10 Cara Terbaik Mengendalikan Emosi Diri dengan Tepat

Cara Terbaik Mengendalikan Emosi Diri

Selain diberikan akal oleh Tuhan Yang Maha Esa, manusia pun diberikan emosi yang pada dirinya. Emosi tersebut bisa bersifat negatif dan juga positif tergantung bagaimana manusia itu sendiri untuk mengendalikannya.

Pada dasarnya tidak ada yang dengan emosi, karena emosi merupakan ekspresi normal melihat atau merasakan berbagai hal terjadi dalam hidup.

Setiap manusia justru harus bisa mengekspresikan hal tersebut dengan tepat dan sesuai dengan kondisi baik itu dengan ungkapan perasaan ataupun perkataan.

Baca juga : 10 Cara Meningkatkan Daya Ingat Bagi Karyawan

Masalah yang sering terjadi dalam emosi adalah setiap manusia memiliki tingkat emosi yang berbeda-beda. Namun, seharusnya dan sebaiknya setiap manusia tidak perlu berlebihan dalam mengekspresikannya, baik itu ekspresi positif fan juga negatif.

Sayangnya, belum semua orang mampu mengendalikan emosi dalam diri, sehingga hal itu menjadi penyakit lahir dan batin yang timbul pada manusia.

Cara Terbaik Mengendalikan Emosi Diri

Setiap orang perlu mengetahui cara terbaik untuk mengendalikan emosi diri sendiri. Jika Anda belum mengetahui caranya, berikut akan kami paparkan ulasannya di bawah ini.

Mengetahui Langkah Terbaik Mengendalikan Emosi Diri Sendiri

1. Membaca Ta’awudz

Untuk Anda yang beragama Islam, cara ampuh untuk bisa mengendalikan emosi diri sendiri adalah dengan membaca ta’awudz ‘’a-‘udzu billahi minas syaithanir rajiim’’, yang artinya adalah “Aku berlindung kepada Allah dari syaithan yang terkutuk”.

Ketika kita berada dalam kondisi emosi, kerap kali membuat setan senang akan hal itu. Mereka akan terus menggangu manusia hingga bisa membuatnya tidak bisa mengendalikan emosinya dan membahayakan bagi diri sendiri maupun orang lain.

Maka dari itu, ketika Anda sudah merasa emosi segeralah mengucapkan do’a tersebut.

2. Berwudhu dan Mengubah Posisi Anda

Ketika seseorang sedang emosi, tentunya secara medis akan memiliki dampak yang sangat serius pada kesehatan.

Saat emosi tersebut, seseorang akan melepaskan hormone-hormon stress seperti kortisol dan adrenalin. Bila dikeluarkan terlalu berlebihan, hormone tersebut bisa menyebabkan tekanan darah naik dan menimbulkan berbagai masalah kesehatan lainnya.

Baca juga : 10 Cara Memotivasi Diri Sendiri untuk Kesuksesan Masa Depan

Ciri seseorang yang sedang marah pun biasanya akan bernafas lebih cepat, jantung berdebar, mengepalkan tangan, dan lain sebagainya.

Ketika hal tersebut sudah terjadi, Cara untuk bisa mengendalikan emosi diri adalah dengan mengubah posisi Anda. Seperti apa yang telah dicontohkan Rasulullah SAW ;

“Kalau kalian marah maka duduklah, kalau tidak hilang juga maka bertiduranlah.” (HR. Abu Dawud).

Jika saat mengubah posisi, kondis marah Anda masih terasa, langkah berikutnya yang dilakukan adalah berwudhu. Sebagaimana apa yang telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW ;

Rasulullah bersabda, “Kemarahan itu dari setan, sedangkan setan tercipta dari api, api hanya bisa padam dengan air, maka kalau kalian marah berwudlulah.” (HR. Abu Dawud).

3. Jaga Lisan dan Diam

Seseorang yang sedang emosi, pasti akan berbicara tidak jelas, tidak beraturan, dan cenderung bisa melukai lawan bicaranya.

Oleh karena itu, cara terbaik untuk bisa mengendalikan emosi adalah dengan menjaga lisan dan juga diam untuk menghindari dosa yang lebih besar dan menyakiti banyak orang.

Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Jika kalian marah, diamlah.” (HR. Ahmad dan Syuaib Al-Arnauth menilai Hasan lighairih).

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengingatkan,

Sesungguhnya ada hamba yang mengucapkan satu kalimat, yang dia tidak terlalu memikirkan dampaknya, namun menggelincirkannya ke neraka yang dalamnya sejauh timur dan barat. (HR. Bukhari dan Muslim)

Mengapa saat emosi, kita bisa berkata demikian, karena saat itu kesadaran kita berkurang, nurani kita tertutup nafsu sehingga sangat penting untuk menjaga lisan baik-baik, jangan sampai lidah tak bertulang ini, menjerumuskan Anda pada insan yang penuh dosa.

4. Mengubah Sudut Pandang

Cara terbaik berikutnya untuk bisa mengendalikan diri sendiri adalah dengan mengubah sudut pandang.

Hal ini perlu dilakukan mengingat sebuah emosi pada dasarnya adalah sebuah ekspresi normal pada suatu hal. Sehingga memungkinkan semua orang untuk memberi makna yang berbeda-beda pada suatu kejadian tersebut.

Untuk mengubah hal tersebut, Anda bisa menggunakan Teknik cognitive reappraisal. Dimana Teknik tersebut bisa Anda gunakan untuk mengubah cara berpikir Anda terhadap suatu hal.

Contohnya, ada dua orang teman Anda yang sedang berbincang-bincang dekat Anda kemudian mereka berdua tertawa terbahak-bahak. Jika emosi Anda saat itu sedang negatif, maka bisa aja berpikir kedua orang tersebut sedang menertawakan Anda.

Baca juga : 10 Cara Menjadi Pribadi Menyenangkan dan Dicintai Orang Lain

Namun, jika Anda menggunakan Teknik di atas yaitu mengubah cara berpikir bahwa kedua orang tersebut tidak sedang menertawakan Anda dan tidak ada hubungannya dengan Anda, maka dengan begitu akan lebih ringan menjalani hidup dan tentu saja mampu mengendalikan emosi.

Andaikan kedua orang tersebut sedang menertawakan keburukan Anda, janganlah khawatir, bukankah dosa Anda akan berkurang karena kedua orang tersebut?

5. Berolahraga

Cara berikutnya agar bisa mengendalikan emosi diri sendiri adalah dengan berolahraga. Ketika Anda berolahraga, tubuh akan mengeluarkan hormon endorphin yang mampu menstimulasi zat-zat kimia dalam tubuh dan otak sehingga membuat Anda bahagia dan juga rileks.

Selain itu, dengan berolahraga membuat badan Anda menjadi sehat, bugar, dan bisa menguras energi dengan positif hingga mampu melenturkan ketegangan syaraf pada tubuh Anda.

Olahraga yang dilakukan pun bisa apa saja dan lebih baik pilihlah jenis olahraga yang Anda sukai dan nyaman untuk melakukannya. Dengan begitu, Anda tidak akan merasa terpaksa untuk melakukan kegiatan tersebut.

Karena banyak yang bersemangat di awal untuk olahraga dan tidak menjadi kegiatan yang rutin.

Olahraga yang dipilih pun tidak harus yang mahal. Anda melakukan jalan kaki atau berolahraga lari pun sudah sangat cukup, asalkan dilakukan dengan rutin agar tujuan Anda untuk bisa mengendalikan diri bisa tercapai.

6. Sibukkan Diri dengan Kegiatan yang Bermanfaat

Langkah berikutnya untuk bisa mengendalikan emosi diri sendiri adalah dengan melakukan kegiatan yang bermanfaat.

Karena kegiatan yang bermanfaat tersebut bisa membangkitkan emosi positif dalam diri Anda dan untuk kehidupan sehari-hari.

Kegiatan yang bermanfaat dan yang disukai tersebut lebih tepatnya adalah menjalankan hobi. Setiap orang tentunya memiliki hobi yang berbeda-beda.

Hobi tersebut bisa karena bakat dan minat yang adalah dalam dirinya, ataupun berawal dari coba-coba dan membuahkan hal yang positif bagi diri sendiri.

Dan yang terpenting ketika diri Anda dipenuhi hal yang bermanfaat, maka sangatlah mudah untuk mengendalikan emosi diri sendiri.

Emosi positif yang hadir dalam diri Anda, nantinya pun bisa menular pada siapapun yang ada didekat Anda. Mereka akan merasa nyaman berada di dekat Anda yang dipenuhi energi tersebut.

7. Menenangkan Diri

Langkah berikutnya untuk bisa mengendalikan emosi diri sendiri adalah dengan menenangakan diri.

Dilansir dari berbagai sumber, seseorang yang sedang emosi bisa dilihat dari siklus agresi yang terdiri dari eskalasi, eksplosi, dan pasca- eksplosi, dimana siklus tersebut dinamakan dengan perspektid manajemen emosi.

Karena itu, ketika Anda sedang emosi terutama marah yang sebaiknya dilakukan adalah menenangkan diri sehingga siklus agresi tersebut berantakan dan tidak menguasai diri Anda.

Ketika Anda mampu berpikir dengan tenang, akan mudah untuk berpikir logis dan mencari solui dari masalah yang Anda hadapi.

Namun, untuk bisa menenangkan diri memang tidak mudah karenanya ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan sebagai berikut;

  • Tarik Napas Dalam-Dalam

Ketika Anda menarik napas, fokuslah pikiran Anda pada napas yang masuk ke hidung. Kemudian pejamkan mata dan bayangkan hal-hal yang indah, bisa pemandangan atau kejadian indah. Lakukanlah berulang-ulang sampai emosi Anda sedikit demi sedikit mereda.

  • Berhitung 1 sampai 10

Langkah berikutnya adalah dengan berhitung 1 sampai 10. Hitungan yang perlahan tersebut bila dilakukan perlahan mampu untuk meredamkan emosi Anda. Sebaiknya, lakukan berulang untuk melakukan hal tersebut.

  • Mengerjakan Pekerjaan Lain

Jika Anda sedang emosi, langkah berikutnya yang bisa Anda lakukan untuk bisa menenangkan diri adalah dengan mengerjakan pekerjaan lain.

Pekerjaan tersebut bisa menonton film kesukaan, memasak, menyiram tanaman, atau hanya berdiam diri di kamar.

8. Memaafkan dan Melupakan Masalah yang Terjadi

Biasanya emosi itu hadir karena seseorang atau Anda sendiri sering mengungkit-ungkit masalah yang sudah terjadi dan berlalu.

Masalah tersebut kerap akan membangkitkan kembali emosi sehingga menganggu mood dan juga produktivitas Anda.

Oleh karena itu, solusi untuk bisa menyelesaikan masalah tersebut adalah dengan memaafkan seseorang yang sudah membuat masalah tersebut, lupakan dan bersegera untuk melakukan aktivitas-aktivitas lain yang tertunda, selanjutnya ikhlaskan apa yang telah terjadi.

Dengan melakukan tiga tahapan tersebut, Anda akan bisa fokus pada hal-hal penting serta memberikan dampak dan energi positif untuk diri sendiri.

Cara tersebut juga bisa membuat Anda untuk tidak dendam atau benci pada orang lain. Dengan begitu, hidup akan semakin bermakna untuk dijalankan.

9. Berusaha untuk Berempati

Emosi tersebut biasanya dikarenakan masalah yang sepele kemudian dibesar-besarkan. Untuk mengatasinya, diperlukan sikap empati kepada seseorang yang ada di sekitar Anda.

Empati sendiri merupakan keadaan mental yang membuat Andan bisa merasakan kejadian yang dialami orang lain atau berusaha untuk bisa mengerti pemikiran mereka.

Contohnya, saat Anda akan pergi ke kantor di pagi hari, tiba-tiba ada seseorang yang menyerobot antrean kendaraan. Tak jarang, sikap tersebut seringkali membuat sebagian orang emosi dan mengeluarkan kata-kata yang tidak seharusnya.

Nah, mulai dari sekarang cobalah untuk berempati, boleh jadi orang tersebut sedang terburu-buru karena terlambat sehingga tidak memperdulikan sekitarnya.

Sehingga sikap Anda sendiri tidak perlu mengeluarkan kata-kata kasar, cukup diam jika ada kesempatan bertemu dengannya nasehati dengan kata-kata yang baik.

Contoh lainnya, jika istri Anda sering marah-marah, cerewet, dan lain sebagainya. Cobalah untuk berempati boleh jadi istri Anda butuh ‘’me-time’’ dari pekerjaannya 24 jam non stop mengurus rumah tangga.

Sikap berempati ini diawal akan sulit dilakukan, namun hal ini merupakan cara terbaik untuk bisa mengendalikan emosi.

10. Curhat Pada Orang Terpercaya

Tidak selamanya masalah tersebut bisa dipendam sendiri. Anda adalah makhluk sosial yang memerlukan bantuan orang lain.

Maka dari itu, mencurahkan isi hati Anda pada orang terpercaya adalah cara terbaik untuk bisa mengendalikan emosi diri sendiri.

Baca juga : 10 Cara Menenangkan Hati dan Pikiran Saat Terkena Masalah

Dengan mencurahkan isi hati tersebut, Anda bisa mendapatkan sudut pandang lain dari masalah yang dihadapi. Biasanya hal tersebut sangat ampuh untuk bisa mengembalikan emosi positif Anda.

Demikianlah informasi mengenai 10 cara terbaik mengendalikan emosi diri sendiri. Semoga bermanfaat dan Anda semakin bijak dalam mengatasi masalah hidup.

Scroll to Top