15 Cara Terbaik Membangun Kepercayaan Klien Bisnis Anda

Sebuah bisnis tak akan berkembang bila tak ada klien atau konsumen yang pecaya atau mau membeli produk Anda. Karena itu sebuah perusahaan perlu memerlukan sebuah cara agar klien bisa percaya dengan produk yang dihasilkan perusaahaan Anda.

Kepercayaan adalah sebuah  syarat untuk terciptanya sebuah keuntungan diantara kedua belah pihak dan berkembangnya sebuah perusahaan.

Namun, kenyataanya masih saja kepercayaan ini menjadi masalah utama. Para klien memiliki standarisasi sendiri untuk mau membangun kerjasama atau membeli produk yang mereka inginkan. Apakah mereka akan memutuskan bekerja sama dengan Anda / perusahaan Anda atau memilih tidak.

Cara Terbaik Membangun Kepercayan Klien Bisnis
Kerjasama Bisnis

Karena hal itulah, dalam dunia bisnis memerlukan cara yang terbaik untuk membangun kepercayaan klien. Lalu, apa sajakah yang harus dilakukan oleh pihak perusahaan? Berikut ulasannya dalam 15 Cara Terbaik Membangun Kepercayan Klien Bisnis.

1. Berusaha untuk Terbuka dan Jujur kepada Klien

Membangun kepercayaan klien yang pertama dengan bersikap jujur dan juga terbuka. Para klien selain memerlukan sebuah sikap percaya mereka pun memerlukan kejujuran dan terbuka dari pihak perusahaan. Sama halnya dengan semua orang yang tidak suka apabila dibohongi.

Karena itu hindarilah sikap tidak jujur agar klien tetap mau bekerjasama dengan Anda. Jika hal tersebut dilakukan, sikap kepercayaan klien pada Anda akan menurun atau sikap terburuknya adalah memutuskan hubungan kerjasama.

Sikap jujur tersebut bisa ditunjukkan dari saat mempresentasikan sebuah produk. Mulai dari kelebihan dan juga kekurangannya.

Namun, klien pun akan bersimpati bila Anda menjelaskan tentang solusi atau pemecahan dari kekurangan produk tersebut.

Intinya, dalam sikap jujur dan terbuka ini ungkapkan apa adanya dan jangan melebih-lebihkan sesuatu yang tidak ada. Dan katakan dengan jujur bila tidak sanggup mengerjakannya.

Dari sanalah, klien akan mencatat point penting dari apa yang Anda ungkapkan. Bila sikap awal tentang kejujuran Anda sudah dinilai baik, kemungkinan besar klien pun akan mau tetap bekerjasama dengan Anda.

2. Mendengarkan Keluhan dari Klien

Tak hanya dalam berbisnis saja, siapapun secara nalurinya ingin didengar daripada mendengarkan.

Hal tersebut bisa Anda praktekkan bila akan bertemu atau bekerjasama dengan klien. Berusahalah untuk menjadi pendengar setia dengan mau mendengarkan keluh kesah klien Anda.

Dalam mendengarkan pun terdapat sebuah cara yang harus Anda lakukan. Tak hanya telinga saja yang bekerja, namun kontak mata dan fokus pada pembicaraan pun diperlukan oleh seseorang yang mendengarkan keluh kesahnya.

Sesekali berilah tanggapan dan juga solusi apabila diminta. Jika klien sudah nyaman dan merasa dihargai maka bisa timbul sebuah kenyamanan dan kepercayaan dari pihak klien.

Seni mendengarkan keluhan dari klein adalah salah satu cara untuk membangun kepercayaan klien. Dari apa yang mereka ungkapkan biasanya bisa langung mengetahui permasalahan yang terjadi atau hal yang tidak nyamn dari pihak klien.

Di saat itulah Anda memiliki gambaran tersendiri dan juga solusi untuk bisa meningkatkan kerjasama atau menghasilkan sebuah produk terbaik dari perusahaan yang Anda kelola.

3. Mengidentifikasi Masalah Klien

Tahap selanjutnya adalah mengidentifikasi masalah klien. Tahapan ini bisa dilakukan manakala pihak klien telah mengeluarkan keluhannya.

Dari keluhan tersebut Anda bisa menciptakan sebuah solusi untuk mengatasi masalah yang ada. Karena itu diperlukan sikap objektif dan kehati-hatian dalam memberikan solusi yang akan Anda lakukan.

Bila saja Anda salah dalam hal mengidentifikasi ini akan berakibat pada turunnya kepercayaan klien pada Anda. Namun sebaliknya, bila identifikasi masalah dilakukan dengan cermat dan tepat maka akan mudah untuk membangun kepercayaan klien.

4. Bangun Kepercayaan Klien dari Sebuah Kesalahan yang Diperbuat

Di dunia tidak ada manusia yang sempurna. Setiap orang sebelum berhasil mencapai sesuatu pastinya pernah melakukan kesalahan. Dari kesalahan itulah mereka bisa bangkit dan meraih apa yang diinginkannya.

Karena belajarlah dari kesalahan yang prnah Anda buat ketika menghadapi klien. Jika pimpinan Anda masih mentolerir kesalahan yang telah Anda buat, artinya Anda masih bisa memiliki peluang untuk memperbaikinya.

Dari kesalahan tersebut pikirkan sebuah solusi terbaik agar tak mengulanginya kembali. Contohnya, ketika berhadapan dengan klien Anda salah menyebutkan produk karena minimnya pengetahuan akan produk tersebut.

Maka, solusi yang bisa And buat adalah memdalami kembali produk-produk yang dibuat oleh perusahaan. Setelah itu Anda bisa mempresentasikan pada klien dengan penuh percaya diri.

Cara tersebut bisa dipraktekkan pada klien Anda yang telah menolak sebelumnya. Jika diberikan kesempatan jangan lupa untuk meminta maaf dan mengakui kesalahan yang lalu. Selanjutnya, Anda bisa “tampil” untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama.

Cara tersebut bukanlah akan mempermalukan Anda tau perusahaan Anda. Justru dapat membangun kepercayaan klien kembali.

5. Penuhi Sebuah Janji Anda pada Klien

Semua orang tentunya pernah mengucapkan sebuah janji yang memang terlalu gampang untuk diucapkan. Namun kenyataannya banyak yang tak bisa memenuhi janji tersebut.

Tak hanya dalam sebuah hubungan saja janji ini akan fatal bila tak dipenuhi. Dalam dunia bisnis pun, janji tersebut akan fatal akibatnya bila tidak dilaksanakan. Kerugian besar yang didapat adalah kehilangan kepercayaan klien pada Anda.

Karena itu, bila Anda berjanji pada klien segeralah untuk mewujudkannya. Jika Anda tipe orang pelupa wajib untuk mencatatnya.

Memenuhi janji pada klien dengan tepat waktu merupakan salah satu cara terbaik untuk membangun kepercayaan klien. Selain nama Anda yang dikenal, nama perusahaan pun akan selalu diingat oleh mereka.

6. Bertanggung Jawab Sepenuhnya pada Klien

Setelah cara-cara di atas Anda lakukan dengan baik dan bertahap. Langkah cara yang bisa Anda lakukan untuk membangun kepercayaan klien adalah dengan bertanggung jawab sepenuhnya pada klien.

Contohnya, bila perusahaan Anda bergerak dalam bidak produk kesehatan dan klien Anda adalah orang yang sangat membutuhkan produk tersebut. Maka untuk membangun kepercayaan klien tak hanya sekedar menjual dan melepasakannya begitu saja.

Justru disinilah peran Anda untuk bisa meningkatkan kembali kepercayaannya. Yang bisa Anda lakukan adalah dengan memberikan pendampingan penggunaan produk sampai klien Anda sembuh. Atau bisa pula melayani dan memberikan solusi lain apabila diperlukan oleh klien.

Intinya, Anda harus bisa bersikap melayani dengan baik serta selalu siap siaga membantu klien.  Dengan begitu mereka pun akan percaya terhadap Anda dan juga perusahaan Anda.

7. Meminta Kritik dan Saran dari Klien Anda

Saat ini sudah banyak perusahaan besar maupun yang sedang berkembang melakukan hal ini. Langkah tersebut akan sangat efisien bila perusahaan Anda mau menerima kritik dan saran yang membangun dari mereka.

Selain akan tahu mengenai kelebihan dan kekurangan produk yang dibuat, hal ini bisa juga membangun kepercayaan klien. Karena perusahaan Anda kan terus memperbaiki dan memperbaharui produk sesuai dengan keinginan klien.

Namun, untuk melakukan langkah ini memang tak mudah. Harus siap menerima kritikan terpedas dari seorang klien. Karena itu perlu dipersiapkan mental yang kuat dan sikap berlapang dada.

8. Menampilkan Testimoni dari Klien Sebelumnya

Langkah berikutnya untuk membangun kepercayaan klien adalah dengan menampilkan testimoni dari klien Anda sebelumnya. Tentunya cara ini bisa dilakukan ketika Anda ingin menjalin kerjasama dengan klien lainnya.

Dengan adanya testimoni tersebut, pihak klien akan memiliki gambaran tentang produk ataupun perusahaan Anda.

Hanya, untuk menampilkan testimoni ini jangan terlalu dibuat-buat. Biarkan klien menyuarakan kepuasannya dari hati mereka.

9. Menyiapkan Data Diri atau Data Perusahaan dengan Jelas dan Lengkap

Ketika Anda hendak mencari klien baru dan ingin membangun kepercayaan klien, jangan lupa untuk menyiapkan data diri atau perusahaan dengan jelas dan lengkap.

Karena tak dipungkiri saat ini banyak sekali penipuan yang memang dilakukan dengan profesiaonal. Karena itu data diri bisa meliputi kartu nama dengan alamat email dan nomor kontak yang jelas.

Serta profil perusahaan yang lengkap agar mereka yakin Anda berasal dari perusahan yang terpercaya dengan produk yang dapat dipertanggungjawabkan.

10. Mudah untuk Menjalin Komunikasi

Setelah Anda menyiapkan data diri dan perusahaan dengan sebaik mungkin, langkah berikutnya adalah mudah untuk menjalin komunikasi.

Artinya, ketika Anda menyerahkan data diri lengkap dengan nomor kontak maka konsekuensinya adalah harus siap untuk dihubungi klien kapanpun.

Dalam hal ini, Anda harus cepat tanggap dan cepat respon menerima komunikasi dari klien. Jangan sampai berkali-kali dihubungi tidak terjawab atau tidak aktif. Karena dengan hal tersebut bisa menurunkan kepercayaan klien.

Dan sebaliknya bila Anda cepat meresponnya, maka yang terjadi klien pun akan menjalin kerjasama dengan Anda. Memang terlihat kecil dan mudah namun bisa membangun kepercayaan klien dalam jangka waktu yang lama.

11. Memberikan Sesuatu Pada Klien

Dalam membangun kepercayaan klien, Anda bisa melakukan sebuah strategi dengan memberikan sesuatu pada klien.

Pemberian tersebut bisa berupa produk, e-book yang berkaitan dengan produk atau yang diperlukan oleh klien, workshop, dan lain sebagainya.

Ketika Anda memberi sesuatu kepada mereka, klien pun akan percaya dan esok atau lusa merkea akan menghubungi Anda untuk menjalin kerjasama atau membeli produk.

Namun, ada pula yang klien yang bersikap lain karena itu jangan pernah kecewa. Yakinlah dari apa yang kita beri akan kembali dengan yang lebih baik lagi.

12. Ciptakan Sebuah Sistem yang jelas dan Mudah

Seiring dengan berjalannya teknologi semua orang ingin melakukan sesuatu dengan jelas, mudah, tanpa ribet. Dengan kondisi tersebut Anda bisa mengaplikasikannya untuk membangun kepercayaan klien.

Contohnya, bila Anda ingin membuat produk dan memasarkannya di toko atau website online. Buatlah sistem pembelian dengan mudah tanpa menyusahkan pihak klien. Dari mulai pembelian, pembayaran sampai pengiriman.

Jika dari sitem sudha dipermudah dan jelas diterangkan, maka klien pun akan percaya serta beralih ke produk yang Anda buat.

13. Gunakan Media Online Sebagai Pendukung

Saat ini media online tengah digandrungi oleh lapisan masyarakat di dunia. Karena itu, selain menggunakan media offline jangan lupa untuk didukung oleh media online.

Dalam menjalankan media online, sebaiknya perlu didukung dengan data dan juga survey tentang media sosial mana yang paling banyak dipakai oleh klien Anda.

Jika sudah menemukan jawabannya segera aktifkan media sosialnya dan jangan lupa untuk sesering mungkin update informasi tentang produk atau hal lainnya.

Dengan melakukan hal tersebut, maka Anda telah melakukan sebuah strategi untuk membangun kepercayaan klien.

Baca juga :

14. Melaporkan Apa yang Telah Anda Kerjakan

Jika seorang klien sudah mau membeli produk atau menggunakan jasa Anda biasanya tak terlalu diperlukan sebuah hasil laporan.

Namun, bukan berarti hal tersebut dilupakan dan tak dikerjakan justru disinilah letak Anda untuk bisa membangun kepercayaan klien lebih dalam.

Anda bisa membuat sebuah laporan dari hasil kerjasama anatara Anda dengan klien. Laporan tersebut bisa dilakukan setiap satu bulan sekali.

Biasanya hasil laporan ini dikerjakan oleh seseorang yang bergerak di bidang jasa ataupun layanan tertentu. Dengan membuat laporan tersebut, klien Anda akan percaya terhadap Anda pribadi maupun perusahaan Anda.

15. Deadline Tepat Waktu

Bagi setiap orang waktu adalah sesuatu yang berharga dan tak bisa diputar kembali. Karena itu bila Anda menjanjikan sesuatu pada klien penuhilah dengan tepat waktu sesuai dengan kesepakatan.

Jika hal tersebut tak dilakukan maka untuk membangun kepercayaan klien akan sulit.

Terlebih dalam dunia bisnis, waktu tersebut sangat berharga karena akan berdampak pada untung dan ruginya sebuah perusahaan.

Penutup

Kepercayaan adalah sebuah pondasi terciptanya sebuah hubungan ataupun kerjasama yang baik d kemudian hari.

Karena itu lakukanlah hal yang terbaik seperti yang telah dipaparkan dalam pembahasan 15 Cara Terbaik Membangun Kepercayan Klien Bisnis di atas.

Jika Anda lakukan dengan sabar, jujur, dan konsisiten maka di kemudian hari Anda kan mendapatkan hasil diluar dugaan yang tentunya menguntungkan kedua belah pihak. Maka dari itu, jangan pernah lelah untuk membangun kepercayaan klien dengan cara-cara yang terbaik.

Terkait :

    None Found

Loading...