30 Tips Agar Karyawan Kontrak Menjadi Karyawan Tetap

Mengingat sekarang banyak sekali perusahaan yang menerapkan sistem kerja kontrak atau outsourcing kepada kebanyakan karyawanya, maka bagi anda seorang karyawan pasti akan merasa khawatir di saat mendekati masa berakhir kontrak tersebut. Itu dikarenakan adanya pemutusan kontrak kerja dengan perusahan tempat anda bekerja.

Wajar apabila hal semacam itu pernah anda alami, karena memang dunia kerja saat ini bisa dibilang cukup kejam. Makin banyaknya pencari kerja baru menjadi salah satu faktor perusahan seakan jual mahal dengan karyawan kontrak yang lama.

Persaingan antara karyawan yang satu dengan yang lain pun sangatlah ketat, dikarenakan untuk lepas dari julukan outsourcing menjadi karyawan tetap tidaklah mudah.

Namun jangan ciutkan nyali anda. Untuk dapat menandatangani perjanjian kerja baru dari masa percobaan menjadi karyawan tetap bukanlah hal yang tidak mungkin. Berikut beberapa tips untuk karyawan kontrak agar bisa menjadi karyawan tetap :

#1. Menjadi karyawan yang selalu berinisiatif

Menjadi seorang karyawan kontrak tentu akan membuat anda sedikit berjarak dengan karyawan lain apalagi jika karyawan lain tersebut adalah karyawan tetap. Memang tidak di setiap lingkungan kerja seperti itu, namun ada baiknya jika anda memiliki inisiatif untuk memulai pembicaraan terlebih dahulu agar suasana kerja di sekitar anda menjadi lebih nyaman.

Karyawan Tetap

 

Selain tentang hal diatas, anda juga sebaiknya berinisiatif untuk ajukan beberapa pertanyaan meliputi kerjaan anda kepada senior anda. Dimana dengan begitu anda bisa mendapatkan hal baru untuk dijadikan pedoman untuk ke depanya selama bekerja di perusahaan tersebut.

#2. Bekerjalah dengan rajin, bukan hanya rajin tapi juga “smart”

Dimana pun perusahaanya pasti pimpinan akan menyukai karyawan mereka yang bekerja dengan rajin. Karena dengan rajin dalam bekerja dapat membuat pekerjaan lebih cepat selesai dan pastinya perusahaan diuntungkan dengan itu.

Maka segeralah buang sifat pemalas anda jauh-jauh supaya kedepannya bisa mendapatkan hasil yang maksimal dari sifat rajin yang anda tanamkan.

Rajin dan smart, hanya rajin namun tidak smart, kamu hanya akan jadi suruhan banyak orang.

#3. Take Your Chance (ambil kesempatanmu)

Di saat anda memiliki peluang untuk menampilkan kelebihan anda kepada perusahaan, maka janganlah ragu untuk mengeluarkanya. Namun perlu diingat, walaupun anda memiliki kesempatan tersebut jangan pernah anda bertindak “sok bisa, sok tahu dan lain sebagainya” yang dapat merusak karir anda di perusahaan tersebut.

Karena mau bagaimanapun sebagai seorang karyawan yang masih dalam masa percobaan, anda masih dalam pantauan pimpinan perusahaan.

#4. Kamu adalah karyawan jujur

Hal yang satu ini tidak hanya akan membuat anda sukses di dalam perusahaan. Namun setiap kali anda melangkah dimana pun dengan berpegang teguh untuk bertindak dan berperilaku jujur maka, bukanlah tidak mungkin hasil yang terbaik dan maksimal akan anda raih.

#5. Cepat beradaptasi dengan suasana baru dan tantangan baru

Pandai-pandailah untuk bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja tempat anda bekerja. Dari hal sepele seperti cara berpakaian hingga bertutur kata dengan baik wajib anda miliki. Dengan begitu karyawan lain akan menyukai anda dan itu pasti akan membuat anda lebih merasa nyaman dalam bekerja. Hal terbut juga akan berimbas pada hasil kerja anda yang maksimal untuk perusahaan.

#6. Bersikap profesional

Banyak kepribadian yang pastinya berbeda antara karyawan yang satu dengan yang lain, dan hal itu yang menuntut anda untuk tidak menanggapi suatu kejadian secara personal dikantor. Tetaplah bertindak profesional sebagai karyawan dari suatu perusahaan yang mempunyai tanggung jawab akan pekerjaan.

#7. Kenali Perusahaan Secara Menyeluruh

Dengan wawasan yang penuh tentang perusahaan dimana anda bekerja, tentunya sangat membantu bertambahnya semangat kerja. Karena dengan begitu anda lebih termotivasi untuk ikut ambil andil dalam perkembangan perusahaan.

#8. Pribadi yang Percaya Diri

Percaya diri di dalam bekerja bukan berarti tidak mau bertanya apabila ragu akan hal baru yang anda dapati di perusahaan. Apabila anda berada dalam situasi tersebut sebaiknya jangan ragu untuk bertanya kepada senior. Percaya diri yang dimaksud adalah tampilkan kepastian apabila anda memang merasa benar dalam hal apapun yang meliputi pekerjaan.

#9. Bermental Baja

Wajib dan diharuskan untuk anda memiliki mental sekeras baja apabila ingin terus bertahan dalam mengejar target, dalam hal ini yang dimaksud target yaitu menjadi karyawan tetap. Dengan semakin berpengaruhnya anda di perusahaan bukan berarti saatnya untuk berleha-leha, melainkan anda harus semakin meningkatkan kualitas anda. Karena dengan begitu akan semakin tinggi juga tekanan yang anda terima di lingkungan kerja, dalam hal ini yaitu tekanan dari persaingan antar karyawan.

#10. Mentaati Peraturan Perusahaan

Jangan pernah anda mengacuhkan tata tertib yang diberlakukan di perusahaan. Karena sekecil apapun peraturan yang anda langgar berarti mencoreng nilai kerja anda yang sebelumnya. Bahkan itu bisa dijadikan alasan pemimpin perusahaan untuk memutus kontrak kerja anda. jadi sebaiknya selalu ikuti peraturan yang ada di dalam perusahaan.

#11. Jalin Relasi Dalam Perusahaan

Hal ini akan sangat berguna bagi anda jika dalam keadaan sulit dalam pekerjaan kantor atau kendala di lapangan lainnya yang bersangkutan dengan pekerjaan. Rekan kerja atau relasi dalam lingkungan kerja yang baik akan selalu bersedia membantu apabila junior seperti anda mengalami kesulitan.

#12. Menata Meja Kerja selalu rapi

Rumah yang nyaman bagi penghuninya adalah rumah yang dibangun sesuai jati diri pemiliknya, begitu juga dengan meja kerja anda. Dengan penataan yang anda lakukan sendiri tentunya akan selalu membuat gairah kerja anda baik tiap harinya. Hasilnya anda akan mendapatkan hasil yang terbaik dalam pekerjaan dan pimpinan akan memberi nilai plus untuk itu.

#13. Dapatkan Kepercayaan Pimpinan

Bukan berarti untuk mendapatkan kepercayaan pimpinan anda harus melakukan segala cara dan mengenyampingkan hal negatif yang bisa membantu anda untuk itu. Namun untuk mendapatkan itu sebaiknya anda selalu pada jalan yang benar.

Artinya selalu berpegang teguh menjaga prinsip etos kerja yang baik agar di saat pimpinan membutuhkan bantuan, anda selalu bisa dan ada untuk mengerjakannya.

#14. Manajemen Diri

Artinya kerjakan kerjaan anda dikantor sesuai dengan porsinya. Jangan pernah coba mengurangi porsi kerja anda. Porsi kerja di sini meliputi beberapa hal seperti waktu, kerjaan, istirahat dan lain sebagainya. Memang terkadang ada suatu hal yang membuat anda kurang bersemangat dalam bekerja. Namun dengan menguasai manajemen diri dan selalu bersikap profesional, maka anda akan tetap bisa bekerja dengan maksimal.

#15. Bekerja Dengan Pintar

Bekerja dengan pintar atau kerja cerdas memang agaknya kurang dilakukan kebanyakan orang. Namun hal ini penting untuk anda lakukan di dalam kerjaan. Di saat kerjaan baru harus anda terima, kerjakanlah dengan anggapan bahwa itu tantangan yang mengharuskan untuk dilewati.

Jika hal sebaliknya terjadi yaitu kerjaan yang monoton menghampiri anda, sebaiknya segera belajar hal baru seperti mempelajari kerjaan senior atau pimpinan. Dengan begitu suatu saat anda akan dibutuhkan selalu bagi perusahaan karena hanya sedikit karyawan yang melakukan hal tersebut.

#16. Keep Fighting

Bukan berarti mengajak anda berkelahi, namun yang dimaksud keep fighting disini adalah berani berkompetisi sehat dengan karyawan lain. Tentunya untuk mendapatkan sodoran kontrak kerja sebagai karyawan tetap diperlukan hal-hal seperti ini.

#17. Ukir Prestasi Kerja

Kemungkinan untuk menjadi karyawan tetap di suatu perusahaan akan terbuka jika anda berhasil melakukan hal tersebut. Pimpinan perusahaan pasti akan pertahankan karyawan seperti anda apabila memang banyak prestasi kerja yang anda torehkan.

#18. Selalu belajar dan belajar

Di setiap perusahaan baru tempat anda bekerja pasti akan didapati menu kerja yang berbeda dari perusahaan sebelumnya anda bekerja. Apalagi mengingat anda seorang karyawan kontrak yang notabene akan terus mendapat tumpukan pekerjaan dari senior anda yang menyandang karyawan tetap. Jadi teruslah anda menganggap itu sebagai pembelajaran untuk semakin mengenal berbagai macam kerjaan di perusahaan tempat anda bekerja.

#19. Pandai Memprioritaskan Pekerjaan

Bukan tidak mungkin sebagai karyawan kontrak anda akan sedikit ditindas dengan kerjaan dari pimpinan atau senior. Di saat seperti itu anda harus pandai memprioritaskan mana yang harus anda kerjakan terlebih dahulu.

#20. Jadikan Diri Menjadi Pribadi Yang Berkualitas

Berkualitas tidak hanya dalam bertutur kata saat dikantor, namun praktek kerja anda harus benar-benar bermutu agar hasil kerja juga mengikuti. Segala sesuatu yang anda hadapi dikantor sebaiknya dilakukan dengan penuh perhitungan agar bisa menghasilkan pribadi yang menjadi panutan.

#21. Jadilah karyawan yang loyal pada pekerjaan

Sangat jarang karyawan yang bisa memberikan loyalitas penuh kepada perusahaan, apalagi mengingat karyawan tersebut adalah karyawan kontrak. Perlu menjadi cermin bagi anda bahwa hal tersebut adalah suatu kesalahan. Karena loyalitas tidak hanya harus dilakukan setiap karyawan, namun seorang pemimpin perusahaan pun pasti dan wajib melakukan itu.

Loyalitas seorang karyawan sangat dibutuhkan untuk perusahaan dimana pun. Untuk masalah hasil dari karyawan yang loyal kepada perusahaanya juga seharusnya mendapat apresiasi lebih dari perusahaan. Dengan itu simbiosis mutualisme akan terjalin erat dan perusahaan pun tersenyum lebar dengan memiliki karyawan yang memiliki loyalitas tinggi.

#22. Lapang Dada

Tak hayal tentunya jika suatu ketika anda akan mendapat teguran atau kritikan entah dari karyawan lain atau bahkan pimpinan. Satu hal yang perlu anda lakukan jika dalam posisi tersebut adalah terima dengan hati terbuka alias lapang dada. Karena dengan kritikan anda akan tahu dimana kesalahan yang anda lakukan dan menjadi pembelajaran agar tidak terulang di kemudian hari.

#23. On Time Dalam Berbagai Hal

Pekerjaan, kedatangan, dan lain sebagainya yang bersangkutan dengan waktu kerja jangan pernah anda sepelekan. Karena itu pasti menjadi pokok penilaian dari pimpinan kepada tiap karyawanya.

#24. Pintar Berdiskusi dan Bernegosiasi

Sangat penting bagi perusahaan memiliki karyawan yang memiliki kemampuan tersebut. Karena dengan adanya karyawan yang pintar berdiskusi bahkan bernegosiasi, akan membawa dampak pemasaran dan perkembangan yang baik untuk perusahaan tersebut.

#25. Berbagi dalam segala hal

Berbagi di sini diartikan meluas, tapi dengan pokoknya yaitu jangan pelit dalam berbagai hal. Contohnya jika memang anda memiliki wawasan yang lebih dalam mengatasi suatu hal, alangkah baiknya share itu kepada yang lain. Untuk soal diterima atau tidaknya itu bukan suatu masalah. Setidaknya anda sudah mencoba berbagi apa yang punya.

#26. Bersikap Ramah pada sesama karyawan dan pimpinan

Sikap yang satu ini mungkin akan sedikit jarang terlihat jika lingkungan kerja anda kurang nyaman. Namun jangan segan untuk memulainya sendiri. Dengan begitu bisa saja anda melakukan perubahan disitu. Tidak akan ada yang menyalahkan sikap seperti itu, jadi segeralah buang sikap acuh anda dan rubah dengan ramah.

#27. Jangan Pilih-pilih

Dalam bergaul dan beradaptasi di lingkungan kerja memang kita sebaiknya memilih rekan yang sama dengan prinsip kerja kita. Ternyata hal tersebut bukan jaminan bagi anda mendapatkan kenyamanan. Sebaiknya tebar kebaikan anda kepada semua orang yang ada di lingkungan kerja anda, agar kenyamanan kerja tercipta di sana. Dengan begitu nilai plus pastinya menunggu anda untuk membantu di saat promosi karyawan tetap diadakan.

#28. Tunjukan Keterbukaan

Di sini mengartikan jangan terlalu menutup diri untuk berbaur dengan karyawan lain. Sikap terbuka kepada siapa pun tentunya akan menarik suatu hal positif untuk diri anda. Rasa kekeluargaan pasti akan timbul dengan sendirinya dan itu berimbas pada kenyamanan, hasil kerja, dan semangat tinggi untuk bekerja.

#29. Brave (Berani)

Yang artinya berani di sini bukanlah berani melawan atau menentang perusahaan. Tapi berani di sini berarti selalu maju paling pertama dalam berbagai hal jika memang anda merasa mampu melakukannya. Berani juga dalam mengakui kesalahan dan bergegaslah untuk memperbaiki hasil kesalahanmu.

#30. Memiliki komitmen yang kuat

Yang terakhir ini lah yang terkadang anda lalaikan di saat anda sudah merasakan kenyamanan. Menjaga komitmen awal anda saat pertama mulai bekerja terkadang menjadi hal yang anda acuhkan. Padahal perusahaan selalu mengawasi anda dengan komitmen awal yang pernah disampaikan.

Komitmen juga sebaiknya anda buat untuk diri sendiri dan satukan dengan prinsip kerja yang positif. Karena dengan begitu untuk mencapai impian menjadi karyawan tetap di suatu perusahaan yang anda sukai akan segera tercapai.

Selain 30 tips karyawan kontrak menjadi karyawan tetap diatas yang bisa menjadi pedoman, anda juga seharusnya mengetahui apa saja jenis perjanjian kerja menurut waktunya.

Anda juga bisa mebaca 35 pertanyaan populer wawancara kerja beserta jawabanya

# Jenis-jenis kontrak perjanjian kerja

#1. Yang pertama Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT).

Hubungan kerja dengan waktu yang ditetapkan dan dengan perjanjian kerja tertentu yang dilakukan oleh seorang karyawan dengan pimpinan suatu perusahaan. Dimana dengan adanya perjanjian tersebut tidak ada masa percobaan kerja karena memang Pasal 58 UU No . 13 / 2003 sudah mengaturnya demikian.

#2. Yang kedua adalah Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu ( PKWTT).

Perjanjian kerja seperti inilah yang sering anda idamkan. Perjanjian kerja yang satu ini mengartikan hubungan kerja yang tetap antara karyawan/ buruh suatu perusahaan dengan pemiliknya. Namun dalam hal ini dibutuhkan waktu percobaan selama-lamanya 3 bulan. Setelah berlalunya 3 bulan berarti anda sudah bisa dipastikan menjadi karyawan tetap di perusahaan tersebut.

Satu hal lagi yang kadang menjadi pertanyaan bagi anda calon karyawan yang memikirkan apakah ada peraturan perundangan yang mengatur penahanan surat berharga milik karyawan? Hal tersebut memang tidak ada undang-undangnya. Penahanan tersebut bisa terjadi jika memang adanya kesepakatan antara karyawan itu sendiri dengan pemilik perusahaan.

Tapi jangan khawatir apabila suatu saat anda susah mengambil surat berharga tersebut. Selain dengan cara awal yaitu cara kekeluargaan, penggelapan seperti itu sudah diatur dalam Pasal 372 KUHP.

Teruslah pacu semangat untuk terus mengembangkan wawasan. Dengan berkembangnya wawasan anda tentunya juga akan berimbas pada karir yang baik untuk ke depanya.

Sebagai seorang karyawan kontrak yang berandai-andai menjadi karyawan tetap di masa depan, tentunya 30 tips karyawan kontrak menjadi karyawan tetap diatas bisa sangat membantu bagi anda. Dengan tanpa melupakan do’a kepada Sang Ilahi, ikhtiar anda pun akan diikuti dengan hasil yang tidak akan pernah membohongi.

Selamat mempraktekkan dan semoga bermanfaat.

Terkait :

    None Found

Loading...