsung agen-agen asuransi di daerah Anda yang memang menyediakan produk tersebut.

5. Asuransi Pensiun, Bagi Karyawan yang Sudah tidak Bekerja

Bagi seorang pegawai negeri sipil, pastinya dana pensiun tersebut akan didapat dikarenakan haknya karena telah mengabdi pada negara.

Sedangkan untuk para karyawan swasta, hal tersebut belum tentu didapat mengingat kebijakan perusahaan dan eksistensinya di masa depan.

Oleh karena itu, asuransi pensiun ini sangat harus dimiliki oleh karyawan untuk menjamin hari tua atau pensiun di masa yang akan datang.

Setidaknya dengan menyiapkan dana pensiun tersebut, masa tua Anda tidak akan lagi diisi dengan harus mencari pekerjaan yang berat. Namun, tinggal menikmati hasil kerja keras Anda selagi muda.

Baca juga : 13 Pekerjaan yang cocok setelah Anda pensiun menjadi karyawan

Jikalau di masa tua nanti Anda tidak bisa menikmatinya, maka anak atau cucu Anda lah yang akan menerima manfaat tersebut. Tentu saja, mereka akan sangat berterima kasih pada Anda yang memang tengah memikirkan masa depan yang lebih baik.

Mengenal Ciri Penyedia Jasa Asuransi yang Benar

Di Indonesia penyedia jasa asuransi ini sudah banyak sekali, hal tersebut seiring dengan sadar masyaraktnya akan manfaat dari asuransi itu sendiri.

Tetapi, walaupun banyak dan beragam jenisnya, tetap saja harus waspada dan mengenai lebih jauh ciri dari penyedia jasa asuransi tersebut.

Loading...

Saat ini untuk bisa mengenal penyedia jasa asuransi mudah, Anda bisa memulainya dari hal berikut ini:

1. Alamat Kantor yang Jelas

Pastinya setiap orang akan menanyakan letak lokasi dari penyedia jasa asuransi tersebut. Karena hal tersebut berhubungan dengan pembayaran premi dan juga pengambilan premi dari nasabah.

Oleh karena itu, cari tahu letak lokasi kantor asuransi dan juga cabang-cabangnya yang berada di dalam maupun luar kota.

Biasanya para agen akan menyebar ke setiap kantor, perumahan, mall dan lain sebagainya. Sehingga menanyakan alamat kantor tersebut sangatlah wajar dan memang harus mengetahuinya.

2. Produk yang Ditawarkan Jelas

Selain harus mengetahui alamat kantor yang jelas, para calon pengguna asuransi perlu mendapatkan informasi mengenai produk yang jelas.

Artinya, ketika ingin mengambil produk tersebut Anda merasakan manfaat yang luar biasa dari produk tersebut. Selain itu Anda pun mengetahui tentang hak dan kewajiban yang bisa Anda lakukan sebagai nasabah asuransi tersebut.

Sebelum mengambil produk asuransi tersebut, pastikan Anda mengetahui seluk beluk serta tujuannya. Agar di kemudian hari tidak merasa dirugikan.

Seperti yang telah dibahas di atas, sebagai karyawan sebaiknya mengambil produk yang benar-benar dibutuhkan oleh Anda ataupun keluarga.

3. Memiliki Tanggungan Asuransi yang Detail dan Terperinci

Setelah Anda mengetahui produk yang dimiliki asuransi tersebut. Langkah berikutnya adalah mengetahui secara detail jumlah tanggungan asuransi tersebut.

Pengelola jasa asuransi yang benar pastinya akan memberikan sebuah tanggungan asuransi yang terperinci. Hal tersebut dimaksudkan agar calon nasabah bisa dengan leluasa membayarkan tanpa takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Bila ada pihak asuransi yang tidak memberikan secara detail maka perlu dicurigai. Dan sebaiknya tidak mengambil produk tersebut karena akan menimbulkan kerugian.

4. Gampang berkonsultasi dengan Agen Asuransi

Ciri dari asuransi yang benar adalah setiap agen yang bertugas mencari nasabah, gampang untuk diajak berkonsultasi mengenai produk yang ditawarkannya.

Bisa saja di tengah perjalan calon nasabah Anda ingin menambah atau beralaih jenis asuransi. Maka, dari itu setiap agen asuransi harus mudah dihubungi dan melayani nasabah tersebut dengan baik kapan pun dan dimana pun.

Apabila agen asuransi tersebut keluar dari pekerjaan, maka wajib memberitahukan kepada nasabah. Hal ini untuk menjaga nama baik perusahaan dan agen itu sendiri.

5. Biaya Premi Tidak Terlalu Berat

Asuransi yang perlu Anda ambil produknya adalah yang memang memiliki biaya premi tidak terlalu berat atau disebut pula premi ringan.

Dengan begitu, pembayaran produk yang dibayarkan setiap bulan tidak akan terasa memberatkan karena sudah sesuai dengan standar produk premi yang dipilih oleh nasabah.

Premi ringan yang dimaksud disini bukan berati premi yang murah. Namun sesuai dengan pembayarana premi produk yang dibayarkan.

Baca juga : 10 tips memilih asuransi kesehatan yang sesuai dengan Anda

Dan hal tersebut sudah menjadi standarisasi tersendiri bagia setiap penyedia asuransi yang ada di Indonesia.

Pembagian Asuransi

Berdasarkan pembagiannya sesuai dengan aturan pemerintah Indonesia, Maka asuransi ini terbagi dalam dua bagian:

1. Asuransi Konvensional

Asuransi yang dikelola secara umum, artinya perusahaan asuransi dapat bekerja dari mulai pengumpulan dana, pengelolaan, dan juga resiko yang ditanggung.

Hanya saja asuransi yang dikelola secara konvensional ini lebih rentang terjadi kecurangan. Sehingga banyak merugikan nasabah.

Namun, tak perlu khawatir karena perusahaan asuransi yang benar dan tereprcaya akan melakukannya secara profesional. Selain itu, asuransi konvensional ini lebih banyak menyedikan fasilitas yang bervariasi.

2. Asuransi Syariah

Sesuai dengan namanya, asuransi pastinya dikelola berdasarkan syariat Islam. Karena itu, asuransi syariah ini dapat dijalankan secara tolong-menolong.

Oleh karena itu, asuransi syariah ini hanya mengelola pada bagian dana saja. Kelebihan yang ada pada asuransi syariah ini adalah tiap peserta dapat memberikan jaminan hingga membyar premi dimaksudkan untuk bisa menanggung resiko dengan bersama.

Jenis-Jenis Asuransi

Asuransi karyawan

Selain jenis-jenis asuransi yang ada di atas, Anda pun wajib untuk mengetahui jenis asuransi yang lain. Hal ini dimaksudkan untuk bisa menambah pengetahuan Anda akn jenis-jenis asuransi yang ada.

Tentunya setelah mengetahui jenis asuransi yang lain, Anda berhak untuk menambah atau tidak sama sekali. Adapun jenis asuransi yang dimaksud adalah sebagai berikut:

1. Asuransi Bisnis

Untuk bisa melindungi bisnis Anda dari bencana alam atau hal lain yang dapat merugikan bisnis tersebut. Asuransi ini sangat cocok untuk para penguasaha yang memang baru atau sudah alam merintis.

2. Asuransi Perjalanan

Selain perjalanan bisnis, asuransi ini bisa digunakan untuk Anda yang hobi traveling. Tentunya dengan asuransi ini bisa memproteksi diri agar bisa dilindungi dari hal-hal yang berbahaya.

3. Asuransi Disabilitas

Untuk Anda yang bekerja di bidang yang cukup berat dan berisiko. Sebaiknya mengambil asuransi ini, guna bisa memberikan bantuan jika ada klien yang bekerja dan mengamli kecelakaan sehingga dia menjadi seorang difabel.

Baca juga : Cara dan Prosedur Pencairan BPJS Ketenagakerjaan yang Benar

Penutup

Dalam hidup pastinya selalu memiliki banyak resiko untuk dihadapi. Kerugian tersebut tak hanya diri sendiri yang menanggung, namun jika Anda seorang kepala rumah tangga pasti akan berdampak pada keluarga.

Oleh karena itu, manfaatkanlah fasilitas dari asuransi tersebut untuk masa depan Anda yang lebih baik. Jangan takut, karena saat ini banyak perusahaan asuransi yang sudah terpercaya.

Demikianlah pembahasan mengenai 5 asuransi yang harus dimiliki oleh seorang karyawan semoga bermanfaat.