13 Kiat Menjadi Karyawan Teladan Di Kantor

Apakah Anda ingin menjadi karyawan teladan ? Apa sebenarnya kriteria seorang karyawan teladan?, kita bisa melihat biasanya karyawan teladan selalu menjadi leader yang baik dalam segala bidang yang berhubungan dengan pekerjaan.

Yang paling kelihatan adalah, mereka selalu disukai oleh bos dan mampu menjalin kedekatan profesional dengan para pimpinannya.

Seandainya Anda bos maka,

Sebagai bos, Kamu harus mengenali kualitas dari karyawan yang baik karena mereka adalah aset  perusahaan yang akan menentukan di masa depan. Setiap perusahaan memiliki masalah yaitu sulitnya mempertahankan karyawan yang baik agar tetap bekerja di perusahaan. kamu juga ingin membayar  orang-orang dengan kompetensi terbaik, orang-orang yang memiliki potensi untuk menjadi karyawan berprestasi di masa depan, bahkan menjadi penggerak perusahaan.

Ini adalah 13 kriteria karyawan teladan yang harus dimiliki oleh seorang karyawan.

Berikut adalah ciri karyawan yang memiliki kualitas sebagai seorang karyawan teladan :

1. Memiliki kemampuan berkomunikasi yang sempurna

Pengusaha suka mempekerjakan karyawan yang memiliki kemampuan komunikasi dengan baik dan mengekspresikan diri secara jelas, baik dalam menulis atau berbicara. / Komunikasi yang tidak pas atau kurang akurat dapat menyebabkan banyak masalah bagi perusahaan.

Komunikasi sempurna akan membantu kamu berkomunikasi dengan sesama karyawan, dengan atasan dan mampu menyampaikan ide dan gagasan dengan sangat baik.

Menjadi karyawan teladan

Salah jika kamu kira karyawan tidak perlu memiliki komunikasi yang baik, kecuali kamu adalah seorang karyawan pabrik yang tidak dituntut untuk berbicara namun mengandalkan skill tangan dan kaki.

2. Karyawan teladan mampu memotivasi diri

Seorang karyawan yang baik tidak pernah ragu mengambil tanggung jawab atau posisi yang lebih tinggi dengan tanggung jawab yang lebih besar. Dia juga siap untuk bekerja di luar tanggung jawab tugas jika diminta atasan untuk memecahkan masalah, bahkan jika karyawan lain tidak ada yang mau mengambil tanggung jawab tersebut.

Karyawan yang baik selalu mengedepankan loyaliyas disamping profesionalitas. Mereka bekerja seolah milik mereka sendiri dan bukan hanya soal tanggung jawab, tapi mencintai pekerjaanya dengan sepenuh hati.

Mampu memotivasi diri pada kondisi yang sulit. Memiliki jiwa penggerak dan selalu bangkit dari keterpurukan dan selalu memiliki solusinya.

3. Karyawan teladan adalah seorang pekerja keras

Tidak ada pengganti untuk kerja keras. Meskipun semua orang selalu mengatakan bahwa mereka bekerja keras namun sebenarnya hanya bekerja maksimal di beberapa waktu tertentu.

Jadi, kita harus selalu mengingatkan diri sendiri tentang pentingnya dan betapa pentingnya bekerja keras sebagai seorang karyawan.

Tidak ada seorang pekerja keras yang akan sia-sia dengan apa yang sudah dilakukan. Bahkan ketika seorang pimpinan menilai seberapa bekerja keras kamu dalam menyelesaikan tugas-tugas yang dibebankan kepadamu.

Menyelesaikan pekerjaan lebih dari ekspektasi. Ini adalah buah dari kerja keras.

4. Mudah beradaptasi dan efektif dalam belajar

Karyawan yang tahu bagaimana menyesuaikan diri dengan lingkungan baru, mau belajar hal-hal baru (dengan cepat) dan melakukan pekerjaan terbaik meskipun dalam perubahan yang terjadi dan akan menjadi karyawan terbaik dalam sebuah komunitas karyawan di sebuah perusahaan.

Cepat beradaptasi berkaitan dengan kemampuan cepat belajar pada kondisi yang baru. Tidak kesulitan untuk menyesuaikan di posisinya yang baru, bahkan bisa melakukan tugasnya dengan baik sebaik yang lain yang sudah terlebih dahulu berada di posisi tersebut.

5. Menjadi solusi dalam sebuah Team

Ini penting, perusahaan terdiri dari tim karyawan. Setiap perusahaan membutuhkan upaya dan kerja sama tim yang efektif.

Team tersebutlah yang akan menentukan keberlangsungan sebuah perusahaan. Karyawan teladan biasanya selalu memiliki solusi dalam setiap masalah yang dihadapi team. Jadilah pemeran utama dalam team tersebut, bukan sebagai bos tapi memiliki pengaruh kuat karena solusi-solusi yang kamu tawarkan.

Itu adalah kriteria karyawan yang akan menjadi penentu masa depan perusahaan. Jadilah seorang problem-solver, bukan complainer.

6. Membantu rekan sesama karyawan

setiap orang menghargai uluran tangan atau bantuan kamu ketika mereka mendapat kesulitan. Jangan ragu dalam membantu orang lain atau karyawan lain. Ini akan membangun hubungan persahabatan dengan rekan kerja dan menjaga kondisi suasana kantor harmonis dan berjalan lancar pada gilirannya kamu akan dihargai oleh bos ataupun rekan sesama karyawan.

Jika kamu diminta bantuan maka bantulah, jadilah mentor bagi karyawan junior. Kamu harus ingat setiap bantuan yang kamu berikan akan membuat sesuatu yang positif untuk dirikamu dan lingkungan pekerjaan.

Dan mungkin suatu saat nanti kamu juga pasti akan membutuhkan bantuan mereka. Dan mereka akan dengan senang hati membantu masalah kamu.

7. Kedepankan kejujuran

Seorang pegawai yang baik adalah jujur tentang kemampuan pekerjaannya dan kualifikasinya. Menerima kritik dan bersedia menerima solusi dari orang lain, ini sangat penting untuk menjadi seorang pembelajar yang baik.

Kejujuran menjadi kriteria sebuah perusahaan tersebut dalam merekrut karyawan-karyawanya. Biasanya melalui tes wawancara kerja dan sebagainya..

Kejujuran merupakan ciri karyawan teladan yang kedepan akan sangat penting untuk kemajuan perusahaan.

8. Seseorang yang memiliki Etika yang baik

Aturan Kerja yang dibuat untuk diikuti. Ada kesopanan dari setiap tempat yang seharusnya dijaga dalam sebuah perusahaan. Seorang karyawan yang baik  akan mengikuti kebijakan perusahaan dan menginspirasi orang lain untuk melakukannya juga.

Mencontohkan adalah ciri paling nampak seorang karyawan teladan. Mengikuti peraturan, disiplin dan memiliki kesadaran untuk beretika yang baik.

9. Memberikan pujian kepada rekan kerja yang sukses menyelesaikan Tugas

Seorang pegawai yang baik tidak hanya akan jujur membiarkan hak rekan kerja memiliki kredit, tapi juga berbagi penghargaan sendiri dengan timnya.

Berikan pujian dan selamat kepada rekan kamu yang sukses dalam menyelesaikan pekerjaan besarnya, misalnya berhasil memenangkan tender milyaran rupiah.

Sebagai karyawan dan rekan yang baik, kamu harus juga memberikan selamat atas kemengan tersebut.

10. Memiliki kesopan

Menjadi ramah dan didekati tidak akan merugikan. karyawan yang baik menyapa rekan kerja nya ‘Selamat pagi’, selamat siang atau selamat malam’, mengatakan hal-hal sopan kecil seperti ‘terima kasih’ dan ‘mempersilahkan’.

Hal-hal ini mungkin tampak tidak terlihat berpengaruh tetapi, tetapi dalam jangka panjang akan membentuk pribadi kamu yang bagus dan akan disukai oleh rekan kerja dan karyawan lain, bahkan akan mengundang simpati atasan.

11. Disiplin dan selalu tepat waktu

Setiap bos menyukai seorang karyawan yang selalu tepat waktu, disiplin dan teliti. Waktu adalah uang. Jangan datang terlambat ke kantor, mengambil istirahat yang tidak perlu, menunda-nunda tugas dan pekerjaan serta meninggalkan tempat kerja lebih awal dari jam biasanya. Atau menghabiskan biaya uang kepada perusahaan. Tidak ada bos yang menyukai ini.

12. Menghindari gosip di tempat kerja

Orang harus selalu ingat bahwa dia datang ke kantor untuk bekerja, untuk membuat karir. Jangan menyebarkan gosip kantor atau rumor. Menghormati privasi para pekerja. Menjaga dan melindungi sifat kerahasiaan bisnis kantor dan transaksi.

Jika Anda adalah seorang karyawan yang baru saja mulai karier dan bergabung dengan sebuah perusahaan, bekerja / memperbaiki sifat dapat membantu Anda dalam jangka panjang. Mengetahui kualitas terbaik dari karyawan, dapat membantu Anda menemukan pijakan kuat di perusahaan dan meningkatkan kesempatan Anda untuk mendapatkan promosi dan sukses.

13. Berperilakulah Secara Profesional di tempat kerja

Ini adalah penutup dari semua tips diatas. Bahwa kamu kini berprofesi menjadi seorang karyawan, kedepankan profesionalitas dalam setiap pekerjaan.

Misalnya, jauhkan hal-hal yang tidak ada hubunganya dengan pekerjaan, misalnya bermain game dengan smartphone, bermain game di komputer kantor, dan lainya.

Jangan bicarakan masalah pribadi dengan rekan kerja selama jam pekerjaan. Tolak setiap ajakan yang keluar dari jalur pekerjaan. Misalnya masalah pribadi.

Karena ini akan merugikan perusahaan dan mengganggu produktivitas di tempat kerja. Kamu harus bisa melakukan manajemen waktu yang baik. Karena karyawan teladan akan selalu menjadi pionir untuk menggerakan perusahaan kedepan.

Terkait :