10 Cara Menghemat Biaya Hidup dengan Gaji yang Ada

Menghemat biaya hidup

Bagaimana Cara Menghemat Biaya Hidup. Uang memang bukan sumber kebahagian utama, namun tanpa uang Anda pun tak bisa melakukan apa-apa. Artinya, setiap orang yang hidup memerlukan uang guna memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari.

Oleh karena itu, manusia yang ingin bertahan harus berusaha dan bekerja agar bisa menghasilkan pendapatan atau yang gaji. Pastinya, uang yang harus didapatkan tersebut adalah halal hasil kerja keras Anda sendiri. Pekerjan bisa berbagai macam, misalnya bekerja sebagai karyawan kantoran atau berbisnis.

Namun, dalam pencarian uang ini memang disesuaikan dengan kemampuan dan usaha dari setiap orang. Ada yang mendapatkannya banyak ada pula yang mendapatkannya sedikit. Baik banyak maupun sedikit tetap saja, harus hidup hemat agar Anda bisa memiliki masa depan yang cerah.

Tetapi bukan berarti orang yang mendapatkan penghasilan kecil dan terbatas tidak berhak untuk mendapatkan hidup yang layak atau cerah. Karena semua biasa diatasi serta diatur sesuai dengan kebutuhan.

Jika Anda ingin tetap survive dan bisa mendapatkan hidup yang layak dengan dana terbatas tentunya harus melakukan sebuah perencanaan yang lebih.

Kebanyakan orang yang mempermasalahkan ekonomi terbatas ini, lebih memilih mencari jalan pintas lain yang ternyata merugikan dirinya. Tentu saja, bila seseorang paham dan mengetahui ilmunya hal tersebut tidak akan terjadi.

Baca juga : Standar Gaji UMR Jakarta Terbaru

Oleh karena itu, dalam pembahasan berikut akan dibahas mengenai 10 Cara Menghemat Biaya Hidup dengan Gaji yang Ada. Dan berikut pemaparannya!

Langkah Cara Berhemat Agar Bisa Bertahan Hidup

1. Menuliskan Daftar Perencanaan Keuangan

Menghemat biaya hidup

Jika Anda ingin tetap bisa bertahan hidup dengan dana terbatas, maka langkah pertama yang harus dilakukan adalah membuat perencanaan keuangan. Perencanaan yang dimaksud bisa dilakukan dengan mengikuti langkah berikut ini:

  • Catat penghasilan Anda dalam sebulan. Baik itu penghasilan dari pekerjaan tetap maupun penghasilan pekerjaan lain. Hal ini untuk mempermudah Anda dalam membagi-bagi keuangan sesuai dengan kebutuhan.
  • Catat pengeluaran Anda dalam sebulan. Pencatatan pengeluaran bisa dimulai dari membayar sewa rumah membeli keperluan, biaya transportasi, tagihan listik, motor, dan sebagainya.
  • Dalam Pencatatan keuangan jangan lupa untuk selalu menyisihkan penghasilan untuk menabung.

2. Seleksi dalam Pengeluaran Keuangan

Setelah Anda membuat daftar catatan tersebut, langkah berikutnya adalah menyeleksi pengeluaran. Artinya setelah membuat daftar catatan tersebut harus ada evaluasi agar dana yang Anda miliki bisa digunakan untuk bertahan hidup.

Untuk menyeleksi pengeluaran tersebut bisa dimulai dari

  • Seberapa penting barang tersebut untuk dibeli?
  • Apakah masih ada barang lain yang bisa digunakan jika Anda tidak membeli barang tersebut?

Bila Anda sudah bisa menemukan jawaban yang tepat dan masuk akal. Maka langkah selanjutnya adalah menentukan daftar barang-barang yan memang harus dibeli pada bulan itu.

Jika belum memungkinan, barang-barang tersebut bisa Anda beli di lain waktu ketika memang sangat dibutuhkan dan diperlukan.

Tentunya untuk melakukan tahap ini perlu kebesaran hati dan pengendalian diri agar bisa melakukannya.

Baca juga : 15 Tips negosiasi gaji saat wawancara kerja

Untuk memudahkan Anda, bisa pula berdiskusi dengan anggota keluarga. Minta saran terbaik dari mereka dan bersama-sama untuk menyeleksi pengeluaran tersebut.

3. Mampu Membedakan Mana Keinginan dan Kebutuhan

Bila Anda ingin survive dengan dana terbatas maka cara berikutnya yang bisa Anda lakukan adalah mampu membedaka mana keinginan dan kebutuhan.

Cara ini merupakan langkah awal untuk bisa mengendalikan diri terhadap pengeluaran uang Anda.

Bila Anda sudah melakukan langkah ini, maka tahap berikutnya adalah mengecek kembali daftar list pengeluaran Anda sehingga bisa menuliskan daftar pengeluaran yang benar-benar dibutuhkan.

Adapun contoh nyata dalam membedakan antara keinginan dan kebutuhan adalah sebagai berikut:

  • Anda hobi membaca sehingga wajar sangat wajar untuk sering membeli buku. Tetapi bila Anda sedang menghemat, membeli buku tersebut bisa ditunda karena banyak penggantinya seperti meminjam buku di taman bacaan atau membaca di internet.
  • Bila Anda ingin makan diluar, carilah makanan yang bisa menghilangkan rasa lapar tersebut yaitu dengan membeli makanan berat. Bukan dengan membeli makanan ringan yang bisa membuat Anda lapar kembali dengan selang waktu yang cepat.
  • Ketika Anda di salon, segera luruskan niat Anda hanya untuk memotong rambut bukan dengan melakukan perawatan lain yang sebenarnya belum dibutuhkan pada saat itu.
  • Anda harus pergi ke luar kota dimana kota tersebut dapat ditempuh dengan mengunakan pesawat, mobil, kereta. Maka untuk bisa menghemat pilihlah kendaraan yang disesuaikan dengan keuangan yang Anda miliki.
  • Budget untuk traveling ke luar kota atau negeri belum mencukupi, maka Anda bisa menggantinya dengan liburan di dalam kota atau negeri dengan budget yang seusai.

Artinya dalam menentukan kebutuhan dan keinginan ini, harus ada pembanding yang memang bisa menekan biaya hidup Anda agar bisa survive.

4. Cari Toko yang Selalu Mengadakan Program Diskon

Salah satu cara untuk bisa berhemat dan tetap bisa berbelanja kebutuhan sehari-hari adalah dengan mencari toko yang selalu mengadakan diskon. Hal ini perlu dilakukan mengingat toko diskon tersebut dapat membantu Anda dalam menghemat biaya hidup.

Biasanya yang sering melakukan promo diskon ini adalah toko-toko swalayan yang banyak menjual produk kebutuhan sehari-hari. Di setiap awal bulan mereka selalu membuat brosur yang berisikan promo-promo produk yang menggiurkan.

Oleh karena itu, tidak ada salahnya untuk Anda mencari tahu menyimpan brosur-brosue tersebut. Baru setelah membandingkan dan menemui toko yang pas, Anda bisa membeli barang-barang kebutuhan tersebut.

Selain promo yang bisa dilihat dari brosur, ada pula toko swalayan yang memberlakukan sistem kartu anggota. Apabila Anda mendaftar biasanya dikenakan diskon mulai dari 15-30 persen sesuai dengan kebijakan toko tersebut.

5. Menghemat Biaya listrik

Beban biaya listrik di negeri ini semakin hari semakin bertambah. Karena hal inilah, sering kali membuat sebuah rumah tangga harus memangkas biaya lain demi menutupi biaya listrik.

Tetapi bila dilihat dari perkembangan teknologi yang ada, biaya listrik naik tersebut dikarenakan semakin banyaknya penggunaan barang elektronik di rumah. Sehingga memerlukan biaya yang lebih untuk membayarnya.

Baca juga : 11 jenis investasi terbaik saat menjadi karyawan

Oleh karena itu, untuk bisa menghemat biaya listrik dan Anda bisa survive maka harus melakukan langkah-langkah berikut ini:

  • Kurangi menonton televisi, apabila televisi tidak ditonton sebaiknya segera dimatikan. Terlebih kurangi jumlah televisi di dalam rumah. Hal Ini pula bisa berdampak apada biaya listrik.
  • Jika cucian di rumah tidak terlalu banyak, sebaiknya tidak menggunakan mesin cuci.
  • Jika sudah menggunakan listrik untuk mengisi daya perangkat. Sebaiknya segera lepas dari colokan listrik karena akan membuat tagihan listik Anda membengkak.
  • Bila lampu di dalam atau luar ruangan tidak dipakai, sebaiknya segera untuk matikan lampu tersebut.

6. Kurangi Makan Di luar

Selain biaya listrik, biaya makan juga sangat berpengaruh terhadap pengeluaran Anda. Terlebih bahwa salah satu cara untuk bisa survive adalah Anda harus memiliki asupan makanan yang baik untuk bisa beraktivitas.

Oleh karena itu, Bila makan di luar masih ada dalam list perencanaan pengeluaran Anda sebaiknya dihilangkan atau dikurangi. Jika belum bisa menguranginya, cara yang bisa Anda lakukan adalah sebagai berikut :

  • Menu masakan yang dibuat dalam sepekan harus bervariasi dan juga sehat. Karena salah satu keinginan kuat untuk makan di luar adalah ingin mencoba makanan bervariasi.
  • Sediakan makanan siap saji di rumah untuk menghindari makan di luar aabila tidak sempat memasak.
  • Bila Anda hobi minum kopi di luar, sebiaknya mulai hari ini untuk bisa menguranginya. Karena biaya minum kopi di luar seringkali membuat pengeluaran menjadi boros.

7. Menghemat Biaya Transportasi

Selanjutnya adalah menghemat biaya transportasi. Bila Anda seorang pekerja atau mahasiswa, biaya transportasi ini patut untuk diperhitungkan karena kerap sekali membuat biaya pengeluaran membengkak.

Oleh karena itu ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk bisa menghemat biaya transportasi tersebut.

  • Bila Anda pengguna angkutan umum dan pengeluaran biaya transportasi masih mahal bisa menggunakan alternatif lain. yaitu membeli transportasi pribadi atau mengganti angkutan umum yang dipakai.

Misalnya, jika Anda pengguna angkot, maka bisa beralih ke transportasi bus yang biasanya biaya yang dikeluarkan tergolong murah. Bila bus tidak memungkinkan bisa pula menggunakan kereta.

  • Bila Anda penggunan kendaraan pribadi, usahakan untuk tidak mengambur-hamburkan bensin. Artinya pakailah kendaraan tersebut jika memang perlu bukan hanya sekedar jalan-jalan yang tidak jelas sehingga biaya bensin pun menjadi boros.
  • Anda perlu membandingkan antara pengeluaran transportasi pribadi dan transportasi umum. Karena keduanya bisa mempengaruhi biaya pengeluaran Anda.

Oleh karena itu, bandingkan dengan bijak agar misi Anda untuk berhemat dan survive dalam hidup bisa tercapai.

8. Mengurangi atau Menghilangkan Gaya Hidup yang Lain

Selain harus diperhatikan mengenai biaya listrik dan transportasi ada beberapa hal lain lagi yang perlu dikurangi atau dihilangkan. Terkadang hal tersebut masih dilakukan karena mengikuti tren kekinian yang sebenarnya belum cocok untuk Anda beli atau lakukan.

Contohnya saja seperti biaya olahraga yang cukup mahal padahal bisa melakukan olahrga lain yang lebih murah tanpa biaya. Contoh lain adalah membeli peralatan elektronik dapur padahal belum tentu untuk dipakai.

Kemudian budget membeli baju tiap bulan sebaiknya pun dikurangi. Dalam pembelian baju ini ada pula yang lebih memilih untuk menjahit karena selain murah model baju puns esuai dengan keinginan.

Baca juga : 13 Usaha yang cocok setelah Anda pensiun

Tetapi, tetap saja harus dibandingkan tentang biaya plus minusnya apabiila Anda menjahit atau membeli baju.

Setelah Anda mengurangi bahkan menghilangkan gaya hidup yang tidak perlu tersebut. Maka, Anda bisa mencatat ulang kembali pengeluaran keuangan untuk berhemat dan survive.

9. Berani Berkata Tidak untuk Sesuatu yang Tidak Perlu

Ketika Anda hidup bersosialiasi, pastinya kehidupan lingkungan tesebut akan mempengaruhi tingkah pola hidup Anda. Jika lingkungan itu baik dan membawa pengaruh positif tentunya harus Anda terima dan pertahankan.

Sebaliknya, apabila tidak membawa pengaruh yang baik maka Anda harus berani untuk mengatakan tidak dan juga menolaknya.

Contohnya seperti, teman-teman Anda seringkali memiliki sebuah kebiasan untuk menghambur-hamburkan uang. Sedangkan di sisi lain, Anda harus bisa berhemat agar bisa survive. Tentu hal ini merupakan seusatu yang bertolak belakang.

Oleh karena itu, dibutuhkan keberanian untuk mengatakan tidak agar Anda bisa tetap hidup berhemat.

Namun, pastinya akan selalu ada perasaan yang tidak atau kerap kali membuat prasangka lain dari teman Anda terhadap diri Anda. Jika itu terjadi, janganlah khawatir dengan contoh yang disebutkan di bawah ini bisa membuat Anda masih bisa berteman dengan mereka.

  • Bila diajak makan di luar dan Anda sedang berhemat, maka sikap Anda mengatakan yang sebenarnya. Ataupun ajak tawaran untuk mau makan di rumah walaupun dengan menu sederhana
  • Apabila Anda diajak untuk berbelanja, katakanlah bahwa barang tersebut belum dibutuhkan. Dan lagi-lagi katakan bahwa Anda pun sedang berhemat.

Jika mereka memaksa Anda untuk ikut dengan maksud hanya minta ditemani, boleh saja untuk menerimanya asalkan Anda harus bisa untuk menahan diri untuk tidak berbelanja.

10. Memanfaatkan Waktu Luang dengan Mencari Penghasilan Tambahan

Jika sekiranya, biaya gaji Anda masih kurang untuk kebutuhan hidup maka solusi lain yang bisa dilakukan adalah mencari penghasilan tambahan pada waktu luang.

Artinya, Anda bisa memanfaatkan waktu luang tersebut dengan bekerja paruh waktu atau berjualan online lewat sosial media sebagai bisnis sampingan. Atau bisa juga menjadi supir transportasi online apabila Anda memiliki kendaraan pribadi.

Semua itu dilakukan agar Anda bisa survive hidup dan tidak khawatir atas penghasilan yang didapat. Semakin banyak “kran” rezeki yang Anda buka maka akan semakin banyak pula rezeki yang Anda terima.

Penutup

Belajar dari manusia terdahulu yang bisa survive dengan fasilitas seadanya. Namun mereka bisa tetap hidup dengan mengandalakan apa yang tersedia di muka bumi.

Oleh karena itu, Anda yang sudah hidup di zaman modern pastinya akan selalu bisa untuk survive asalkan bisa mengontrol diri untuk tidak hidup dengan boros.

Namun, harus diingat hemat bukan berarti pelit. Anda tetap harus menyisihkan rezeki yang memang menjadi hak orang lain.

Karena dengan begitu, Tuhan tak akan membiarkan Anda begitu saja. Akan ada balasan disetiap apa yang Anda lakukan. Jika itu baik maka akan berakhir baik.

Sebaliknya, bila melakukan hal buruk maka akan mendapatkan sesuatu yang buruk pula.

Sekian, informasi mengenai 10 Cara Menghemat Biaya Hidup dengan Gaji yang Ada. Semoga bermanfaat.

Scroll to Top