10 Cara Menghilangkan Sifat Egois Sehingga Disukai Banyak Orang

cara menghilngkan sifat egois

Cara menghilangkan sifat egois. Pada dasarnya egois itu merupakan sifat yang tumbuh alami dari dalam diri setiap manusia. Karena tumbuh alami, terkadang manusia itu sendiri tidak menyadari akan sifat egois tersebut.

Dalam filsafat kuno pun dijelaskan bahwa musuh terbesar seseorang ada diri sendiri karena dalam dirinya terdapat sifat buruk seperti amarah, dendam, iri, benci, dan juga egois. Karenannya sangat sulit melawan ‘’musuh’’ dalam diri sendiri.

Cara menghilangkan sifat egois memang tidak menggunakan pil, kapsul, atau resep dokter lainnya. namun begitu, bukan suatu hal yang mustahil untuk dihilangkan. Karena Anda bisa melakukan cara yang akan dipaparkan di bawah ini mengenai 10 cara menghilangkan sifat egois. Dan berikut ulasannya!

Langkah Cara Menghilangkan Sifat Egois

Setelah mengetahui tipe-tipe egois, maka untuk menghilangkan sifat tersebut bisa melakukan cara berikut ini;

1. Intropeksi Diri

Cara Menghilangkan Sifat Egois

Cara pertama untuk menghilangkan sifat egois adalah dengan intropeksi diri. Tentunya, Anda membuka artikel dengan tema egois ini karena memang menyadari ada sesuatu yang tidak benar pada diri Anda, bukan?

Entah itu karena orang-orang di sekitar menjauhi Anda, atau melihat perubahan sikap mereka yang membuat berpikir untuk mengubah diri.

Baca juga : 10 Penyebab konflik di tempat kerja dan cara mengatasinya

Maka dari itu, mulailah dari intropeksi diri dimana Anda bisa minta pendapat orang-orang terdekat untuk membantu ‘’menilai’’ kepribadian Anda.

Jika mayoritas orang-orang di sekitar Anda menyuarakan hal yang sama, yaitu terlalu dominannya sifat egois dalam diri, maka langkah yang bisa Anda lakukan adalah mengubahnya.

Berubah dengan cara perlahan-lahan namun konsisten dengan bantuan orang-orang yang Anda percayai.

2. Mengetahui Penyebab dari Sifat Egois

Setelah intropeksi, langkah berikutnya yang bisa dilakukan untuk menghilangkan sifat egois adalah dengan mengetahui penyebabnya.

Anda harus mengetahui darimana sifat tersebut muncul. Boleh jadi sifat tersebut terbentuk sejak Anda kecil ketika berbuat kesalahan tidak ada yang memarahi sehingga tidak pernah tahu mana yang benar dan mana yang salah.

Contoh kasus lalin seperti takut kalah mengikuti kompetisi sehingga melakukan berbagai cara untuk bisa memang tanpa memperdulikan keadaan di sekitar Anda.

Hal ini juga bisa terjadi karena seringnya dipenuhi keinginan Anda tanpa mengetahui tanpa mengerti kesusahan orang lain.

Jika sudah mengetahui penyebabnya, maka akan lebih mudha untuk menghilangkan sifat egois tersebut.

3. Menerima Kritikan dari Orang Lain

Banyak yang berujar, bahwasannya kritikan adalah ‘’pil’’ pahit bagi semua orang. Tetapi, walaupun layaknya sebuah obar, jritikan bis amenjadi ‘’penyembuh’’ jiwa untuk bisa lebih baik lagi.

Memang pada dasarnya, setiap orang tidak mau dan tidak suka untuk dikritik. Terlebih jika memiliki sifat egois, pastinya menerika kritikan tersebut akan ditanggapi dengan emosi.

Karena pada dasarnya orang yang memiliki sifat egois, selalu merasa paling benar sendiri dan menolak ‘’kebenaran’’ tersebut.

Nah, karena tujuan Anda saat ini ingin menghilangkan sifat egois, maka terimalah kritikan dari orang lain tersebut. Boleh jadi, kritikan tersebut bisa membuat Anda menjadi pribadi yang lebih baik lagi dikemudian harinya.

4. Mulai Menumbuhkan Rasa Empati

Ketika Anda sudah mengetahui penyebabnya dan mulai untui intropeksi diri maka langkah berikutnya adalah mulai menumbuhkan rasa empati.

Menumbuhkan empati tersebut bisa dimulai dengan meluangkan waktu untuk orang lain atau bisa juga menyisihkan harta kita untuk orang-orang yang membutuhkan.

Jika harta tidak dimiliki, cara ampun yang bisa dilakukan adalah dengan mendengarkan curhatan orang lain. Terkadang, seseorang pun hanya ingin didengarkan tak perlu diberi nasihat.

Jika Anda bisa memulainya dari hal yang terkecil, maka selanjutnya akan mudah untuk menghilangkan sifat egois tersebut.

5. Berprasangka Baik Terhadap Orang lain

Seseorang yang memiliki sifat egois, selalu dihantui dengan pikiran yang buruk mengenai orang-orang yang ada disekitarnya. Karena itulah, seorang egosi akan lebih dulu memikirkan dirinya dibandingkan memikirkan orang lain.

Maka dari itu, jika ingin menghilangkan sifat egois dalam diri cobalah untuk berprasangka baik pada orang lain.

Dengan selalu prasangka baik, orang-orang pun akan merasa nyaman didekat Anda. Perlahan sifat egois pun akan hilang.

Selain bisa menghilangkan sifat egois, berprasangka baik pun bisa membuat perasaan Anda lebih tenang dan lebih senang menjalani hidup.

6. Berhenti Membandingkan dengan Orang Lain

Seseorang yang memiliki sifat egois akan selalu merasa tidak puas dan terus membandingkan diri dengan orang lain.

Jika hal tersebut terus dipelihara, maka tidak akan ada rasa bahagia, selalu tertekan, dan dipenuhi oleh amarah.

Maka dari itu, cara ampuh berikutnya untuk menghilangkan sifat egois adalah dengan berhenti membandingkan diri dengan orang lain.

Yakinlah, bahwa Tuhan memberikan sesuatu sesuai dengan kemampuannya. Dan yang lebih penting, rezeki dari setiap orang pun sudah digariskan, maka selalu bersyukur atas apa yang Tuhan berikan pada Anda.

7. Berlatih untuk Bersabar

Seseorang yang memiliki sifat egois, akan terasa sulit untuk bersabar. Orang egois tersebut tidak mau menunggu orang lain demi kepentingan dirinya yang harus dipenuhi.

Padahal sikap sabar ini sangat diperlukan terlebih ketika dalam menjalani hidup ada hal-hal yang tidak sesuai dengan keinginan.

Maka dari itu, untuk menghilangkan sifat sabar ini mulailah dengan bersabar atas apa yang terjadi dalam hidup Anda terlebih jika hal tersebut tidak sesuai harapan.

Dengan berlatih untuk bersabar, maka Anda bisa dengan perlahan-lahan menghilangkan sifat egois.

8. Mulai untuk Membantu Orang lain

Setiap orang pasti memiliki masalah dan kesibukan. Tetapi, jangan sampai hal tersebut menjadi alasan untuk terus ‘’memelihara’’ sifat egois tersebut.

Maka dair itu, jika ingin menghilangkan sifat egois mulailah dengan membantu orang lain dan meringankan beban mereka.

Membantu orang lain pun banyak caranya, bisa dengan membantunya secara materi maupun moril. Dengan begitu, Anda telah mengurangi sifat egois yang bersemayam dalam diri.

Selalu yakin, apa yang Anda berikan untuk orang lain hakekatnya akan ‘’dibalas’’ oleh Tuhan Yang Maha Esa dengan kebaikan yang setimpal pula.

Percayalah, hidup dengan membantu orang lain akan jauh lebih bahagia dibandingkan hanya mementingkan diri sendiri.

9. Menambah Wawasan dan Upgrade Diri

Cara berikutnya untuk bisa menghilangkan sifat egois adalah dengan cara menambah wawasan dan mengupgrade diri.

Tentu saja wawasan tersebut akan bermanfaat dikemudian hari karena Anda memiliki pikiran yang terbuka dan juga tidak sempit dalam berpikir.

Wawasan yang lebih luas ini bisa mempengaruhi pemikiran Anda dari sudut pandang yang lain.

Bila hal ini tidak dilakukan, Anda masuk dalam pribadi egois yang tidak mau berkembang dan mengupgrade diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

10. Menahan Emosi

Seseorang yang egois, biasanya tidak bisa untuk menahan emosi karena sesuatu yang ada disekitarnya tidak sesuai ekspetasi.

Nah, jika emosi dalam diri tidak bisa ditahan karena keegoisan Anda, maka bisa dipastikan hidup pun tidak akan tenang karena dikelilingi ‘’musuh’’ yang selalu menganggu hidup Anda.

Baca juga : 10 cara menenangkan hati dan pikiran saat terkena masalah

Maka dari itu, cobalah untuk menahan emosi meskipun hal tersebut sangat tidak baik. Menahan emosi bukan berarti memendamnya tetapi pikirkan terlebih dahulu sebelum bertindak.

Mengenal Tipe-Tipe Sifat Egois

Setelah mengetahui tentang cara menghilangkan sifat egois, ada baiknya ketahui tipe-tipe dari sifat egois. Dengan begitu, Anda bisa melihat dan memahami cara seperti apa yang bisa digunakan untuk menghilangkan sifat egois tersebut.

Adapun tipe-tipe egois yang perlu Anda ketahui adalah sebagai berikut;

1. Egois Terhadap Agama yang Diyakininya

Artinya seseorang yang telah memilih keyakinan beragama sesuai dengan pilihannya, tetapi pada kenyataannya tidak mau mengamalkan atau melakukan ajaran agama tersebut.

Orang yang masuk dalam kategori egois ini, yaitu mereka egois pada dirinya sendiri dan tidak peduli dengan pahala ataupun hukuman yang diterapkan oleh Tuhannya.

2. Egois Karena Ingin Menang Sendiri.

Dalam sebuah pertandingan pasti hasil akhirnya adalah ada yang menang dan juga kalah. Tentunya ketika kita berkompetisi harus siap dengan hasil tersebut baik menang maupun kalah. Jangan mau sellau di atas tanpa diperoleh dari jalan tidak baik.

Hal ini juga berlaku untuk Anda terjun di dunia usaha, jangan sampa mau menang sendiri untuk meraup keuntungan padahal ada tim yang selalu membantu Anda.

Tentunya lebih baik untuk meraih kemenangan dengan cara yang baik dengan begitu orang-orang yang ada disekitar Anda pun menyukai sifat sportif yang selalu ada dalam diri.

3. Suka Mengatur Tapi Tidak Mau Diatur

Setiap pemimpin memang harus memimpin bawahannya. Tetapi, jangan pula menjadi pemimpin yang semena-mena karena jawaban tersebut tidak akan selamanya diraih. Ada kalanya Anda pun menjadi bawahan orang lain yang memang harus siap untuk diatur.

Jika seseorang sudah tidka mau diatur, maka bisa terjadi perseturuan yang makin memperkeruh suasana. Karenanya bukan teman yang didapat, melainkan musuh yang didapat.

4. Keras Kepala

Keras kepala seringkali disebut dengan kepala batu, yaitu orang tidak mau atau menerima masukan dari orang lain. Biasanya orang yang seperti ini juga memiliki sifat keras hati.

Seseorang yang sudah masuk tahap ini biasanya sangat sulit untuk berubah, siapapun yang mengingatkan tidak akan mempan karena sifat egoisnya sudah menyentuh hati yang sangat sulit untuk diubah.

Dia akan bertindak sesuai dengan apa yang dilihatnya, maka dari itu ia akan sulit memahami pikiran, perasaan, bahkan memksa orang lain untuk selalu mengikuti pendapatnya. Tak hanya itu, ia pun akan selalu mengedapankan kebutuhannya dibandingkan kebutuhan orang-orang yang ada di sekitarnya.

Sifat egois ini jika dibiarkan akan berakibat buruk pada hubungan sosial Anda, karena egois ini dalam kata serapan asing memiliki arti tidak peduli akan orang lain dan hanya mementingkan diri sendiri.

Bila hal ini terus dipelihara, bisa menimbulkan efek buruk pada diri manusia, yaitu menjadi manusia yang keras kepala, tidak ada rasa peduli, dan selalu ingin menang atau merebut sesuatu tanpa mengindahkan di sekitarnya.

Penutup

Semua cara di atas akan mudah dilakukan apabila dalam diri sudah ada kesadaran untuk mau berubah. Jangan kecewa dan patah semangat bila di sekitar Anda belum menerima sepenuhnya.

Maka dari itu, lakukan dengan perlahan ikuti komunitas atau lingkungan yang baik untuk bisa membantu Anda menghilangkan sifat egois tersebut.

Scroll to Top