10 Tips Lolos Tes Pauli | Panduan dan Cara Mengerjakan

Tak jarang banyak orang yang merasa pusing dan berkunang-kunang setelah mengerjakan tes psikotes pauli. Pasalnya, tes pauli atau dikenal dengan tes koran ini diharuskan untuk menghitung sejumlah angka yang ada pada kertas soal.

Angka yang berderet sebesar koran itulah yang memicu para peserta menjadi mumet, pusing, dan berkunang-kunang tersebut. Belum lagi waktu yang terbatas, menuntun para peserta untuk bisa menghitung cepat.

Tes pauli juga biasanya digunakan untuk menyeleksi seseorang ketika melamar kerja atau masuk universitas.

Walaupun tes tersebut membuat Anda geleng-geleng kepala, dibalik itu semua memiliki tujuan tersendiri yang berkaitan dengan kepribadian Anda.

Jangan taku pula untuk menghadapinya, karena Anda sedang membuka halaman website yang tepat untuk bisa lolos dari tes pauli tersebut.

Pembahasan tersebut akan dirangkum dalam panduan dan 10 tips lolos tes pauli atau koran. Lalu seperti apa pembahasannya?

Mari simak bersama ulasannya di bawah ini!

Mengenal Tentang Tes Pauli

Tes pauli ini dibuat oleh Emil Kraepelin, seorang psikiater asal Jerman pada akhir abad 19 silam. Tujuan awal dari tes ini untuk mengetahui kepribadian seseorang yang berkaitan dengan seberapa besar ingatannya dan yang berhubungan dengan kelelahan distraksi.

Baca juga : 10 Tips sukses tes wartegg beserta gambar contohnya

Seiring dengan berjalannya waktu, tes tersebut digunakan pula untuk melihat bakat dan minat seseorang dengan langkah mengubah tekanan pada proses skoring dan interpretasi yang lebih objektif.

Karena itulah, di abad ini tes pauli digunakan untuk mengetahui dan melihat hasil kerja yang dipengaruhi oleh daya tahan, ketekunan, kecepatan, dan juga ketelitian.

Jika ada salah satu faktor di atas yang tidak bisa Anda kuasai dengan baik, boleh jadi kesalahan yang Anda lakukan akan semakin besar.

Dalam tes ini ketelitian saja tidak cukup karena harus diberangi pula dengan kecepatan.

Nah, jika pada pelaksanaan tesnya, penguji yang mengawasi Anda lebih sering menasehati Anda untuk bergerak cepat. Boleh jadi, rezeki Anda bukan di tempat itu melainkan di tempat lain yang lebih baik.

Lalu, langkah seperti apakah yang bisa dilakukan untuk bisa lolos dari tes pauli tersebut? Nah, simak dulu panduan serta tipsnya di halaman website ini!

Apa Tujuan Mengerjakan Tes Pauli?

Mungkin diantara Anda ada yang bertanya-tanya, apa tujuan dari tes pauli yang begitu banyak angka di dalamnya?

Para psikolog menggunakan tes pauli ini dimaksudkan untuk bisa mengetahui dan melihat hasil kerja seseorang karena faktor ketekunan, daya tahan, kecepatan, dan juga ketelitian.

Sehingga untuk mengerjakan tes ini dibutuhkan konsentrasi yang begitu tinggi agar hasil yang didapatkan bisa maksimal.

Panduan Mengerjakan Tes Pauli

cara dan tips mengerjakan tes pauli

Contoh mengerjakan tes pauli :

Tes Pauli dan contohnya

Gambar pertama yang ada di atas merupakan contoh soal tes pauli yang belum dijumlahkan. Anda bisa melihat “penampakannya” yang sekilas memang akan membuat tercengang serta menggelengkan kepala, betul?

Sedangkan gambar kedua, adalah contoh soal pauli yang pada baris pertama telah dijumlahkan. Kurang lebih seperti itulah, yang nanti akan Anda hadapi.

Dan yang lebih penting! Bila Anda sudah berlatih jangan menghafalkan kunci jawabannya karena boleh jadi angka yang nanti dihadapi pada saat tes boleh jadi berubah dan tidak sama.

Oleh karena itu yang harus dilatih adalah kecepatan Anda dalam mengerjakan serta ketepatan dan ketelitiannya.

Untuk lebih jelasnya, Anda bisa melakukan panduan tes pauli sebagai berikut:

  • Jumlahkan dua angka yang saling berdekatan pada tes pauli tersebut.
  • Hasil yang telah dijumlah, tuliskan di sebelah kanan diantara kedua angkan telah dijumlahkan.
  • Jika Anda menemukan hasil penjumlahan 2 digit, maka yang dituliskan hanyalah angka terakhir saja. Contohnya, 6 + 8= 14 maka yang ditulis hanya angka 4 nya.
  • Jika salah menjumlahkan, untuk membetulkannya adalah dengan cara mencoret hasil yang salah kemudian tuliskan angka yang benar disebalah angka yang salah tadi.
  • Jika ada satu jalur yang tidak sengaja Anda lewat, maka cukup lanjutkan pada jalur berikutnya.
  • Saat tes berlangsung, pihak penguji akan memeberikan aba-aba. Nah, tugas Anda adalah garis bawahi angka yang terakhir jumlahkan kemudian beranjak ke perhitungan selanjutnya.

Aba-aba tersebut biasanya tidah hanya sekali, beberapa kali namun tidak sering. Maka, yang harus dilakukan adalah tetap konsentrasi dan teliti menegerjakannya.

Tips Sukses Mengerjakan Tes Psikotes Pauli

1. Berdo’a dan Terus Berusaha

Jangan lupa berdoa dan serahkan hasilnya kepada Tuhan Yang Maha Esa. Karena bila Anda tidak lolos di seleksi ini mungkin ada rezeki lain yang sedang menunggu Anda.

Tetapi jangan pernah menyerah, Teruslah berusaha sesuai dengan kemampuan Anda dalam menyelesaikannya.

2. Berlatih dan Temukan Polanya

Saat ini banyak aplikasi di smartphone maupun website tentang tes psikotes pauli. Tidak hanya panduannya saja, melainkan Anda bisa mencoba tes tersebut.

Nah, aplikasi tersebut bisa Anda gunakan untuk berlatih mengerjakan tes pauli. Selama berlatih Anda bisa menemukan pola cepat dan mudah untuk bisa menyelesaikannya.

Karena yang terpenting dalam tes ini adalah ketelitian dan juga kecepatan.

3. Istirahat yang Cukup dan Jaga Kesehatan

Untuk bisa menyelesaikan tes psikotes pauli ini diperlukan konsentrasi, daya tahan tinggi, serta badan yang fit. Oleh karena itu, pastikan Anda bisa tidur dengan cukup pada malam harinya.

Jangan pula minum kafein berlebihan yang kerap kali bisa membuat Anda susah tidur dan tidak fit keesokan harinya.

Serta pastikan pula kondisi tubuh Anda fit. Bila Anda sakit sebaiknya bisa disesuaikan dengan dosisnya.

Loading...

4. Sarapan Terlebih Dahulu

Karena tes psikotes ini biasnya dilakukan di pagi hari, maka sebaikanya sarapan terlebih dahulu. Jika Anda tidak terbiasa sarapan, usahakan bisa mengisinya walaupun sedikit.

Sarapan ini juga bagian terpenting dari kesuksesan Anda untuk menyelesaikan tes pauli, mengingat tes ini memerlukan konsentrasi yang cukup tinggi.

Terbayang bukan, bila Anda tidak sarapan terlebih dahulu maka akan sulit menyelesaiknnya karena kondisi perut lapar.

5. Manfaatkan Waktu Luang untuk Ke Kamar Kecil

Jika Anda datang ke tempat tes lebih awal, sebaiknya manfaatkan waktu luang tersebut untuk ke kamar kecil.

Perlu diketahui pula, bahwa tes pauli ini memerlukan waktu yang cukup lama, jangan smapai di tengah-tengah tes Anda ingin ke kamar kecil dan menganggu konsentrasi Anda ketika mengerjakan tes pauli tersebut.

6. Dengarkan dan Lakukan Instruksi dari Penguji

Walaupun Anda udah berlatih dan sudah terbiasa mengerjakan tes pauli tersebut, tetap saja harus dengarkan instruksi dari penguji.

Karena biasanya, apa yang terjadi di dunia online dan dunia nyata sangatlah berbeda. Instruksi dari penguji ini berlaku pula sepanjang tes karena penguji akan memberikan aba-aba di waktu yang tidak disangka-sangka.

Setelah Anda mendengarkan instruksinya tentunya wajib untuk melakukan instruksi tersebut. Bila ada hal yang tidak Anda mengerti, maka jangan ragu untuk bertanya sampai jelas dan tidak ada yang ingin ditanyakan lagi.

7. Fokus dan Kerjakan Soal Sendiri

Ketika Anda mengerjakan tes pauli tersebut sebaiknya fokus dan tidak melihat orang lain yang ada di kiri kanan Anda.

Kami yakin, Anda memang tidak akan berniat untuk menyontek tes tersebut. Tetapi, melihat soal orang lain yang ada di samping Anda bisa membuyarkan konsentrasi.

Boleh jadi, disebelah Anda mengerjakan soalnya dengan cepat sehingga membuat pikiran Anda kacau dan juga menjadi tidak tenang untuk mengerjakannya.

Dalam hal ini fokus dan yakinlah pada kemampuan Anda.

8. Siapkan Alat Tulis yang Memadai

Menyiapkan alat tulis memadai untuk tes pauli adalah bagian dari kesuksesan Anda untuk menyelesaikan tes ini.

Karena itu, siapkanlah alat tulis yang sesuai baik itu pulpen maupun pensil. Tetapi, sebaiknya jangan menggunakan pensil mekanik karena akan cepat patah dan membutuhakn waktu untuk menggantinya.

Hal tersebut tentunya bisa memangkas waktu Anda dalam mengerjakan tes psikotes pauli. Tidak hanya itu, konsentrasi Anda pun bisa buyar.

Sebaiknya persiapkan alat tulis lebih dari dua, baik itu pensil maupun pulpen.

9. Bersikap Tenang dan Jangan Terburu-Buru

Walaupun tes pauli ini memerlukan ketelitian dan kecepatan, tetap saja harus bersikap tenang dan tidak terburu-buru.

Biasanya tidak tenang ini dipengaruhi pikiran lain yang hinggap dalam diri Anda. Maka dari itu, sebisa mungkin untuk bisa berkonsentrasi penuh pada tes tersebut.

Bersikap terburu-buru pun sebisa mungkin untuk bisa dikendalikan. Karena bisa membuat hasil tes Anda tidak maksimal.

10. Teliti dalam Menjumlahkan Angka

Saat Anda mengerjakan tes pauli tersebut, usahakan teliti untuk menjumlahkan angka tersebut. Anda harus bisa dlaam keadaan stabil dalam pengerjaannya.

Jika Anda teliti, maka Anda bisa menyelesaikan hal tersebut dengan baik karena instruksi dari penguji bisa Anda lakukan dengan baik.

Tes pauli ini memang bukan untuk benar atau salah melainkan dilihat pula kepribadian Anda. Apakah cukup teliti, cermat, dan bisa menghadapi tekanan dalam pekerjaan.

Penjelasan Penilaian Tes Pauli

Seperti yang diketahui bersama, tes pauli atau Koran ini terdiri dari 45 lajur berisi angka 0 sampai 9 yang disusun secara acak. Sebanyak 60 angka tersebut disusun dengan vertical pada setiap lajurnya.

Tugas Anda adalah menjumlah 2 buah angka dari angka paling bawah di setiap lajurnya dengan waktu yang singkat.

Adapun penjelasan dari penilaian tes pauli yang bisa Anda ketahui adalah sebagai berikut:

  • Bila hasil penjumlahan angka sangat rendah, maka bisa terindikasi gejala gangguan mental.
  • Bila terlalu banyak salah dalam perhitungan, maka terindikasi adanya distraksi mental.
  • Adanya penurunan grafik dengan tajan, waktu bisa terindikasi adanya hilang ingatan ketika tes berlangsung.
  • Bila grafik Anda diantar puncak tertinggi dan terendah, bisa terindikasi adanya gangguan emosional pada Anda.

Tes pauli ini akan selalu ada ketika Anda melamar kerja atau masuk universitas tertentu. Karena itu, Anda bisa menyiapkan diri sedini mungkin untuk bisa menghadapi tes tersebut.

Baca juga : 10 contoh soal psikotes beserta tips dan trik menghadapinya

Caranya tentu saja dengan berlatih lewat aplikasi yang ada di website ataupun di smartphone. Bila Anda sudah terlatih untuk mengerjakannya, maka akan bisa menemukan pola terbaik dan mudah yang bisa aplikasikan ketika tes pauli nanti.

Jangan khawatir akan hasil, yang terpenting adalah proses menjalankannya serta usaha yang Anda lakukan.

Hasil yang didapat tentunya akan sebanding bila Anda mengikuti semua tips yang telah dipaparkan di atas.

Bagaimana, sudah siap untuk “bertempur” dengan tes Koran?

Semoga bermanfaat dan sukses untuk Anda.